My Possessive Hubby

My Possessive Hubby
Meminta pendapat


__ADS_3

Setelah makan malam Shanum dan Shaka bersantai di ruang keluarga sambil mengobrol.


" kak,  menurut kak Shaka  aku terima gak tawaran temen kakak? " kata Shanum.


" kamu yakin gak dek untuk masuk ke perusahaan?"


" itukan juga sesuai degan keahlian kamu. "


"kalo kakak sih terserah kamu." kata Shaka.


" entahlah kak. " kata Shanum dengan kepalanya bersandar di bahu Shaka.


" kalo menurut kak sih gak akan ada ruginya kalo kamu masuk ke perusahaan Satria Num."


" perusahaannya sudah meraja dunia bisnis di negara kita, banyak yang bisa kamu pelajari di sana."


" Satria pasti sudah mempertimbangkan semuanya dengan matang sebelum memilih seorang yang sangat penting untuk memajukan perusahaannya. Dia juga baik tetapi sangat disiplin."


" Carilah info tentang Bagaskara Group kamu pasti akan tau seperti apa kepemimpinannya." kata Shaka.


" Huuufft.... akan ku pukirkan lagi."


" Abang minta kontaknya yha."


" Nati kalo udah mantap aku hubungin sendiri." kata Shanum.


" Udah ada pandangan lain untuk distributor kain di butik?" tanya Shaka.


" Tadi Luna bilang kalo ada 1 perusahaan yang akan ia incar buat distibutor kain,"


" Katanya lebih baikm dari yang kemaren. " kata Shanum.


" Apa nama perusahaannya?" tanya Shaka.

__ADS_1


Shanum hanya mengangkat bahunya, melihat sikap adinya Shaka hanya memicingkan matanya.


" aku belum nanya dengan detail tadi karna bikin sketsa buuat baju pengantin bang Dio." kata Shanum.


ooohhhh ,,,, Shaka hanya beroh riamendengar perkataan adiknya. Mereka lanjut mengobrol ngalor ngidul hingga tanpa Shaka sadari terdengar dengkuran halus ia pun mengalihkan pandangannya  ternyata Shanum sudah terlelap.


Shaka beranjak mengendong adiknya dan memindahkannya kekamar, membaringkannya dengan hati - hati agar tak mengusik tidur adiknya.


Shaka membetulkan selimut menariknya sampai kedada agar adiknya tak merasa kedinginan. Di tatapnya wajah cantik nan teduh yang sedang terlelap di depannya.


Adik kecilnya yang ia jaga dengan segenap hatin kini sudah tumbuh dewasa, tapi ia tetaplah adik kecilnya sama seperti dulu. Setelah beberapa saat ia memberikan kecupan selamat malam di dahi Shanum dan ia pun kembali kekamarnya.


00000000000000000000000


Di kediaman bagaskara Satria masih betah di ruang kerjannya,  jemari tangannya bergerak lincah di atas keybort laptopnya hingga terdengar suaar decitan pintu. Ia mengalihkan pandangannya mengikuti arah suara, terlihatlah seorang pria paruhbaya yang masih terlihat gagah sedang berjalan ke arahnya.


" Apa masih banyak Sat?" tanya Ardian Bagaskara.


" Tinggal sedikit pah. "


" Ada yang ingin papah bicarakan denganmu nak." kata papa Ardi.


Satria menghentikan pekerjaann mendengar penuturan papanya. Ia menghampiri ayahnya yang duduk di sofa ruang kerjanya dan  mendaratkan badannya di samping ayahnya.


" Ada apa pah?" Tanya Satria.


" Tadi pak bupati menghubungi papa, " papah ardi terdiam sejenak, Satria sudah bisa menagkap arah pembicaraan akan kemana.


" ia ingin menjodohkan putrinya denganmu nak." kata papa Ardi.


" Trus apa jawaban papah?" tanya Satria.


" Papah tidak bisa mengiyakan permintaannya karna itu hakmu untuk memilih pasangan hidupmu, "  kata papa Ardi.

__ADS_1


" Trimakasih pah. "


" Apakah papa dan mama akan menerima pilihanku?" kata Satria.


" Tergantung, jika dia wanita yang baik maka kami akan menerimanya dengan senang hati. " kata papa Ardi. Satria tersenyum mendengar penuturan ayahnya.


" Emang udah ada calonnya Sat?" tanya papa Ardi.


" Nanti kalo udah yakin dan udah pasti aku kenalin ke papa sama mama. " kata Satria


" Jangan lama - lama keburu tua," canda papa Ardi.


Satria hanya mendelik endengar perkataan ayahnya.


" Selesaikan pekerjanmu dan istirahat." kaat papa Ardi menepuh pundak anak sulungnya seraya bangkit dari duduknyadean beranjak meninggalkan ruang kerja Satria dan kembali kekamarnya menyusul sang istri yang sudah berkelana ke alam mimpi.


Sedangkan Satria kembali menyelesaikan pekerjaannya ia ingin segera beristirahat. 15 menit sudahberlalauSatri sudah selesai dengan pekerjaannya, ia beranjak ke kamarnya untuk beristrahat.


Sesampainya di kamar ia langsung kekamar mandi cuci muka dan mengosok gigi. Ia merebahkan tubuh lelahnya di atas kasur tak membutuhkan waktu lama ia sudah berkelana ke alam mimpi.


.


.


.


hai reader maaf kan diriku yang baru bisa update lagi.


Biar nggak ilang, simpan di rak ya  dengan cara pencet ❤, biar kita tetap berhubungan......😉😉


okey, trimakasih atensinya. Tetap dukung diriku ya gais.....


Yang mau kasih saran dan kritik bisa follow ig ku ya

__ADS_1


@ hestypalupy


love you all😙😙😙


__ADS_2