My Sweet Homeschooling

My Sweet Homeschooling
KOMA


__ADS_3

'Diantara memori yang hilang itu,memori tentang kebersamaan kitala yang paling ingin kuingat.'


-Geasya Genandra Putri-


**


Dentingan suara mesin mesin kesehatan,menemani seorang gadis yang tengah duduk dibrangkar pria yang dicintainya tersebut.Sesekali ia mengobrol ringan,berharap agar ada respon dari silawan bicara.Hari demi hari sudah berlalu,namun pemilik wajah tampan ini terlihat masih enggan membuka matanya.


"Ini sudah lama loh Al,masa kamu belum mau bangun?"


Lirihnya kecil,sambil mengenggam tangan kekar yang terlihat sangat pucat tersebut.


Gea-gadis yang juga masih mengenakan pakaian rumah sakit itu tersenyum kecil.Lagi dan lagi,ucapanya tidak direspon sedikitpun.Sudah seminggu berlalu,dan pria tampan ini masih terbaring disini.Tiga hari yang lalu mereka dipindahkan ke rumah sakit di London,Inggris.Semenjak Gea terbangun dari pingsanya,Al dinyatakan koma oleh dokter.Dua peluru yang bersarang didada kirinya,mengakibatkan fatal pada kinerja jantung pria tersebut.Yang tentu menghambat suplay oksigen keseluruh tubuh,termasuk otak.Selain itu,kelumpuhan syarat jantung ke otak membuat pria tampan berusia 28 tahun itu mengalami koma.


Waktu masih berada di swiss,orang tua Al sudah datang.Sesil dan Andra tentu sudah menceritakan semuanya.Selain itu,Gladish juga sudah dimasukkan kepusat rehabilitasi pengidap kepribadian ganda.Sedangkan Dr.Alan sang kekasih yang kala itu menghalau peluru yang diarahkan Gladish kepada Gea,harus rela meregang nyawa setelah kehabisan darah didalam perjalanan kerumah sakit.Brama yang melihat putrinya terpuruk,turut serta menjaga kesehatan mental Gladish mengingat putrinya itu tengah hamil.Selain Gla,seorang petugas keamanan yang membantu Gla dalam melancarkan misinya juga ikut ditangkap setelah timah panas bersarang dikakinya saat berusaha kabur.


"Aku rindu kamu Al..."


Cicitnya kecil sambil menahan air matanya.


Krieett


Gadis cantik itu menoleh,menatap pintu ruangan Al yang dibuka dari luar.Nampaklah dua orang pria sebaya dengan Al yang masih mengenakan pakaian rumah sakit.Yang satu tersenyum sambil menggerakan tongkat bantu jalanya.Sedangkan yang satu lagi,datang dengan kruk di leher dan mitela bebat khas penderita patah tulang.


Mereka adalah Geno dan Reno,yang juga sama sama terluka dalam insiden kelam tersebut.


"Belum bangun dia Ge?"


Sapa Geno sambil berjalan perlahan dibantu tongkat.Pasalnya ia harus rela kaki kananya terkena timah panas.


"Belum.Al masih betah tidur kayaknya."


Ujar Gea sambil tersenyum kecil.


"Cium aja,dia pasti langsung bangun."


Usul Reno ngelantur.


Pletakk


"Perasaan yang cidera leher lo,kenapa otak loe yang jadi geser?"


Bingung Geno menyikapi sikap sahabatnya tersebut.


"Sorry dorry,gue gak sengaja."


Ujar Reno sambil terkekeh kecil.


"Lagian si Al betah banget tidurnya,padahal ceweknya udah ada disisinya."


Ujar Reno menambahkan.

__ADS_1


"Asal loe tau Ge,Al itu hidupnya hancur sehancur hancurnya pas loe dikabarin meninggal."


Tutur Reno.


"Hh,dia udah kayak mayat hidup.Berbulan bulan gak mau interaksi sosial sama orang luar."


Lanjut Geno.


"Dia itu akhirnya mau bangkin setelah susah payah tante Sesil bujuk.Setelah lulus sekolah dia kuliah penerbangan di RWTH Aachen-Jerman.Lulus dari sana dengan gelar summa cumlaude,Al kerja dimaskapai milik keluarganya.Semenjak itu dia jadi Burung bebas lupa sangkar."


"Jirrr,mesum juga loe."


Sahut Reno menyela.


"Ahh,maksud gue dia itu lupa pulang kampung saking cintanya sama dunianya diketinggian."


Tutur Reno.


Gea tersenyum kecil selagi mendengarkan dengan setia tentang perjuangan pria yang disayanginya tersebut.


"Dia lupa pulang,lupa diri saking giatnya kerja.Dia gak pernah lagi tuh deket deket sama yang namanya cewek.Al jarang pulang,dia singgah disatu negara ke negara lain.Terus menerus begitu sampai lupa caranya bahagia.Sampai ya,dia nemuin loe sebagai Gladis Handaru."


Geno menjeda sejenak,sebelu beralih menatap sang sahabat yang masih berbaring tak berdaya diatas brangkar.


"Dia selidikin semuanya sendiri,sampe akhirnya dia nyerah dan minta bantuan Gue sama Geno.Nyerah bukan berarti pasrah,berulang kali Al frustasi sampai sampai dia hampir depresi."


Gea terperangah,ternyata perjungan Al untuk mengembalikan cintanya sungguh luar biasa.


Ujar Geno terkekeh kecil diakhir kalimatnya.


"The power of love man."


Lanjut Reno sambil menepuk bahu Geno.


"Terimakasih kak,kalian udah mau bantu Al sampai sejauh ini."


Ujar Gea tulus sambil menitihkan air matanya.


"Selow aja Ge,lagi pula Al sahabat kita."


Ujar Reno menimpali.


"Iya,gak ada kata sorry dan thanks diantara persahabatan."


Lanjut Geno.


Geno maupun Reno berjalan mendekat kearah Al berbaring.


"Bro,mau sampe kapan loe tidur? Sampe cinta sejati loe buyutan?"


Ujar Reno.

__ADS_1


"Keburu gue punya cicit atuh Al.Cepetan bangun,ada yang nunggu dihalalin disini."


Ujarnya melanjutkan sambil melirik Gea yang sedang menautkan jemarinya dengan milik Al.


"Lama bet tidurnya bambang.Kita nungguin loe disini sampe akaran."


Tambah Geno.


"Loe harus bangun man,perjuangan loe udah berhasil.Look,cewek loe udah balik."


Lanjutnya sambil tersenyum kearah Al.


"Gue gak bisa nungguin loe sampai bangun nanti.Istri dan calon anak gue butuh gue.Tapi gue yakin,loe bakal bangun lagi Al."


Ujarnya sambil menahan air matanya.


Ya,walaupun dirinya adalah seorang pria,mengingat perjuangan sahabatnya yang penuh lika liku ini,membuatnya terharu sekaligus sedih.


"Gue juga udah harus balik Al.Istri sama putri gue butuh gue,Nindia bahkan sampe niat nyusulin gue kesini saking khawatirnya."


Lanjut Reno.


"Wake up bro,gue yakin loe kuat dan bakal bangun sebentar lagi."


Lanjutnya.


Geno dan Reno memang akan kembali ketanah air.Mengingat keluarga kecil mereka tengah menanti keberadaan keduanya.Ayah Al bahkan dengan sukarela menawarkan dirinya untuk mengantarkan Reno dan Geno menggunakan zat pribadi milik keluarganya.Rencananya,keduanya akan terbang ketanah air malam nanti.


"Kita berdua selalu berdoa buat keselamatan loe Al,karena kita best friend dari kecil."


Ujar Reno sebelum izin pergi dari ruangan rawat inap milik Al.


Sepeninggalan Reno dan Geno,Gea kembali fokus kepada pria tampan yang terlihat pucat tersebut.Air matanya kembali menitih,saat semua cerita tentang perjuangan Al selama ini ia ketahui.Ternyata,perjuangan pria yang disayanginya ini sangat besar selama ini.


"Terimakasih Al,sudah memperjuangkan rasa cintamu untukku."


Ujarnya menjeda.


"Sekarang,aku mau kamu cepat bangun.Agar aku bisa membalas perjuanganmu selama ini."


Ujarnya sambil memeluk tubuh Al dari samping.


Bagaimanapun juga pria yang disayanginya ini sekarang tengah berjuang.Dan dirinya juga akan setia menunggu Algafriel Hazka Dwiarga bagun dari Komanya dan akan kembali melimpahkan cintanya.


**


To Be Continue


Jangan lupa like dan komen yaa😊😊


Sukabumi 19 mei 2020

__ADS_1


16.56


__ADS_2