
"Lepaskan dia!"
Suara yang dingin dan keras terdengar dari arah masuk gang.
Pria ganas itu menoleh, dia melihat seorang pria muda dengan perawakan biasa, berdiri tak jauh dari tempatnya.
"aku lagi ngajarin anakku, gak usah ikut campur urusan orang brengsek!" bentaknya tanpa rasa takut.
"Aku bilang lepaskan dia!!"
Revan membentak dengan tatapan dinginnya, sambil melangkah mendekat dengan langkah kecil.
Tiba-tiba pria itu merasakan hawa dingin menjalar di sekujur tubuhnya, membuatnya merinding, tanpa sadar dia mundur selangkah.
Saat pria itu masih dalam keadaan linglung, Revan melesat dengan cepat kearahnya.
BUUKK!!
Pukulan keras Revan mendarat di wajah pria itu, membuatnya melepaskan gadis kecil itu.
Pria itu hanya merasakan sesuatu yang berkedip di depan matanya. Dia tidak punya waktu untuk melawan. Sebuah kepalan tangan sekeras besi menyapa wajahnya dan diikuti oleh rasa sakit luar biasa menyebar di kepalanya. Tubuhnya terlempar ke belakang tanpa daya, beberapa gigi mencuat keluar dari mulutnya.
Gadis kecil itu jatuh tapi ditangkap oleh Revan dengan tangannya.
Mata gadis kecil itu menatap kosong sesaat, tapi ketika dia sadar kalau yang datang menolongnya adalah orang baik yang memberinya banyak uang tadi, sedikit demi sedikit air matanya keluar, dia mulai menangis.
"Dia ayahmu?" Revan bertanya lembut sambil menunjuk pria yang terbaring di tanah karena di pukulnya.
Sambil menggelengkan kepalanya, dia berkata, "Bukan, Hiks, hiks... . Dia.. Dia jahat... Dia memaksa ku untuk mengemis, dia juga sering mukulin aku, kaki ku begini juga gara-gara dia.. Hiks..hiks..Tolong kak.. Aku mau pulang, aku mau ketemu ayah, mau ketemu ibu, Hwaaa...."
__ADS_1
Dia menangis sepenuh hati, dadanya naik-turun setiap kali dia terisak.
Revan mengangguk, tampaknya gadis kecil itu diculik oleh sindikat perdagangan manusia. Mereka adalah sindikat kriminal yang dengan paksa mengubah orang menjadi pengemis dan bahkan dengan kejam membuat orang menderita dan cacat. Gadis kecil itu tidak lebih dari salah satu sapi perah bagi mereka, dilempar ke jalan untuk mengemis dan mereka yang menikmati hasilnya.
Pria itu bangkit, dia meludahkan darah di mulutnya, dan mengeluarkan pisau lipat dari sakunya. Dia memelototi Revan, "Oi, lepaskan dia dan tinggalkan kami sekarang juga dan masih bisa kita bicarakan baik-baik. Kalau gak, jangan salahkan orang kalau kau mati disini!!"
"heeh, sekali pukul rebah aja, mau sok keras.." cibir Revan sambil menurunkan Gadis kecil sedikit di belakangnya.
Melihat pisau yang di pegang pria itu Revan menyipitkan matanya, "Noir, tukar 500 point, tambahkan point kekuatan" gumamnya dalam hati.
...[Point berhasil ditukar!]...
"kau main-main sam benda tajam, artinya kau siap terluka kan?" ucap Revan tersenyum dingin ketika dia merasakan ada kekuatannya bertambah.
BRAKK!!!
KREKK!!!
Gluk!!
Pria itu menelan ludahnya, dia melotot ngeri melihat dinding yang dipukul Revan. Dia mulai bertanya-tanya dari mana monster ini berasal. Dia memecahkan permukaan semen dengan satu pukulan.
"Ka..kau… Kau tunggu ya!!"
Pria itu berbalik berniat untuk kabur, dia kehilangan kepercayaan dirinya melihat dampak pukulan pemuda didepannya, bagaimanapun juga tidak tubuhnya tidak lebih kuat dari beton.
Revan segera berlari ke arahnya dan menendang pria itu sebelum di sempat lari, pria itu terbang dan terjerembab.
Revan berbalik kepada gadis kecil itu,"dek, tutup mata sam telinga mu" ucap Revan lembut.
__ADS_1
Masih terisak sesenggukan, gadis itu menuruti perintah Revan, dia menutup mata dan menutup telinga dengan ke 2 tangannya.
Revan kembali menghadap pria yang terbaring di tanah, sambil memasang seringai menyeramkan, dia perlahan maju.
"ma.. Mau apa kau?.. bro... Bi.. Bisa kita bicara baik-baik bro..a..aku salah bro.."
Pria itu ketakutan setengah mati melihat siluet Revan yang mendekatinya seperti bayangan dewa kematian.
"iya ayo bicara.." Revan mengangangkat tangannya yang terkepal.
BUUKK!!! BUK!!
"AAHH!!!"
KREKK!!!
"GYAAA!!!"
DUAK!!B BAKK!!BBBUKK!!!!
"AHHH!!! AMPOOO..........."
...__________...
Like, Koment, Gift, Vote, nilai ⭐⭐⭐⭐⭐
+ Favorit biar gak ketinggalan Up
Biar nambah semangat
__ADS_1
Boleh kasih kritik dan saran juga
Follow kalau kalian suka ya 😁