Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku

Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku
DI SEKOLAH


__ADS_3

Pagi itu Reyno berangkt sendiri karna Nasya sedang mempersiapkan untuk pernikahan nya bersama Reyno, tapi saat Reyno melangkah menuju kelas nya ada seseorang yang tiba-tiba memeluk nya dari belakang sontak membuatnya kaget


"Eh siapa lo" sambil melepaskan pelukan itu di pinggang nya


"Reyno sayang jangan lepasin pelukan nya dong" sahut seorang perempuan Reyno tersadar suara yang dia kenal,dia pun langsung melepaskan dengan kasar


"Lo ga usah berani-berani nya lepasin" taaaaak tangan itu menghempaskan tangan nya keras


"Sakit Rey ko kamu tega" sahut kembali Nanda yang berlaga so manja


"Bodo amat" tanpa menunggu jawaban dari Nanda Reyno pergi ke kelasnya dengan perasaan yang begitu campur aduk Reyno pun menukuk mukanya


"Rey woy kenapa tuh muka di tekuk gitu?"sahut seseorang kepada dirinya


"Hah ga ko gue cuman sebel aja, tapi di sisi lain gue biasanya sekolah bareng Nasya eh sekarang sendiri" balas Reyno kepada seseorang yang beratny tadi


"yaleah baru aja 1 hari Rey" sahut kembali seseorang dan tiba-tiba terdengarlah suara perempuan di arah pintu yang mengagetkan Reyno dan teman nya


"Ah lebay lo Rey baru aja segini" sahut Wili pada Reyno


"Iya gimana di tinggal Nasya lama, sekarang pacaran aja udah uring-uringan jauh dari Nasya apa lagi nanti kalo nikah" cetus Ridho pada Reyno dan sekita ucapan Ridho tadi membuat Reyno seperti di sambar karna menyebutkan pernikahan


"Rey lo baik-baik aja kan?" sahaut Wili kembali, yang melihat Reyno tiba-tiba terdiam seketika saat Ridho mengucap kata menikah


"Ah ya gue baik-baik aja" Reyno menjawab dengan sigap dan Reyno mengalihkan pembicaraan dari kedua sahabat


......................


Di tempat lain Nasya pun sudah selesai membantu keduang orang tuanya dan calon mertua nya, Nasya bebegegas pergi ke kolam Renang untuk menghirup udara segar dan tak lama dari itu Nasya di hampiri oleh Maya calon ibu mertua nya


"Sya ngapain sendirian disini?" tanya Maya pada Nasya yang sedang menduduk ke arah kolam


"Eh tante, ga apa-apa ko aku lagi kangen sekolah" sahut Nasya yang langsung melihat ke arah Maya


"Iiih jangan panggil tante dong kan besok kamu udah mulai jadi menantu mama"


"Jadi panggil mamq ya sayang" cetus kembali Maya pada Nasya dan di balas oleh anggukan Nasya dengan senyuman manisnya

__ADS_1


"Ohya kan hari selesa kamu udah bisa masuk, sekolah lagi mmm tapi" sahut Maya ucapan nya terpotong dan melihat ke arah lain


"Tapi apa ma, mama kenapa?" tanya Nasya dengan penuh ke khawatiran dengan calon mertua nya


"gak ko, mama cuman tiba-tiba kefikiran Reyno aja" balas Maya sambil memandang air di kolam renang


degggg...


"Bener yang di bilang mama ko gue kefikiran Reyno, apa gue kangen sama dia ah tapi ini beda" batin Nasya dalam hati Nasya pun berusaha untu tenang dan mencoba menelpon namun tidak ada jawaban dari Reyno


Di sekolah


"Woy lo ber 3" panggil seseorang kepada Reyno ca dan dengan sigap mereka melihat ke arah sumber suara


"Diiih apaa sih kalian ngagetin aja" sahut Reyno yang sedari tadi melamun


"Ketus amat sih Rey jawab nya lo kenapa, apa jangan-jangan lo lagi pms" cetus seorang perempuan pada Reyno


"Ya kalo gue pms gue bukan laki-laki dong" sahut Reyno kembali dengan tatapan tajam


"Eh alah Lun lo ini kaya gatau aja,liat dong di samping dia" cetus Ridho pada Luna


"Luna ogeb dasar lo, di samping Reyno ga ada siapa dan apa lo ga kangen sama sahabat lo kalo gue sih kanget" ucap Sila yang memukul pelan Luna, tanpa di sadari 2 pasang mata yang yang sedang memperhatikan mereka


"Aaaaah Nasya gue kangen" ucap Luna sambil mengacak-ngacak rambut nya


"Guys gue ke kelas dulu, gue lupa ga bawa hp" tiba-tiba Reyno memilih duluan ke kelas dan setelah itu Reyno berjalan menuju kelas saat tiba di kelas Reyno mendapati beberapa telpon dari Nasya


"Nasya?" ucap Reyno yang langsung meletot melihat beberapa panggilan tak terjawab dari Nasya


"Gue telpon balik aja deh"


sambungan telepon


"Hallo sayaaang ada apa telpon sampe berkali-kali?"


"Ga ko cuman tadi ke inget kamu aja"

__ADS_1


"cie kangen ya, padahal baru di tinggal satu hari loh"


"Ah kamu tuh"


"Mmmm mukanya pasti merah tuh haha" canda Reyno


"Engga iih, eh yang aku mau makan siang dulu ya udah di panggil bunda"


"Oke makan yang banyak calon istriku"


telpon terputus


Dan membuat muka Nasyapun menjadi memerah, di sisilain saat Reyno telah selesai bersma Nasya tiba-tiba Nanda masuk dan duduk sebelah Reyno sambil merangkul tangan Reyno, Reyno tersdar akan hal itu dia langsung melepaskan nya


"Si*lan lo berani-berani nya rangkul gue, Nanda apa mau lo" ketus Reyno pada Nanda yang membuat se isi kelas kaget mendengar teriakan Reyno


"Iiiih aku ini kan pengen manja-manja sama kamu aku kangen udah lama lo kita ga ketemu" sahur Nands pada Reyno


"Sadar diri dah lo jangan kaya gini, gue udah punya cewek" ucap Reyno kembali pada Nanda dan masih mengontrol emosi nya


"Rey sayaaang" ucap kembali Nanda pada Reyno


"Pergi dari sini lo" bentak Reyno yang membuat se isi kelas melihat arah nya


"Ya udah aku pergi" sahut Nanda berlalu pergi meninggalkan Reyno


"Awas lo cewek rese, liat aja lo ga akan lolos kali ini dari gue" ucap Nanda dalam hati, cewek yang di tuju adalah Nasya.


"Aaaaaaah si*lan tuh cewek" ucap Reyno sambil mengacak rambut nya


"Rey" ucap seseorang


"Apa?" sahut Reyno pada seseorang itu dan kenal suara itu, itu suara Wili dan Ridho


"Lo hari ini mau ikut kita-kita ga jalan-jalan" ucap Wili pada Reyno


"Gue gabisa guys, gue harus nyusul orang tua gue ke sana jadi sorry ya"

__ADS_1


"Oke ga masalah Rey" sahut Ridho


Bel pulang berbunyi, setelah itu Reyno langsung menggas mobil nya untuk ke vila milik keluarganya dan sekaligus menemui sang belahan jiwa


__ADS_2