My Sweet Homeschooling

My Sweet Homeschooling
-Dunia Al dan Gla-


__ADS_3

-Biarlah langit juga tahu,cuma kamu yang selalu mengisi duniaku,dulu ataupun sekarang.-


"Tunggu dan lihat saja Gla,aku akan buktikan jika kamu memang Gea."


**


"Hmm,maksud kamu tadi apa Al?"


Tanya Gadis itu.


Kini keduanya tengah duduk diatas karpet berbulu diruang tengah,sambil menonton televisi.


"Yang mana Gla?"


Tanya Al,tanpa mengindahkan tatapanya dari siaran breaking news yang tengah ditampilkan dilayar televisi tersebut.


"Hum,aku kok jadi lupa ya? Yang mana ya?"


Bingung gadis cantik tersebut,sambil mengingat ingat.


"Kamu masih muda loh,masa lupaan."


"I don't understand.Aku juga gak tahu kenapa jadi pelupa begini."


Gerutunya kecil,sambil melahap cup cake yang berada disampingnya tersebut.


Keduanya terlihat serasi,dengan balutan T-shirt casual berwarna putih dan bawahan jeans berwarna silver calm.Al memang mengajak Gladis untuk tinggal satu apartemen denganya-lebih tepatnya memaksa.Karena ia tidak mau jika Brama Leonard Handaru-kembali memisahkan mereka,belum lagi campur tangan Andra Genandra nantinya.


Al juga tahu,dalam agama tidak baik tinggal satu atap dengan perempuan yang belum sah menjadi mahromya.Tapi apa boleh dibuat,Al hanya ingin lebih lama dan lebih leluasa bersama dengan gadisnya tanpa ada gangguan sedikitpun.


Didalam hati,Al sudah bertekan untuk menjaga dirinya,agar tidak ada fitnah tidak mengenakkan yang menghampiri keduanya.


Al memang sengaja menyewa apart yang cukup luas dan memiliki dua kamar tidur.


Selama sepekan kurang lebih agendanya di New York,ia hanya ingin tinggal dan lebih dekat dengan Gladis.Tetapi ia juga harus menjaga jarak aman,agar Brama ataupun Andra tak ikut campur dan merusak segalanya.


"Al,ayo makan malam.Aku sudah siapkan makan malam buat kita."


Lirih gadis càntik dengan apron calm tersebut.


Pemuda tampan yang masih mengenakan koko putih dan kain sarung sebagai bawahanya tersebut.


"Kamu sudah shalat isya Gla?"


Tanyanya ramah,sambil meneliti setiap gerakan gesik gadis cantik dibalik pantry tersebut.


"Udah,tadi sebelum masak."


Lirihnya,sambil mencicipi soup yang baru masak tersebut.


Pemuda tampan itu tersenyum,ia juga awalnya ragu akan gadis yang lama tinggal diluar negri ini tak pernah absen terhadap shalatnya.Tapi nyatanya memang benar,tas mungil berwarna merah jambu yang selalu dibawanya,ternyata berisi mukena miliknya.


Senyum Al semakin mengembang,saat gadis itu dengan cekatanya membenahi setiap hasil karyanya diatas meja.


Berasa sedang menunggu istrinya melayani kalau begini,begitu pikir Al yang terbesit dibenaknya kini.


Cantik,baik dan tentu tak lupa akan kewajibanya sebagai seorang muslimah adalah nilai plus dari Gĺadis.Dari cerita gadisnya,Al tahu jika Brama maupun Andra memang membatasi pergaulan gadis itu selama ini.Belum lagi,Andara-khususnya yang selalu mewanti wanti tiap pergaulan Gladis.


"Ayo makan yang banya Al,kamu kelihatan kurus sekarang."


Titah gadis cantik tersebut,sambil menambahkan lebih banyak porsi tumis daging sapi dipiring milik Al.


"Hm,ini terlalu banyak Gla."


Keluh Al,sambil meneliti piringnya yang kini dititupi oleh berbagai macam jenis sayur dan lauk.


"No,pokoknya harus habis.Bapak pilot harus banya makan."


Senyuman manis gadis itu mengembang,ketika pria yang duduk dihadapanya menuruti perkataanya.


Jika diteliti secara seksama,keduanya ini nampak sepasang pasutri yang baru saja menikah.Keharmonisan dan kehangatan dalam hubungan keduanya begitu kentara.

__ADS_1


Pembicaraan diantara keduanya pun hanya melibatkan hal hal ringan saja,tanpa melibatkan topik berat yang nantinya akan menyulut argumen berat.


"Sudah malam,ayo tidur Gla."


Lirih pria tampan bermanik gelap tersebut sambil menaikkan selimut yang kini membungkus tubuh mungil Gladis.


Tadi,gadis cantik bermanik hazel ini tiba tiba mengeluh dadanya terasa sakit.Mungkin efek kecapean-menurutnya,agar Al tidak terlalu mencemaskanya.Kini gadis itu sudah lebih baik,namun kini ia malah terserang demam yang cukup tinggi.


"Hm"


"Ayo tidur,biarkan tubuh kamu beristirahat."


Ucap Al,sambil membenahi anak rambut yang menutupi sebagian kening Gladis.


Cup


"Tidur ya Gla,biar pusing kamu hilang.Kalau ada apa apa,panggil aku.Aku tidur di sofa ruang tengah."


Ucapnya lembut sambil mengecup kening gadisnya sekilas.


Entah mengapa,melihat gadisnya terbaring lemah tak berdaya,membuat Al mengingat Gea.Bagaimana sakit yang selalu datang menghampirinya,tanpa ada rasa reda ketika sakitnya menjemput.Al takut,takut jika Gla kembali dalam fase yang dulu pernah memisahkan Al dengan Gea.Sungguh,hati Al lara saat melihat Gla kesakitan.


"Kamu tidur ya."


Setelah menutup pintu kamar Gla,pemuda itu tidak benar benar mengistirahatkan tubuh dan pikiranya.Tanganya bergerak meraih benda pintar diatas meja ruang tengah.Jemarinya bebas meluncur diatas layar datar tersebut.


"Hallo.Ada kabar apa hari ini?"


"..."


"Baik,selidiki lebih lanjut Aoi."


"...."


Tut Tut Tut Tut


Al kembali bermonolog,pikiranya kembali bercabang sekarang.Berita yang baru saja diberikan Aoi-tangan kananya,tentu membuatnya berpikir keras untuk memecahkan semua teka teki ini.


Sampai kapanpun,Al akan terus mencari tahu sampai keakarnya sekalipun.


Karena baginya,ini bukan tentang Gea saja,tetapi tentang hidupnya dan Gea juga.


Kali ini,semuanya harus benar benar ia ungkapkan fakta dibalik kematian Gea,yang masih menjadi teka teki misteri tersebut.


**


"Selamat pagi.Bagaimana keadaanmu pagi ini Gla?"


Lirih pria tampan yang sudah terlihat tampan dan rapih tersebut.


"I feeling good."


Lirih gadis cantik tersebut,sambil mendudukkan dirinya dikursi.


"Hm,demamnya juga sudah reda."


Celoteh pria yang berprofesi sebagai pilot tersebut,sambil menyentuh kening Gladis lembut.


"Apa kamu masih merasa pusing?"


"Sedikit"


Pria itu tersenyum kecil,tinggal bersama Gladis sungguh membuatnya menjadi sosok yang kecanduan senyum.


"Kalau begitu aya sarapan dulu,aku sudah siapkan soup untuk sarapan kita."


Dengan cekatan pria berkaos hitam itu menyiapkan dua mangkok berisi soup rumput laut yang masih mengepul.Dari aromanya saja,Gladis bisa tahu rasanya pasti akan sangat lezat.


"Ayo makan.Aku belajar membuat ini saat tinggal di Korea."


Gadis itu mengangguk,sambil mengambil nasi miliknya yang telah disiapkan Al.

__ADS_1


Senyum Al mengembang,ketika melihat gadis dihadapanya itu sangat menikmati sarapanya.


'Tetaplah seperti ini Ge,sampai aku memecahkan semua teka teki ini.'


Batin Al bergumam.


Disisi lain,seorang pria berkupluk hitam baru saja mendudukan dirinya disalah satu caffe ternama di New Yok.


Tanganya bebas bergerak,mengenggam cangkir berisi hot cappucino tersebut.


Dihadapanya,duduk dua orang pria berpakaian formal yang tengah menatapnya penuh tanya.


"Jadi bagaimana selanjutnya? Apa yang akan kau lakukan?!"


Perkataan itu terlontar dari pria yang duduk dihadapanya.


"Kita tunggu sampai dia lelah memecahkan teka teki ini."


Santai si pria berkupluk,sambil kembali menyesap coffe miliknya.


"Bagaimana dengan putri saya?"


Tanya pria berjas silver tersebut,ikut berujar.


"Tenang Mr,putri anda saya rasa aman untuk saat ini."


"Apa kamu yakin?"


"Tentu saja.Nona Gla saat ini tengah menyelesaikan studynya di Swedia."


"Bagus.Saya harap dia aman disana."


"Hm"


Ketiganya kembali berargumen,saling melemparkan opini akan apa yang harus mereka harus lakukan kedepanya.


"Anda tenang saja Mr.Genandra,karena setelah ini pemuda itu pasti akan menemukan sebuah kegagalan."


Ucapnya penuh keyakinan,sambil menerawang jauh kesana.


Pria berkupluk hitam itu tersenyum miring.


Mengintai orang yang sama selama hampir 10 tahun lamanya,membawa kesenangan tersendiri baginya.


"Welcome to my Games,Algafriel Hazka Dwiarga."


Lirihnya sambil tersenyum miring.


**


TBC


Short amat thorrrr?


Ahh,pasyi nanti pertanyaan itu muncul di komentarr😅😅


Maaf ya,Authoornya lagi kerna karma ini.


Jatuh dari tangga dibandung,sakitnya kambuh lagi sekarang😅😅


Jadi cuma bisa rebahaaan terooos..


Maaf ya kalau pendek.


Terimakasih juga buat readers semua yang masih setia menunggu.


Nanti aku perbanyak lagi update dehh,Asal selalu support aku ya readerss😙😙


Sukabumi 19 maret 2020


10.09

__ADS_1


__ADS_2