Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku

Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku
ACARA PENSI


__ADS_3

Pagi ini Nasya haru berangkat sekolah jam 06.00karna persiapan untuk band nya dan busana sekolah bersama Reyno, dia tidak sempet makan saat bersiap² langsung terbururu maka dari itu Nasya langsung turun dari kamar nya dan berlari keluar. Tapi Nasya di panggil ole bunda nya


"Sya hey sarapan dulu!"


"nanti aja bun di sekolah Nasya buru² soalnya"


"kamu berangkat sama siapa?"


"sama Reyno bund, yudah Nasya pamit" sambil mencium.punggung tangan bunda nya


"loh bun itu anak kita ngapain ko kaya lagi di kejar target"


"mungkin ada acara di sekolah nya sih, apasih tuh kemarin pensi"


"oh tapi dia belum sarapan?"


"gatau dia bilang nanti katanya"


"terus dia berangkat sama siapa? itu dia masih nunggu di depan"


"katanya sama Reyno"


"oh yudah ayah keluar dulu samperin Nasya"


"Syaa" panggil ayah nya


"iya ayah"


"kamu kenapa gasarapan dulu?"


"buru buru yah Reyno juga sebentar lagi sampe ko"


"tapi nanti kamu di sekolah makan ya!"


"siap bos, nah tuh mobil Reyno aku berangkat yah" mencium punggung tangan ayah nya


"om" Reyno pun bergegas turun mencium punggung tangan orang tua Nasya


"kita berangkat dulu ya om, maaf Reyno gabisa mampir soal nya lagi buru buru salam aja sampe tante"


"iya yudah kalian hati"


...Reyno pun langsung menancap gas, karena dia takut kesiangan jika dia kesiangan teman teman nya pasti ke walahan tanpa ada Reyno....


"sayaaaang kamu bawa mobil cepet ih"


"udah kamu tenang aja, kamu udah pake sitbel nya kan" sambil terus memperhatikan jalan


"udah ko, kamu sih telat janjinya pagi eh kamu yang telat"


"maaf by, soalnya aku bangun kesiangan ini aja aku buru buru"


"berati kamu ga sarapan dulu?"


"engga tapi aku bawa bekel ko"


"kamu sendiri sarapan belum"


"mmmm belum aku juga"


"tapi kami bawa bekel kan?"


"ngga, aku ga bawa tadi aku langsung lari"


"by kamu ini ya hmmmm, nanti sarapaan bereng aku ya"


"eh nanti kamu ga kenyang"


"udah gausah khawatir aku bawa sarapan banyak ko.soalnya aku tau pasti kamu juga belum sempet sarapan"


"ya ampun pengertian banget sih" batin Nasya


"eh sayang udah sampe nih, tapi bentar aku parkirin dulu mobil


"eh bentar ko masih sepi ini jam berapa sih"


"jam 7 aja belum pasti sepilah"


"tapi Luna sama yang lain udah disini kan?"


"kurang tau coba kamu telpon group"


"oke sayang"

__ADS_1


Telpon group whatsApp


"hey kalian ada dimana?"


"kita di ruang seni yakan guys"


"yoi"


"woi suara kalian menggema tau"


"yalah orang kita deketan haha, eh lo dimana, Reyno dimana?"


"gue di parkiran dan Reyno ada sama gue"


"yudah lo buruan kesini sama Reyno"


"siap"


Panggilan whatsApp group terputus


"by mereka udah dimana?"


"di ruang seni katanya, di suruh ksana cepetan sama mereka"


"yudah yuk, tapi sebulm latihan kita sarapan ya by kan pertama itu busana sekolah"


"iya sayang"


"hai guys sorry lama"


"udah gue duga lo pasti bangun kesiangan yakan Rey"


"nah tu lo tau Wil, eh kalian sarapan belum?"


"udah nih baru selesai"


"oh yudah gue sarapan dulu ya, kalian cekson cekson alat alat nya aja dulu"


"siap pa ketua" ucap Wili, Luna dan Ridho serempak


Sementara itu Nasya dan Reyno sarapan, tapi teman teman nya malah mepertikan Reyno dan Nasya karna ulah Reyno menyuapi Nasya. Termasuk dengan Wili merasa aneh dengan tingkah Reyno sekarang, dulu saat dengan Sila dia ga pernah mau nyuapin kaya gini.


"aneh banget gue sama Reyno ko sekarang dia sosweet gini ya, kalian sadar gasih" sambil memelankan nada suaranya


"malah ya kalo menurut gue, Reyno lebih bucin ke Nasya di banding waktu sama Sila"


"wah bener kata lo Lun" ucap mereka serempak tanpa di sadari suara mereka terdengar oleh Reyno dan Nasya


"hey kalian malah nge gosip ya"


"eh siapa juga yang gosip ngga"


"itu tadi bener kata lo Lun apa?"


"ngga itu tadi lagi ngomongin si Wili"


"oh gitu ya"


"iya"


"oke yudah yuk mulai acaranya, nih gue udah beres"


"cuuuussss"


...*********...


"eh Sya,Rey lo ga siap siap buat busana sekolah nanti"


"ohiya gue daftar dulu ya, sekalian ambil nomer"


"oke" ucap Luna,Nasya,Wili dan Ridho serempak


"by kamu jangan nakal ya!"


"iih apaan sih Rey"


"hehe yudah guys bentar"


"eh Sya lo sadar engga sih Reyno lebih bucin ke lo dari pad dulu ke Sila"


"oh jadi dari tadi lo semua ngomongin ini"


"hehe iya"

__ADS_1


"ya emang sih guys gue juga ngerasa kaya gitu,pertanda apa ini lagi"


"jodoh mungkin" ucap Wili


"amiiiin" ucap Ridho dan Luna


"hah jodoh" Nasya langsung membulatkan matanya


"iya jodoh lo gamau jodoh lo Reyno Arka Alexsandra"


"jika yang maha kuasa mengjinkan ya mau kan jodoh gatau yang tau"


"bener juga"


"by yuk kita ke lapang, guys kalian juga ya ke lapang"


"oke siap"


"tunggu gue" ucap Ridho


"eh tau gasih kalian tadi gue, ngeliat ada cewe yang lagi liatin gue"


"siapa yang liatin kamu" bentak Nasya


"suuuut by, tenang aja mungkin mereka aneh aja ngeliat aku pake topi gini, jadi di liatin"


"eh iya ga, Reyno Arka Alexsandra kan paling anti sama yang namanya topi"


"bener Sya, paling kalo upacara dia cuman di pegang aja ada guru baru di peka"


"bener banget Wil"


"Ko kalian jadi nge buly gue, kamu juga by sama aja"


"becanda sayang"


Mereka semua pun duduk di tempat nya masing masing terkucuali Reyno dan Nasya mereka berdua duduk di sebuah ruangan, perasaan Nasya saat itu sangat gerogi, karna kali ini dia bersanding dengan seseorang yang sangat dia suka dari awal masuk ke sekolah ini dan sekarang dia menjadi pacar darinya.


"by kamu kenapa?"


"ngga ko, aku cuman gerogi aja"


"loh kenapa gerogi? udah gausah gerogi kan sama aku ini"


"justru karna bege gue grogi" bagin Nasya


"eh malah ngelamun, jangan ngelamun nanti kesambet"


"ih enaak aja,eh sayang kita masih lama ya kayanya?"


"ya lumayan, paling kita sekitar jam 11 san"


"waduh karatan aku bisa bisa"


"haha kamu ini ya" tiba tiba ada seorang perempuan lewat ta sengaja menginjak kaki Reyno


"aduuuh"


"eh ka maaf ya ga sengaja"


"iya gapapa ko, lain kali jalan hati hati ya"


"iya ka, selagi maaf"


"hmmm ni cewe sengaja apa gimana sih, ko mencurigaka sih ah gatau ah gausah mikirin yang ngga ngga"


"by....."


"by...." kedua kali masih tidak ada jawaban


"ini bocah satu kenapa lagi malah ngelamun" batin Reyno sedikit kesal


"Nasya Oktaviani Afridal"


"hah iya apa"


"kamu ini kenapa sih di panggil ga nyaut"


"ngga ko"


"mmmm"


...Jam menunjukan pukul 11.00 kini giliran Nasya dan Reyno yang tampil, Reyno dan Nasya menjadi sorakan teman sekelas nya dan semua itu membuat mereka semangat dan semakin menjadi kemesraan nya. walau Nasya gerogi tapi Nasya harus provesinal untuk memnampilkan yang terbaik untuk menjadi juara di sekolah nya. tapi di sisilain tatapan Sila dan Nina bekitu sinis melihat ini semua dan Nasya pun melihat itu tapi dia tidak meperdulikan itu. Nasya terus saja fokus....

__ADS_1


__ADS_2