Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku

Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku
HARI PENIKAHAN


__ADS_3

Nasya kini sudah memakai gaun berwarna putih dan, wajahnya pun sudah di make dengaan make yg natrulal itu membuat nya semakin cantik dengan rambut di sanggul, Nasya justru malah menjadi murung dan tidak karuan atas pernikahan ini


"Aaaaaaa gue harus apa skrg status gue sbntr lg bkalan jadi istri Reyno apa mungkin ini akan berjalan baik" ucap Nasya sambil melihat dirinya ke arah kaca, secara tiba² ada yg memanggil diri nya


"Nasya, ayo turun" seseorang yg bereda di belakang Nasya


"A.. ayah sejak kapan ada disitu?" tanya Nasya kaget


"Baru aja sayang, ohiya kamu ko cemberut" tanya ayah nya tanpa ada jawaban dari Reyno Nasya memeluk ayah nya


Sementara itu di sisi lain Reyno akan segera mengucapkan ijab qabul disana sudah banyak para saksi dan menunggu Nasya turun dari kamar menuju tempat sakral yg nanti nya menjadi saksi mereka akan menikah


"Huuuffff gue gugup banget" bain Reyno sambil terus memain jari nya


Dan taklama Nasya pun bersama ayah dan bunda nya, Reyno pun seketika menoleh dan tiba-tiba melihat ke arah yang dia tuju Reyno semakin gugup dan dia takut semuana tidak akan berjalan lancar


......................


Tapi justru berbanding terbalik Reyno mengucapkan nya dengan lancar dan lantang dengan satu tarikan nafas


"Saya terima nikah dan kawin nya Nasya Oktaviani Afridal dengan maskawin cincin berlian dan uang sebesar 532016$ (Lima puluh tiga ribu dua ratus enam belas $ dolar)


"Bagaimana para saksi sah" ucap pengghulu


"Saaaaaaah" langsung di sauti oleh para saksi


Akhirnya ijan qobul pun selesai Reyno segera duduk di kursi pelaminan bersama Nasya dengan raut tak bisa di artikan karna mereka masih tidak menyangka dengan semua ini, kini status mereka sudah berubah menjadi suami istri yang sah di mata agama


Sore harinya setelah semua selesai mereka langsung bergegas kekota J kembali untuk pulang ke rumah mereka masing-masing namin sebelum pulang sempat ada perbincang antara keluarga yang baru saja di persatukan.


"Rey kamu jadikan nempatin rumah yang udah kamu beli untuk istri kamu?" tanya papa nya Reyno


"Udah pa, semua udah siap dan tinggal nempatin" ucap Reyno Nasya bingung dengan ucapan mereka


"Rumah?" ketus Nasya dengan nada bingung


"Hehe maaf sayaang aku sebelum nya udah siapin rumah buat kita berdua" jelas Reyno pada Nasya


"Jadi kita sekarang langsung pindah ke rumah baru?" tanya Nasya kembali


"Mmmm e'em" jawab Reyno hanya menanggukan kepala dan melemparkan senyuman


......................


Ke esokan harinya Nasya kembali ke sekolah dan itu semua membuat teman-teman nya langsung memeluk nya dengan erat, namun sebelum itu Nasya memperingati Reyno agar tidak menyebut nya dengan kata istri jika di sekolah


"Yaaang inget ya di sekolah jangan bilang istriku nanti bisa bahaya!" ketus Nasya pada yg skrg telah sah menjadi suami nya


"Siap istriku yang cantik" jawab Reyno berbisik di telinga Nasya, Reyno pun langsung berlari dan di susul Nasya di belakang nya


"Nasyaaaaaaaaa" teriak kedua perempuan di belakang nya dsn membuat Nasya membalikan badan


"Hai kalian apa kabar?" tanya Nasya kembali


"Aaaaaah gue kangeeeeeen" tak menjawab omongan nya langsung memeluk Nasya erat

__ADS_1


"Ah gue juga kangen" di balas pelukan nya oleh Nasya


"Ehem kita ga di peluk nih"


Pada akhrinya mereka bun berpelukan dan saat itulah datang Nanda tiba² dia langsung memeluk Reyno begitu saja dengan sangat erat, Nasya yang melihat suaminya di peluk Nanda langsung mengepalkan tangan nya


"Dasar ular keket berani² nya meluk suami gue" batin Nasya yang menggebu


"Eh apa²an lepasin gue, hargain disini ada cewek gue woy" Reyno pun dengan geram langsung mendorong dengan keras dan membuat nya terlepas dari pelukan Reyno


"Yuk sayang kita duduk aja bentar lagi guru mata pelajaran masuk" ucap Reyno sambil mengandeng tangan Nasya


...****************...


Tak terasa bel istirahat pun mulai berdering kini Reyno cs pun pergi ke kantin untuk makan siang dan tak sungkan juga Reyno mengandeng tangan sang istrinya


"Hey pasangan bucin kalian ga liat apa kita disini?" ketus Luna pada mereka


"Eh hehe,sorry guys" ucap Nasya


" yang aku bareng temen-temen dulu ya nanti kan di rumah bisa" bisik Nasya pada Reyno, Reyno hanya menganggukan kepalanya tanda setuju


"Sya pulang sekolah kita jadiin yuk jalan-jalan ke mall" ajak Sila pada Nasya


"Mmmm boleh deh, tapi izin dulu ya?" balas Nasya terhenti karna dia akan menyebutkan Reyno suami pada temn nya


"Ya udah kalo lo mau izin yokap bokap lo izin aja dulu Sya kita anter ke rumah lo" cerocos Luna pada Nasya


"Eh ga usah Lun biar nanti gue telpon aja" timpas Nasya


"Ah kepo aja lo Will, pengen tau urusan cewek aja" jawab Luna pada Willi ketus


"Kita mau ke mall nih emang lo pada mau ikut?" tanya Sila


"Boleh lah ikut dong kita" seru Reyno langsung menjawab karna dia takut Nasya kenapa-kenapa


"Ya udah pulang sekolah ya" ucap Luna kembali


"Yang kurangin pedes kamu!" ucap Reyno memperingati Nasya


"Siap paksu" Balas Nasya ke ceplosan, dan membuat sahabat nya melirik ke arah Nasya


"Apa Sya lo bilang paksu?" Tanya Luna yang heran


"Bentar kok paksu" ucap Sila juga heran


"Eh maksud gue paksu bukan yg kalian kira, paksu itu..." ucapan Nasya terpotong dan langsung menimpal


"Ah emang ga boleh gitu bilang paksu kan nanti nya juga gue sama Nasya mau nikah, jadi belajar dari sekarang" ucap Reyno menjelasakan


"Bener juga sih, eh Lun lo mau panggil gue paksu atau suamiku" tiba-tiba Willi pun menanyakan


"Iiih apan sih loh na****" Plaaak satu tamparan mendarat di pipi Willi jelas membuat sahabat tertawa lepas


"Hahahaha mampus kau Wil" ledek sahabat nya

__ADS_1


"Jiir gue becanda aja ya ampun tega banget sih lo, nampar wajar tampan gue" ucap Reyno kembali


"Ah ga selara makan gue ke kelas yuk guys" ucap Luna menarik tangan Nasya dan Sila


"Hay baby makanan nya abisin ya?" ucap Willi yang terus saja mengejek Luna


"Makan aja tuh sama piring nya!"Luna puna langsung pergi begitu saja dengan menghentak kaki nya


"Will lo suka sama Luna?" tanya Reyno pada sahabatnya


"Ah gue cuman becanda seneng aja becandain tuh anak"


"Haha lama-lama suka tuh lo Will" Ridho pun menimpal


Semenatara itu di kelas Nasya cs pun menanyakan hal yang sama pada Luna


"Lun kaya Willi suka tuh sama lo" ucap Nasyaa pada Luna


"Iya tuh Lun bener" timpal Sila juga


"Ah tau ah gamau gue sama tuh orang iiiih" balas Luna brigidig


Tak lama Reyno cs pun masuk ke kelas dan akan belajar kembali pelajaran terakhir


...****************...


Saat pulang sekolah Nasya cs pun langsung bergegas merapikan buku dll, lalu menuju ke parkiran bersama-sama


dan Reyno ingat bahwa di dalam mobil nya ada jas nya yang dia pakai saat pernikahan nya dengan Nasya


"Eh Rey kita ikut di mobil lo mobil gue lagi di bengkel" ucap Luna pada Reyno


"Euh boleh ko, Sil lo mau ikut bareng kita juga?" ucap Reyno pada Luna dan Nasya


"Boleh lah" balas Sila


"Gengs gue juga ikut di mobil kalian dong, masih muatlah ber 4 kan badan kita kecil-kecil" Ucap Willi


"Serah lo Will udah buru masuk, eh bentar" ucap Reyno kembali namun mereka pun tak bisa di cegah langsung masuk begitu saja


"Ah sialan jas bekas pernikahan gue sama Nasya masih dalam mobil mampus gue alesan apa lagi ke mereka"batin Reyno sambil membuka pintu mobil nya dan jelas semua teman nya langsung menanyakan jas siapa


"Waw jas siapa ini ko. warna putih?" ucap Willi sambil memegang jas itu, sontak Nasya dan Reyno pun kaget langsung melirik jas yang tergantung di kursi kemudi


"Ah itu bokap gue mungkin dia lupa waktu acara miting kemarin bareng klaen nya" ucap Nasya langsung menimpal


"Oh dikira gue jas pengantin" ucap Willi kembali, deg Nasya dan Reyno pun tersentak kembali


"Ah Will lo terlalu haru itu jas pengantin, udah ngebet nikah ya lo" ucap Ridho pada Willi


"Idih gila kali lo, gue masih sekolah" ucap Willi kembi Reyno pun melirik tajam ke arah sahabatnya


"Ehem jadi ga nih ke mall?" tanya Reyno ketus


"Jadia dong pak bos" ucap mera beberangan

__ADS_1


Reyno pun langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang dan dalam perjalan Reyno terdia dan di dalam mobil pun hening tidak ada suara sedikit pun. Tak lama dari itu juga mereka sampai di mall dan berjalan-jalan di dalam nya.


__ADS_2