
Malam pukul 19.25 aku masih ngutak ngatik didepan
laptop dengan ditemani biskuit dan es teh manis kesukaan ku. Hari ini sangat melelahkan, tapi untungnya
aku masih bisa selesaikan revisiku dengan cepat, senang sekali rasanya ingin
selonjoran dan buka youtube agar tidak jenuh. Aku pun membuka youtube dan
menonton channel kesukaan ku. Segera ku matikan laptop dan pergi ke tempat
tidur untuk menonton.
Terdengar suara ketukan pintu dan sangat
mengganggu sekali. Malas sekali datang ke
depan bukain pintu. Tapi takut ada mamang JNE yang ngantar paket pesanan hehehe.
Betapa terkejutnya aku melihat seseorang wanita basah kuyup karena diluar
memang sedang hujan. Aku tau wanita ini. Dia adalah wanita yang sangat Joshua
sayangi. Ya dia adalah Yuni. Aku segera menyuruhnya masuk ke dalam dan
memberikannya handuk untuk mengeringkan tubuhnya yang masih basah. Yuni pun
terlihat tersenyum dan menyapa kabarku.
“Bagaimana kabarmu Andini?” Tanya Yuni dengan ramah
“Baik” jawabku singkat
“Maaf ya sudah merepotkanmu” jawabnya sambil menunduk
“sebelumnya mohon maaf, ada apa kedatanganmu
dirumahku dengan penampilan seperti ini? Apa kau tidak punya payung atau
kehabisan uang untuk naik taksi online?” jawabku agak sedikit kesal, memang
dari awal Ka Joshua berpacaran dengan Yuni, aku sudah tidak menyukainya
dikarenakan Yuni ini lebih mementingkan diri sendiri daripada Ka Joshua. Joshua
sempat bela-belain bertemu dirinya disaat dia sedang ada rapat penting bersama
direktur perusahaan disaat hari ulang tahun Yuni. Namun betapa terkejutnya saat
__ADS_1
Yuni telah pergi ke luar negeri. Saat kejadian itu yang seharusnya Joshua
memimpin rapat tersebut dan mendapatkan peluang, kini, ia harus mulai baru dari
awal. Betapa kesal sekali aku dengan wanita ini.
“Aku ingin bertemu dengan Joshua, apa Joshua nya ada ?” tanya Yuni dengan lirih
“Osu tidak ada dirumah sejak tadi pagi, sepertinya ia menginap dirumah temanya” jawabku singkat
“Apa aku boleh menitipkan surat ini kepada Joshua?” sambil menyerahkan sebuah amplop dari plastik
“ok” menerima amplop itu lalu menaruh lagi meja
“Kalau begitu terimakasih. Aku pamit pulang. Permisi” sambil menyerahkan lagi handuk dan bergegas menuju pintu lalu pergi
Saat Yuni sudah pergi aku langsung membawa amplop
tersebut ke kamar. Rasa kepo ku menggebu sehingga aku melihat isi surat
tersebut. Terlihat dari warna amplop yaitu warna coklat dan kertas nya warna
putih berhias love. Saat ku baca surat itu hanya beberapa baris dengan
kata-kata yang indah.
Joshua, aku tahu kau mungkin benci padaku. Tapi aku tidak demikian
Jo, aku ingin sekali memberitahu yang sebenarnya kepadamu.
Aku selama ini pergi keluar negeri hanya untuk
menuntut ilmu dan kembali ke tanah air untuk menemuimu kembali.
Tak disangka aku keterima kerja sebagai model di perusahaan yang mengontrakku
Jo, akankah kita kembali lagi seperti dulu
Jo, aku senang saat kau temuiku dikantor pada
pekan lalu, tapi maaf aku langsung masuk kedalam. Jo aku sangat ingin bertemu
denganmu
Aku ingin menanti hari disaat kau datang menemuiku
Dan berkata apakah kau bersedia menemani hari-hariku?
__ADS_1
Jo, aku merindukanmu
Salam dari Yuni
Saat aku sudah membacanya seketika aku terkejut
ternyata Joshua sudah mengetuk pintu kamarnya, aku langsung menyembunyikan
amplop itu di laci paling bawah di mejaku. Aku membuka pintu dan ternya Joshua
membawa pizza kesukaanku.
“Ayo makan di ruang tamu” ajak Joshua
“Ah.. iya baik aku kesitu” jawabku terbata-bata
Aku segera menutup pintu dan menarik nafas, apakah
dia curiga tidak ya?
Aku sudah duduk disamping Osu dan sedang memakan
sepotong pizza dengan toping sosis ayam dan keju mozarella yang meleleh. Heeemmm enaknya. Gumam hatiku
“Kenapa kursi ini agak basah ya?” tanya Osu sambil
meraba-raba kursinya yang sedikit basah
“Ah, masa sih? Tidak basah ko” jawabku berbohong
“Tapi ini basah loh, apa kamu hujan-hujanan?”
tanya Osu sambil menatap Andini
“Ti...tidak” jawabku langsung berpaling dari
wajahnya
“Aku pergi makan dikamar saja ya, terimakasih
pizza nya” jawabku seketika itu langsung pergi ke kamar
Aneh, Andini kenapa gugup seperti itu, apakah ada
yang datang kerumah? Atau memang habis hujan-hujanan lalu tidak mau mengaku
kepada ku karena malu? Hahaha dasar adik yang aneh. Gumamku sambil tertawa
__ADS_1
sendiri dan menghabiskan pizza.