
"Maaf, bu Salis.." seorang polisi datang dan menyela percakapan mereka.
"Pengacara Hutman Paris dari Pandawa Group datang dan memberi jaminan untuk bapak Revan." polisi itu menjelaskan kedatangannya.
"Hutman Paris!?" Salis dan pak Dar tersentak bersamaan.
Salis mengerutkan keningnya,"Hutman Paris? Kenapa dia yang ngasih jaminan, apa hubungan Revan sama Pandawa group?" Salis menatap pak Dar, pak Dar hanya mengangkat bahunya tanda dia juga tidak tahu.
Bisa membuat pengaca terkenal dari perusahaan besar datang untuk menjaminnya, siapa sebenarnya Revan ini? apa hubungannya dia dengan Pandawa Grup? Lalu kemampuan beladiri yang di atas rata-rata itu juga. Berbagai pertanyaan muncul di kepala Salis, semakin dia memikirkannya semakin tebal kabut misteri tentang Revan.
******
Pada saat yang sama ketika Salistyawati keluar Ruangan, Revan memutuskan untuk melihat status terbarunya.
"Noir Status"
[Status Pengguna]
Nama : Revan Alamsyah
Ras : Manusia (Tubuh Dewa Perang)
Kekuatan : 80/100
Kelincahan : 60/100
Kecerdasan : 73/100
Karisma : 50/100
misi : -
point : 1780
[Misi di berikan : Miliki Suatu Perusahaan Tanpa Bantuan Langsung Dari Pihak Luar & Kuasai Pasar Yang Menjadi Target Perusahaan.]
[Hadiah : 200.000 Point.]
[Gagal : Kehilangan Noir Sistem.]
__ADS_1
[Batas Waktu : 6 Bulan.]
Mata Revan berkerut melihat misi pertama yang akhirnya dia terima, dia mulai bertanya-tanya kapan dia akan di beri misi, tapi ini?
"Buat perusahaan? Itu mungkin gampang, tapi kuasai pasar dalam 6 bulan? Gima...."
Krieet!! Derit pintu yang terbuka membuyarkan lamunannya, sosok Salistyawati masuk dengan muka agak di tekuk.
"Kamu bisa keluar" ucapnya dingin sambil melambaikan tangannya memberi kode agar borgol di tangan di lepas.
"anda sudah pastikan kalau saya sah membela diri?" tanya Revan sambil tersenyum.
"sah? Lebih pas kalau di bilang berlebihan, kalau gak karena mereka termasuk sindikat kriminal yang kami kejar, aku gak akan lepasin anda segampang ini" ketus Salis sambil memasukkan tangan ke saku celananya.
"Terima kasih kalau gitu"
"Tunggu!"
Revan yang beranjak keluar ruang interogasi berhenti di depan pintu dan menoleh.
"Darimana kamu belajar beladiri seperti itu? Di biodata kamu, kamu gak pernah dapat pelatihan khusus" tanya Salis.
Revan terdiam sejenak, kemudian tertawa "Dari pak tua yang tinggal di hutan dekat desa kami, kata panatua desa, dia seperti pertapa atau kuncen hutan."
"Siapa namanya? Dimana dia tinggal sekarang?" Salis memperhatikan lekat-lekat wajah Revan, berharap menangkap gelagat kebohongan yang mungkin terlihat.
"hm.. Kami biasa manggil dia kakek wiro, terakhir saya dengar dari paman saya yang didesa beliau sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, dan penduduk ngubur beliau di hutan dekat pondoknya" jawab Revan dengan wajah polos.
Revan tahu pertanyaan ini cepat atau lambat akan di tanyakan, jadi dia sudah memikirkan jawabannya.
Dia tidak secara explisit mengakui dia belajar atau tidak dari kakek wiro, dia hanya menyebutkan tentang kakek tersebut pernah ada di desanya dan sudah meninggal, dan ceritanya bisa di perkuat oleh kesaksian warga desa jadi dia bisa di katakan memang tidak berbohong.
Salis memasang wajah masam mendengar jawaban Revan, kemampuan membaca wajah yang dimilikinya terasa tidak berguna.
******
"Permisi pak Revan"
Sebuah suara menghampiri Revan saat dia sudah berada di luar kantor polisi. Dia menoleh ke arah suara tersebut dan mendapati seorang pria berkacamata, dengan setelan jas mahal dan terlihat sedikit beruban di sampongnya.
__ADS_1
Dia sedikit terkejut karena mengenali pria itu. Dia adalah pengaca terkenal Hutman Paris.
"jadi, anda alasan saya bisa keluar cepat?"
"ehem, secara teknis pak Mario yang meminta saya" jawab pria itu sedikit mengangguk.
"Pak Mario?" Revan mengerutkan keningnya, dia tidak pernah ingat ketemu orang dengan nama itu.
"Mario Pandawa, pemilik Pandawa Group"
...__________...
[Status Pengguna]
Nama : Revan Alamsyah
Ras : Manusia (Tubuh Dewa Perang)
Kekuatan : 80/100
Kelincahan : 60/100
Kecerdasan : 73/100
Karisma : 50/100
Misi : Miliki Suatu Perusahaan Tanpa Bantuan Langsung Dari Pihak Luar & Kuasai Pasar Yang Menjadi Target Perusahaan. (Hadiah : 200.000 Point. Gagal : Kehilangan Noir Sistem. Batas Waktu : 6 bulan)
Point : 1780
Saldo : 912,445,000
__________
Like, Koment, Gift, Vote, nilai ⭐⭐⭐⭐⭐
+ Favorit biar gak ketinggalan Up
Biar nambah semangat
__ADS_1
Boleh kasih kritik dan saran juga
Follow kalau kalian suka ya 😁