My Sweet Homeschooling

My Sweet Homeschooling
Faktanya....


__ADS_3

'Sebuah kemungkinan terjadi hanya karena ada harapan.Dan harapan itu akan terwujud jika ada dorongan dan usaha.'


🐇🐇


Sembilan tahun lalu...


Semilir angin sore yang dihiasi dengan semburat jingga dilangit barat kala itu.Hiruk pikuk SMA yang baru saja mengadakan bazar besar besaran,kini telah melewati puncaknua.Sudah menjadi tradisinya,bazar kelas yang memiliki penghasilan paling banyak akan mendapatkan penghargaan tambahan.Semua itu terhitung dari jumlah laba,kepopuleran stand miliknya dan akumulasi apresiasi penilaian siswa.


"Gak ngak nyangka kita yang bakal dapet."


Kekeh pemuda yang mengenakan sebet barista tersebut sambil memeluk trompi penghargaan mereka.


"Gue seneng banget bisa meluk Tompi ini."


"Trompi ogep bukan Tompi.Tompi mah atuh penyanyi."


Kores sahabat disampingnya.


"Hehe,khilaf bro."


"Trus uangnya mau digimanain nih Al?"


Tanyanya kepada pemuda tampan yang tengah duduk dihadapanya.


"Buat main kuy ah,mantep tuh."


Ujar pemuda bername tag Reno W.R tersebut.


"Sa aee loe bambang."


Timpal Geno yang tengah mengitung uang laba mereka.


"Memangnya dapet berapa kita?"


Tanya pria bersuara bariton itu datar.


"Semuanya dapet lima juta tujuh ratus lima puluh.Uang modal tiga juta tiga ratus.Labanya dua juta dua ratus lima puluh.Plus uang bimbingan satu juta setengah.Nah,jadi sekarang gimana?"


"Maen maen maen....bisa buat beli Wifi plus kubota sebulan tuh."


Sahut Reno girang.


"Sakarepmu ae."


Kesal Geno sambil menjitak pucuk kepala sahabatnya itu.


"Masukin tabungan aja,itung itung buat nambahin saldo."


Ujar Al datar.


Geno mengangguk mengiyakan,yang dijawab kelesuan oleh Reno.


"Gue balik duluan.Mau nganterin dia."


Ujarnya sambil melirik gadis cantik dihadapanya yang sedari tadi fokus terhadap buku novel yang dibacanya.


"Assaep,jangan lupa PJ nya nanti traktiran seminggu."

__ADS_1


Kekeh Reno.


"Mcd pokoknya sebulan."


Timpal Geno ikut menimpali.


"Serah."


Datar Al sambil meraih pergelangan gadis disampingnya.


"Kita pulang."


Ujarnya yang langsung diangguki oleh seulas senyuman manis pula.


Al memacu motor sportnya diatas kecepatan sedang.Motornya berhenti ditaman tempatnya dulu sering bermain.


"Kita mampir dulu,gak papa kan?"


Tanyanya.


Gadis cantik itu mengangguk.


"Iya."


Memasuki area taman yang mulai ditinggalkan karena hari sudah mulai beranjak menuju malam.Pemuda tampan itu mendudukkan dirinya dibangku taman,disamping gadis cantik itu duduk.


"Tamanya cantik."


Ungkap Gea-gadis manis itu bermonolog.


"Hh,gue jandi kangen Asya."


Deg


Gadis bermanik hazel itu menoleh refleks.Apa katanya barusan,rindu?


"Dulu,gue punya temen bocah cewek kecil disini.Setiap sore dia suka nangkep kupu kupu disini."


Ceritanya sambil menatap kupu kupu yang berterbangan disana.


"Dia itu manis,kayak loe.Ceria kayak loe,tapi dia juga hiperaktif."


Lanjutnya,yang entah mengapa membuat jantung Gea berdetak tak karuan.


"Tapi semenjak kamis sore itu,gue gak pernah ketemu sama Asya lagi."


Lirih Al lanjut bercerita.


"Gue coba cari dia tiap sore disini,tapi nihil."


Ujarnya menghela napas gusar.


"Eh anjj*r.Udah jam segini aja,bokap loe pasti ngamuk nih."


Ujar Al terperanjat saat melihat jam yang melingkar dipergelangan kirinya.


"O'on bet dah gue,bawa anak gadis singa galam sampe lupa waktu."

__ADS_1


Rutuknya kepada diri sendiri.


"Yuk balik,bokap loe pasti nyariin."


Ujar Al sambil menyodorkan tanganya.


Gea menerima uluran tangan itu dengan senang hati.


"Ayok."


Sore itu,Gea baru tahu jika sahabat kecilnya ia ia cari cari ternyata kini menjadi guru lesnya.Bocah tampan yang dulu setiap sore menemaninya main ditaman ternyata adalah seorang Algafriel Hazka Dwiarga.Gea kecil memang sering dipanggil Asya oleh neneknya.Gea-sya katanya jika dipecah bisa jadi Gea-asya.Dulu ia menghilang tiba tiba karena dirinya drop dan harus menjalani perawatan berbulan bulan di Singapura.Semenjak saat itu Anda membatasi aktifitas Gea diluar rumah.


Kejadian itupun terulang kembali,tepat setelah Al mengantarkan Gea.Gadis itu jatuh lunglai dikamarnya,namun ia tak mau penyakitnya itu kembali merenggut kontrol akan tubuhnya.Dia meraih obat obatan miliknya,meminumnya dengan harapan bisa meredam rasa sakit itu.Ia tidak mau semua itu terulang kembali,seperti dahulu.Saat ia menemukan sahabatnya ia tidak mau kehilangan momen momen itu.Dia tidak mau lemah karena penyakitnya.


BRUK


Namun apalah daya,penyakitnya itu sudah terlebih dulu merajai tubuhnya.Membuatnya jatuh tergeletak dilantai yang dingin itu.


"Gak lagi ya Allah."


Lirihnya sebelum kesadaranya benar benar terenggut.


"GEA??"


Andra yang melihat tubuh putrinya tak sadarkan diri langsung panik.


Semenjak itu keadaanya Gea berangsur angsur semakin memburuk.Bahkan beberapa hari berikutnya ia jatuh Koma.Keputusan pun harus Andra ambil dengan segera,ia membawa putrinya ke Singapura setelah keputusan berkali kali.Di Singapura pun Gea tetap mengalami koma dan belum menemukan titik titik akan pulih.Hingga beberapa minggu setelahnya,tim medis melepas alat bantu kehidupan yang terpasang pada tubuh Gea.Namun disanalah keajaiban terjadi,Jantung Gea kembali berdetak.Membuat tim medis berucap syukur akan keajaiban tuhan.Demi keselamatan putrinya,Dr.Sesil selaku Dokter pribadi putrinya mengusulkan sebuah rencana yang menurutnya agak gila.


Tetapi,mengingat semua itu demi kebaikan putrinya Andra menyetujuinya.Jadilah,rekayasa kematian Gea dibuat.Gea dipindahkan Ke London beberapa hari kemudian.Menjalani perawatan intensip dinegara tersebut.Semua itu dilakukan agar Gea dapat menjalani perawatanya semaksimal mungkin,tanpa ada gangguan yang berarti-dari pemuda yang dicintainya sekalipun.Dr.Sesil mengusulkan itu,karena ia tahu putranya pasti akan nekad menyusul Gea jika tahu gadis itu dipindahkan ke London.Jadilah ia melakukan semua ini demi keselamatan calon menantunya dimasa depan.


Ketika kematian Gea dipalsukan,jenazah yang mereka kira Gea adalah salah satu bodyguard Andra yang meninggal saat melakukan misi.Berbulan bulan dirawat di Inggris,Gea berangsur-anggsur pulih.Ketika terbangun dari komanya 4 bulan kemudian,dokter mendiagnosa Gea amnesia-hilang ingatan hampir permanen.Menghilangkan memorinya sedari kecil.Jadilan Andra memilih meminjam identitas Gladish Handaru-putri adik iparnya.Selama Gea menggunakan identitas Gla,Gla yang asli dipindahkan ke Swedia.Bertahun tahun berlalu Gea mengenakan identitas Gladish,tanpa tahu penderitaan siempunya nama.


Gladis Handaru-bertahun tahun lamanya harus hidup dengan sembunyi sembunyi.Ia hidup tanpa nama aslinya.Hingga ia mengidap bipolar-kepribadian ganda yang membuatnya sesekali berulah.Belum lagi ia sering mengalami depresi karena kesulitan hidupnya yang jauh dari keluarganya.Hingga suatu hari ia bertemu dengan Dr.Alan.Lama dipertemukan oleh waktu,mereka akhirnya resmi pacaran.Ketika Dr.Alan memperlihatkan keseriusanya untuk menikahi Gla,ia dilema.Karena ia menggunakan identitas palsu,membuat dirinya sulit untuk mengajukan data data pernikahan.Padahal saat itu Gla tengah mengandung.Kesulitan kembali menimpanya,saat Dr.Alan-kekasihnya dijodohkan dengan perempuan lain disaat dirinya tengah mengandung benih pria itu.Gla kembali tersakiti-ketika kenyataan kembali menamparnya.Kekasihnya akan bertunangan dengan Gladis Handaru palsu yang telah merenggut segala sumber kebahagiaan miliknya.


Gladien-sisi lain ditubuh Gladis memberontak.Melakukan perlawanan agar kebahagianya kali ini tidak terenggut sia sia.Karena kekelaman itulan Gladis tumbuh dengan kepribadian ganda dan Jiwa psychopath yang terjadi karena kecenderungan dirinya yang sering menyakiti diri sendiri.


>>>Masa Sekarang.....


Ketika nasi sudah menjadi bubur,ketika jiwa psycho nya memberontak dan membuat banyak darah tumpah.Salahkan mereka yang merenggut segala kebahagiaanya.Padahal dia juga sama memiliki kelainan jantung seperti Gea.Namun sayang,hidunya tidak seindah gadis itu.Ia benci Gea,benci sosok yang telah merenggut segala sumber kebahagiaanya.


Gadis berpiama rumah sakit itu menangis menahan nyeri diulu hatinya.Sambil melepas masker oksigenya,ia membuka matanya.Memperlihatkan manik hazelnya yang dipenuhi deraian air mata.Ia sudah mengingat semuanya.Semua memori itu telah kembali lewat mimpi ditidur panjangnya.Kini ia menangis tersedu sedu,ternyata pengorbanan pria yang dicintainya itu sangatlah banyak selama ini.


"Al......"


Lirihnya.


"......Asya sayang Al."


**


To Be continue


Jangan lupa tinggalkan jejak,like dan komenya😊😊


Maaf jika typo masih bertebaran🙏🙏


Sukabumi 16 mei 2020

__ADS_1


11 16


__ADS_2