Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku

Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku
PERSIAPAN PERNIKAHAN


__ADS_3

Setelah perbincangan bersma kedua orang tuanya Reyno dan Nasya mempersiapkan semuanya di villa milik keluarga Reyno di kota S yang bersifat pribadi, karna sesuai permintaan Reyno dan Nasya tak ingin ada 1 orang pun yang tau terkecuali keluarga nya, sepulang sekolah ini Reyno dan Nasya berbegas menuju ke kota S.


"Eh Reysya blm dateng ya? Tumben deh" ucap Sila, Reysya adalah panggilan tmn nya untuk Reyno dan Nasya


"Ah mungkin mereka masih di jalan jadi belum sampe" balas Luna pada Sila


"Lah itu mereka" tunjuk Ridho pada Reyno dan Nasya


"Eh iya tuh mereka wah panjang umur ya" ucap Willi


"Hai guys" ucap Reysya, melambaikan tangan pada sahabat nya


"Eh lo berdua kemana aja sih ko lama dateng nya" ucap Willi


"Eh tadi...." ucap Nasya bingung, Reyno menyadari Nasya yang bingung menjawabpun langsung menimpal


"Eh tadi Nasya lama dandan nya jdi lama, maklum cewek" ucap Reyno


"Cewek ga aneh iya ga sih guys" ucap Luna kpada sahabatnya


"yoi" di bales semua nya


...******...


Saat mereka semua sedang berbica guru mata pelajaran masuk, dan mereka pun memulai belajar dengan sangat serius. Hari ini adalah hari jumat besok mereka libur dan sahabat Reysya pun memilih untuk liburan agar tidak jadi kudet katanya, namun Reyno dan Nasya menolak nya karna akan ada persiapan untuk acara perinikahan mereka


Saat jam istrihat


"Guys besok kita jalan-jalan yuk, kapan lagi coba" ucap Luna


"Mmmm setuju banget" di saut oleh semua nya terkecuali Reysya


"Rey,Sya ko lo berdua ga nyaut" Reyno dan Nasya pun langsung terdiam beberapa saat


"Eehhe sorry guys gue sama Nasya gabisa, soalnya ortu gue sama Nasya mau ada pertemuan sama klaien nya di kota, nah kita berdua di suruh ikut" jelas Reyno pada sahabat nya


"Bener banget kata Reyno" ucap Nasya kembali


"Yaaah okelah kalo ga ada kalian ga seru doang, gimana kalo tanggal 5 kan tanggal merah" ucap Willi dan membuat Reysya terkejut kembali


"Mati gue, itukan hari pernikahan gue sama Reyno" batin Nasya sambil memutar² sedotan yang dia pegang


"Gila itu hari pernikahan gue sama Nasya kan" batin Reyno pun mengatakan yang sama


"Kita setuju yakan, gatau kalo nih dua sejoli bisa apa ngga" ucap Ridho tiba-tiba

__ADS_1


"Guuu..guuu.. gue gabisa kayanya" ucap Reyno gugup


"Rey lo kenapa ko gugup, ada apa sama lo" tanya Willi


"Eh ngga cuman gue lagi-lagi harus nyusul orang tua gue juga soalnya sampai tanggal 5" alasan Reyno kembali pada sahabat nya


"Kalo lo Sya" ucap Sila


"Gue dari hari senin juga udah harus ikut sama ortu kesana" ucap Nasya alasan


"Yah ga asik aah" ucap Luna


"Eh gue janji ko setelah ini gue bakalan jalan bareng kalian lagi kaya dulu" ucap Nasya kembali


"Janji ya Sya" ucap Luna kembali


"Ya gue janji ko" ucap Nasya, dan telpon Reyno pun berdering Reyno langsung mengangkat nya


"Hallo pah"


"Rey kamu bisakan di percepat kesini setelah pulang sekolah"


"Pulang sekolah hari ini?"


"Iya hari ini, sekalian bawa Nasya juga karna hari selasa kan udah tanggal 5"


"Ya udah papah mau lanjut dulu kerjaan"


Telpon terputus


Setelah Reyno mengangkat telpon nya dari Papah nya, Reyno langsung memberi pesan pada Nasya bahwa diri nya dan Nasya harus berangkt hari ini juga namun hari senin Reyno kembali ke sekolah agar semua orang tidak curiga karena tanggal 5 itu adalah tanggal merah. Bel pulang sekolah pun sudah tiba kini saat mereka pulang


KRIIIIING KRIIIING KRIIING


"Guys gue duluan ya sama Nasya" ucap Reyno


"Oke hati-hati Reysya" ucap ke 4 sahabat nya


"Lun lo kenapa sih ko ngeliatin mereka kaya gitu" ucap Willi


"Lo semua sadar gasih, ko ini aneh banget gabiasanya ada klaein barengan gni loh orang tua mereka" ucap Luna curiga


"Yaelah Lun-lun kan kemungkinan yang di maksud Reyno klaein itu orang tua Nasya jadi ya mereka binis bareng disana" ucap Sila pada Luna


"Nah Sil kan orang tua lo, kerja di butik Reyno coba lo tanya nyokap lo deh bener apa ngga" ucap Willi sekaligus memperintah kan Sila agar bertanya pada ibu nya

__ADS_1


"Ohiya gue gue lupa haha" balas Sila dengan nada tertawa


Sedangkan di tempat lain Reyno memberi pesan terhadap semua karyawan nya di butik untuk merahasiakan ini


"Lala tolong beritahukan kepada karyawan lain nya, untuk tidak memberitahukan alasan saya pergi ke kota S anda cukup bilang saya dan Nasya di ajak orang tua untuk mengembang bisnis kedua orang tua kami" begitulah isi pesan dari Reyno untuk stap maneger nya


"Baik tuan saya akan memberi tahukan ini pada karyawan lain" balas dari Lala


...****************...


"Guys kata nyokap gue Reyno sama Nasya emang sengaja dateng kesana buat mengembangkan bisnis orang tua mereka, karna kan orang tua Nasya sekarang udah naik jabatan jadi maneger di kantonya jadi harus semua hadir" ucap Sila menjalaskan namun semua sahabat nya hanya memgangguk saja


Flasback


"Hallo mama" ucap Sila di telpon


"Iya kena sayang" balas mama sila


"Sila mau tanya boleh?"


"Pasti Sila mau tanya soal Reyno sama Nasya nih" batin ibu nya Sila


"Mama,mama masih disana kan?" panggil Sila kembali


"Iya masih sayang, kamu mau tanya apa tadi mama lagi perhatiin pelanggan"


"Jadi gini mah, Reyno sama Nasya kan kata nya pergi ke kota S karna ada klaein dari orang tua nya itu bener mah"


"Itu bener nak, Nasya dan Reyno sengaja di ajak kesana karna sekarang papa nya Nasya adalah maneger di kantornya"


"Oke ma"


Fkasback off


Selama di perjalan menuju kota S Nasya begitu sangat gelisah dan meselalu melihat ke arah jendela mobil Reyno, Reyno yang melihat Nasya begitu gelisah langsung menanyakan nya apa kegelisahan nya


"Sayang kamu kenapa ko gelisah gitu" ucap Reyno sambil memegang pundak Nasya dan jelas membuat Nasya tersentak


"Eh kamu bikin kaget aja sih by"


"Iya kamu kenapa sih" ucap Reyno kembali Reyno pun pokus menyetir kembali tapi masih sambil berbicara pada Nasya


"Mama nya Sila kan kerja di butik mama kamu Rey berati dia tau soal ini dong" balas Nasya dan Reyno pun mengerti kegelisahan Nasya


"Kamu ga usah khawatir sayang, coba sekarang kamu liat hp aku dan liat pesan terakhirku ke siapa" ucap Reyno sambil memberikan hp nya, Nasya pun lega saat melihat siapa yang Reyno chat terkahir dan akhir Nasya pun tertidur pulas Reyno menyadari lagi bahwa Nasya sudah tertidur

__ADS_1


"Ya ampun Sya kamu bener-bener ya, kebiasaan pasti tidur dalem mobil" ucap Reyno yang sesekali melirik kepada Nasya karna dia sedang menyetir jadi tidak memandang Nasya lebih lama


__ADS_2