
Setelah selesai merayakan ulang tahun Reyno yang sangat mewah itu meraka semua izin pamit untuk, tapi tidak untuk Nasya karna di larang untung pulang
"Eh Rey gue pulang duluan ya"
"loh kenapa nanti aja,pulang nya gue anterin sekalian ada yang mau gue omongin sama lo"
"omongin sama gue, tentang apa?"
"tentang kita, lo pokonya jangan dulu pulang ya Sya"
"okelah"
"eh guys gue duluan ya masih banyak urusan nih" ucap Wili pada teman teman nya"
"oke Wil"
"apasih sebenernya yang bakal di omongin sama Reyno sampe dia gini" batin Nasya
"eh Sya lo kenapa bengong?"
"gako Rey"
"Sya ikut gue yuk!"
"kemana?"
"ke taman deket rumah gue, disini masih banyak sodara sodara gue"
"iya Rey" Nasya pun mengikuti saja kemauan Reyno dan mengikuti nya dari belakang
"nah Sya lo duduk sini dulu ya!"
"lo mau kemana Rey?"
"gue ga lama ko cuman kesitu sebentar"
"kesitu?"
"iya lo tunggu ya?"
"mmm oke"
"sumpah gue sampe saat ini masih bingung maksudnya Reyno apasih udah gue jangan dulu pulang ini di suruh nungguin dia, padahal kalo mau ngmong, ngomong ajaa" batin Nasya, tiba tiba Reyno kembali dan membawa sesuatu di tangan nya"
"Sya gue mau ngomong serius sama lo"
"apa ngomong aja"
"di hari yang bagi gue itu special makin special karna adanya lo Sya."
"ini lo bilang serius, buang buang waktu gue aja"
"Sya gue cinta sama lo, gue sayang sama lo" ucap Reyno sambil menahan tangan Nasya karna dia beranjak akan pergi jelas itu membuat Nasya terdiam sejenak
"ini serius kan? gue ga mimpikan demi apa Reyno nembak gue"batin Nasya dan dia langsung tersenyum lalu berbalik arah"
"Rey lo serius lo ga main main kan ini?"
"Sya buat apa main main soal kaya gini, gue serius emang cinta sayang sama lo"
"terus"
"ga pake terus Sya gue bukan tukang parkir, lo maukan jadi cewe gue untuk menjadi yang terakhir"
"hehe sorry, mmmm Rey boleh ga kasih gue waktu buat mikirin dulu ini semua ga lama ko cuman 20 menit"
__ADS_1
"boleh ko Sya" Reyno sambil tersenyum manis pada Nasya
"ini Reyno beneran serius, gue takut kalo dia cuman perlampiasin doang karna soal Sila, nantinya kalo gue sayang atau cinta terlalu dalam dia malah hianatin gue. Apa emang ini jalan terbaik buat gue, supaya hati gue juga tenang dan gak lagi diam diam suka sama dia, oke ini saat nya gue jawab?" batin Nasya antara masih ragu dan ingin memiliki Reyno
"Rey" panggil Nasya pada Reyno sedari tadi Reyno sibuk dengan hp nya
"gue mau jawab omongan lo yang tadi"
"iya Sya apa jawaban lo" it membuat Reyno langsung membalikan posisi duduk nya menjadi menatap Nasya
"gue mau jadi pacar lo"
"serius lo"
"serius emang lo fikir gue ga serius"
"iya iya sayang eh eh" Reyno pun tertawa
"gue pengen pulang cape"
"ko masih gue sih"
"ehehe iya maaf"
"yudah ayo pulang aku ambil mobil dulu ya?"
"oke"
"sumpah gue masih ga nyangka banget ini serius kan gue uda pacaran sama Reyno, sumpah seneng banget" batin Nasya terus menerus tidak percaya akan semua ini
"udah siap"
"udah eh aku belum pamit ke orang tua kamu"
"udah ga papa tadi aku udah ngomong sama mereka ko"
"iya lah bener"
"mmmm yudah yuk"
"sayaaang" panggil Reyno pada Nasya
"iya apa"
"ngga cuman manggil aja ahaha"
"iiih Reyno"
"aduh aduh geli tau haha"
Mereka berdua pun tertawa bersama, mungkin ini yang sangat Reyno inginkan bahagia bersama tanpa ada kata uang dalam hubungan Reyno sangat berharap jika hubungan ini sampe ke pernikahan dan dia berharap tak ada lagi orang yang menganggu hubungan mereka, semua hanya harapan Reyno saja.
"Sya makasih ya buta hari ini"
"iya Rey aku masuk dulu ya"
"bye sayang sampe ketemu besok latihan band ya"
"oke siap sayang"
"bye hati hati ya"
"oke" Reyno pun langsung menjalankan mobil nya lagi dan terus menerus senyum senyum sendiri begitupun dengan Nasya
"eh udah pulang anak bunda"
__ADS_1
"iya bund, bund Nasya masuk kamar dulu ya"
"iya sayang"
"gue kasih tau Luna jangan ya, mm tapi jangan dulu deh besok aja gue kasih tau" tiba tiba saat Nasya akan mengecek hp nya ada notivikasi tapi saat dia lihat itu sepertinya group siapa buat group pakai nama Reyno dan Nasya
"loh ini siapa yang buat group nama gue sama Reyno ah gue cek aja deh"
"what Reyno, duuuh ini anak ya bucin banget" batin Nasya
via group watashapp
"*cie cie group nih ko namanya ReySya ahiw" Wili
"waw kaya nya ada bau bau baru jadian nih" Luna
"hey guys ini group nama band kita ya"Reyno
"kenapa harus nama kalian berdua kan bisa di gabungin nama kita ber lima"Ridho
"nih nama kalian berlima, Resyawilnadho keren ga ide gue? ada yang setuju?"Nasya
"gue setuju" Wili
"setuju syekali" Ridho
"gue sangat setuju" Luna
"eh pak bos Reyno gimana ko gada respon"
"iya gue setuju" Reyno
"mmmmmm"Nasya
"kenapa kamu by" Reyno sambil menandai tulisan dari Nasya
"waw by" serempak dari 3 teman nya
"Reynooo apasih" Nasya
"iya guys by, sekarang Nasya resmi jadi cewe gue"
"yeeey asik besok pj nya ya jangan lupa uhuy pj"
"pj"
"pj"
"udahlah guys gausah spam juga gue cape nih mau tidur" Nasya, dan Reyno pun langsung menelpon Nasya*
via telpon watshapp
"*Sya.. sayang"
"apa Rey"
"kamu mau tidur?"
"iya aku ngantuk banget aku tidur dulu ya sayang"
"yaudah selamat tidur ya by" tanpa ada jawaban Nasya pun memajamkan mata nya dan Reyno langsung mematikan telpon nya*
Via telpon terputus
Saat ini hubungan mereka sudah resmi tanpa ada ke pura puraan, dan sekarang Nasya bingung apa Reyno benar benar serius dengan semua ini atau hanya perlampiasan saja dan bahkan hanya ingin tidak di cap jomblo, Nasya berfikir jika memang Reyno serius akan menceritak ini kepada kedua orang tuanya karna yakin orang tua nya pasti menyetujuinya, begitu juga dengan Reyno berfikir seperti itu.
__ADS_1
"hmmm kali ini gue gakan ge gabah dulu buat ngenalin Nasya, tapi suati hari nanti gue bakalan ngenalin Nasya karna gue yakin mereka seuju tapi gue untuk kali ini belum bisa jujur sama mereka karna yang mereka gue mash sama si Sila, ma, pa maafin Reyno belum bisa jujur sama pacar baru Reyno, tapi Reyno janji Reyno bakalan ngomong semua ini sama kalian saat waktu yang tepat." batin Reyno