
Sebelum tampil Reyno mananyakan terlebih dulu keadaan Nasya, dan saat itu juga Nasya langsung menjawab
"by kamu udah baikan kan?"
"udah dong aku kan strong"
"what strong apanya tadi aja nangis"
"iiih kamu mmmmm"
"ya emang bener kan hehe"
"ih gatau ah aku ngambek nih"
"eh jangan dong by, sekarang kita siap siap yuk bentar lagi kita tampilkan!"
"yudah, Lun aya kita siap siap"
"siap Sya"
"eh kalian mau kemana?"
"mau cari cowo lain hehe"
"iih by apasih kamu"
"tadi katanya di suruh siap siap ah gimana sih kamu"
"ya abis kamu jawaban nya kaya gitu sih"
"kan becanda lah sayang"
"iiih kalian bucin mulu sumpah, bikin gue iri tau"
"yudah lo susul Wili sana"
"ih ih ko Wili sih, kalian nyebelin emang ya hemmm dahlah bye"
"dih marah dia wkwkwk"
Luna pun pergi meninggal mereka berdua karna aga sedikit kesal dengan ulah kedua sahabatnya itu, tapi luna tidak benar benar marah karna dia tau mereka berdua bucin banget.
"Lun ko lo sendiri mana pasangan sejoli itu"
"masih di jalan"
"lah kenapa ga bareng"
"abis gue jadi nyamuk nya merek disana Wil,Dho"
"uluh uluh kasian kali temen gue ini ahaha"
"makanya cari pacar!"
"hey Dho lo fikir cari pacar gampang apa, emg nya Reyno cowo populer bisa dapet pacar secapat itu"
"tapi bener juga sih"
"nah iyakan""udah udah tuh oranga udah ada"
"eh kalina udah siap"
"udah dong"
"yuk kita menuju ke ke tempat kita!"
"siap pak bos"
Mererka pun pergi ke temepat yang sudah di tentukan oleh pantia dan tak hanya itu disana sudah banyak yang mengiming ingin melihat cowo populer bernyanyi,termasuk adik kelas dan kakak kelas nya ya walau hubungan Nasya dan Reyno sudah banyak orang tau tapi tetap saja masih ada yang mengiming ngiming untuk mendapatkan cinta Reyno.
"eh sekarang giliran kita tampil nih"
"kalian udah siap kan?"
"udah dong yuk kita menampilkan yang terbaik"
"ini dia penampilan selanjut dari band XI Ips2, beri tepuk tangan yang meriah" suara tepuk tangan terdengar sangat kencang
"hallo semua, kita akan menyanyikan sebuah lagu dari arsy widianto feat brisia joodie dengan caraku, selamat mendengarkan"
*Tak mengerti apa yang telah terjadi
Kau tak lagi sama, engkau bukan engkau
__ADS_1
Yang selalu mencari dan menelponku
Dering darimu tak ada lagi
Walau kau menghapus menghempas diriku
Mengganti cintaku
Semua tak mampu hilangkan cinta
Yang telah kau beri
Walau kau berubah, aku kan bertahan
Di sepanjang waktuku
Biarkan aku mencintaimu dengan caraku
Tak mengerti, mengapa engkau membisu
Kau tak lagi sama, engkau bukan engkau
Sampai aku ragu untuk menelponmu
Mengerti kah kamu aku rindu kamu
Walau kau menghapus menghempas diriku
Mengganti cintaku
Semua tak mampu hilangkan cinta
Yang telah kau beri
Walau kau berubah aku kan bertahan
Disepanjang waktuku
Biarkan aku mencintaimu dengan caraku
Aku tak suka bila hoo
Kau selalu dekat dengannya hooo
Dia hanya sahabat di kelasku
Walau kau menghapus menghempas diriku
Mengganti cintaku (Mengganti cintaku)
Semua tak mampu hilangkan cinta (Semua cinta yang kau beri)
Yang telah kau beri (Semua cinta yang kau beri)
Walau kau berubah aku kan bertahan
Disepanjang waktuku
Biarkan aku mencintaimu dengan caraku
Walau kau menghapus menghempas diriku
Mengganti cintaku (Tak akan mengganti)
Semua tak mampu hilangkan cinta
Yang telah kau beri (Ku takkan pernah berubah)
Walau kau berubah aku kan bertahan
Disepanjang waktuku
Biarkan aku mencintaimu dengan caraku
Tak usah cemburu
Aku tak ingin kita berpisah karena ini
Biarkan aku selalu untuk mencinta
Untuk selamanya*
"yang tau lagu nya kita nyanyi bereng!"
__ADS_1
Semua siswa dan siswi pun menikmati lagu yang di nyanyikan oleh Reyno dan Nasya, dan mereka terbawa suasana denga kerantisan nya Reyno dan Nasya, begitu juga Nasya dan Reyno sangat meresapi lagunay, mungkin itu lagunya cocok untuk mereka yang sedang jatuh cinta.
"sosweeet juga ya mereka" ucap seorang juri
"iya ini wajib di kasih apresasi, mereka semua puanya bakat yang baik"
"apa kasih beasiswa aja saat nanti mereka kuliah"
"semua itu kita koordinasikan nanti sama kepa sekolah"
"ok baik"
"terimakasih semuanya semoga terhibur ya, kamit pamit undur diri"
"akhirnya suskses juga, semua suka sama penampilan kita"
"iya bener Rey, karna kemistri lo sama Nasya bener bener buat mereka baper"
"ya intinya berhasil penampilan kita ini" tapi tiba tiba Nasya dan teman nya di panggil ke ruang kepala sekolah
"maaf ka,kaka semua di panggil ke ruang kepala sekolah"
"oh makasih ya"
"iya ka"
"guys apa salah kita kobisa kita di panggil sama kepala sekolah"
"mungkin karna lo Rey di lingkungan sekolah ga boleh kaya barusan"
"loh kalo itu cuman karna gue kenapa kalian di panggil juga"
"yudah. gausah pada debat sih, tinggal keruang kepala sekolah aja sekarang" ucap Nasya
"iya yudah yuk"
Mereka semua khawatir dengan apa yang telah terjadi,dalam hati nya masih bertanya tanya dengan semua ini mereka sangat bingung dan harus melakukan jika mereka di marahin oleh kepala sekolah, mereka hanya pasrah saja deengan semua ini apapun yang terjadi
"permisi pak ada apa bapak memanggil kita semua kesini?" ucap Reyno
"kalian duduk aja dulu disini, saya akan mengambil sesuatu" ini semua semakin membuat mereka deg degan
"santai aja bapak gakan apa apain kalian, bapa disini cuman mau kasih tau kalian mau bpk ajui. beasiswa"
beasiswa" ucap mereka seremapak
"iya beasiswa sekolah musik nanti setelah kalian lulus"
"tapi kita sekarang masih ke XI pak"
"gapapa,besok bapak mau orang tua kalian datang ya kesini untuk membicarakan ini"
"baik pak" ucap mereka semua
"yasudah pak kall gitu kita permisi dulu"
"baik"
"cie ada artis baru nih" ucap seseorang
"siapa?"
"tuh tuh" menunjuk pada Reyno cs
"iya bener ya, dan bahkan setelah putus dari cewe itu dia udah punya cewe lagi masih satu kelas lagi"
"wah masa sih"
"iya lah, mereka itu satu kelas semua"
"by udah hiraukan aja omongan mereka gausah di ladenin" ucap Reyno karna dia Nasya pasti ingin bicara pada orang orang orang yang mebicarakan mereka
"tapi sayaaang"
"udaah, kalo kata aku diem ya diem aja"
"iyaa iya"
"eh guys kantin yuk gue laper nih"
"ayo lun gue juga laper"
"hey maen kabur aja kalian"
__ADS_1
Kedua sahabat itu pergi meninggalkan para laki lakk ke kantin dengan bergandeng tangan, Lun seperti tidak jika Reyno duluan mengambil sahabat nya jdi dengan ceketan Luna langsung menarik Naya ke kantin, para laki laki hanya senyum saja melihat tingkah mereka berdua.