
Namaku Andini, aku adalah seorang driver ojek online. Ini adalah kerja sampinganku, saat ini
aku sedang kuliah disalah satu Universitas swasta di Jakarta, aku sudah
semester 8 dan sedang tugas akhir. Di sela waktu senggangku aku gunakan untuk mencari
orderan, ya itung-itung untuk nambah uang jajanku. Aku memilih kerja sebagai driver
ojek online karena aku pikir usaha ini banyak diminati apalagi saat ini
kegunaan teknologi semakin membuat semua orang mudah. Salah satunya mencari
ojek online, membeli makanan online, antar barang, dll.
Ya, walaupun aku adalah driver wanita, tetapi semangatku seperti pria, aku tidak suka
berdiam diri dirumah itu membuatku bête dan bosan, baik aku gunakan untuk
mencari uang lebih. Aku lahir di Jakarta dan usiaku saat ini menginjak 21
tahun. Hobiku ialah traveling, pada usiaku yang ke 19 tahun aku sudah keliling
Negara korea Selatan dan Thailand. Ya hobiku selain traveling aku juga suka
menggambar ilusi, walaupun belum bagus tapi karyaku selalu aku posting di
instagram aku dan followerku naik seketika.
Aku lahir dari keluarga sederhana, ayahku seorang karyawan Negeri dan ibuku seorang bidan, aku
mempunyai 1 kaka laki-laki yang bernama Joshua. Ia adalah kaka ku yang paling
baik, usia kami tidak jauh beda yaitu berkisar 2 tahun, dan usia kakau sekarang
__ADS_1
menginjak 24 tahun, aku kemana-mana selalu bersama kaka, jalan, makan, nonton,
pokoknya seperti orang pacaran. Kakaku mempunyai wajah tampan putih bersih
hidung mancung, berbadan tinggi dan macho. Banyak sekali teman-teman di kampus
kaka ku yang mengejar-ngejar, tapi kakaku tidak memperdulikannya. Dia hanya fokus
untuk kuliah S2 nya.
Suatu hari aku dan Joshua sedang jalan-jalan ke Mall hanya untuk sekedar menghilangkan penat.
Tak ku sangka saat di Mall, Joshua melihat Yuni mantan kekasihnya dulu saat di
SMA. Tetapi Yuni sedang bersama laki-laki, ku rasa ia adalah pacarnya Yuni, aku
gak terlalu mengenal Yuni, hanya tau karena dia penah main ke rumah 1 kali.
aku tau Joshua masih menyimpan perasaan ke Yuni, hanya saja pada saat itu Yuni
merasa cemburu saat Joshua sedang jalan bersama cewe lain dan membuat hubungan
mereka putus.
“Osu, Lo liatin apa?” sambil menyenggol bahuku ke badannya Joshua. Ya aku sering
memanggil Joshua dengan sebutan Osu.
“e…. ngga liatin apa-apa Din,” jawabnya dengan terbata-bata. Mataku langsung terarah
kepada Yuni dan pacarnya, tapi tiba-tiba Joshua menggandeng tanganku untuk
beranjak pergi dari tempat itu.
__ADS_1
Akhirnya kami berhenti di food court lalu
memesan makanan dan minuman, ku perhatikan wajah Joshua yang mulai cemberut
tidak ada senyum atau apapun itu, wajah dengan tatapan kosong. Joshua yang
memiliki wajah yang tampan walau tidak senyum pun akan terlihat laki-laki cool.
Tapi saat bertemu Yuni wajahnya menjadi pias
“Osu, tadi gue liat Yuni, kayaknya..” belum sempat ku teruksan dia sudah memotong pembicaraan
“ssstt….. jangan diteruskan” jawabnya dengan cepat
“baiklah.” Mataku yang dari tadi melirik Joshua yang pikirannya kesal dengan melihat apa
yang terjadi.
Kamipun segera pulang dari Mall itu dan kembali kerumah. selama perjalanan pulang aku dan Osu
tidak ngobrol 1 katapun, padahal kita naik mobil, daripada aku bête dicuekin
Osu, mending aku setel musik DJ di mobil dengan suara kencang membuat Osu marah
dan kemudia perjalanan pulang sunyi.
Sesampainya dirumah, Joshua langsung masuk kamar dan dikunci. “Haah… Osu Osu… kalau ya lo
masih suka tinggal samperin aja kali, gue yakin ko Yuni juga masih suka sama
lo, lonya aja yang gengsi.” Hari ini
adalah hari paling lucu melihat Joshua yang riang kini hanya cemberut. Hihihi….
__ADS_1