
Sesampai di mall mereka be 6 pun segera masuk ke dlm mall dan memikirkan mau kemana setelah ada di mall yang terbilang mewah di kotanya, dan terlintas Luna memberi ide kepada 4 sahabat nya.
"Guys gue ada ide, gimana kalo kita nonton film horor" ucap Luna memecahkan suasa ke 4 sahabatnya
"Eh boleh juga ide lo Lun setuju lah gue" sahut Willi tiba² dan membuat Luna pun memgangkat alis nya tanpa fikir panjang Reyno dan Nasya pergi menuju pembelian tiket untuk menoton film.horor
"Weh si Reyo sama Nasya mau kemana tuh" sahut Ridho sambil menunjuk ke arah pasutri baru itu
"Waduuh tuh anak berdua" ketus Willi
"Ngapain masih pada diem di situ, ini tiket kalian buruan mau pada nonton ga?" ucap Reyno yang memanggil sahanat untuk menghampiri nya karna tiket nya sudah siap
"Yakin ini nonton film horor" ucap Willi yang sedikit ragu karna emang dia sedikit penakut
"Iyalah, kenapa takut lo" ketus Luna pada Willi
"Diih ga takut ko, gue cuman mastiin aja" balas Willi membela diri
"Halal bilang aja takut lo Wil"ucap Ridho tiba-tiba meyakini
......................
Film pun di mulai Reyno cs langsung bergegas masuk ke dalam bioskop dan menempati tempat yang sudah di sediakan, Luna tidak menyadari bahwa yang di samping adalah Willi ke 4 sahabat nya hanya bisa menahan tawa
"Aaaaaaaaaa" teriakan semua para penontona dan Luna tidak sadar sembunyi di bahu Willi yang juga sedang merasa takut namun Willi fikir ini kesempatan dia juga membalas rangkulan Luna
"Eh Will apa-apaan lo kesempatan dalam kesempitan ya sejak kapan lo disini" ketu Luna langsung mendorong Willi
"Dih gue juga reflek kali, ga usah kepedean deh lo ya gue dari awal film aja disini" ujar Willi dengan sedikit geli
"Woy jangan pada debat kenapa sih, fokus sama film nya malah debat" Ucap Reyno yang aga sedeikit sensi dengan keberisikan Willi dan Luna
"Biarin ga usah gitu, nanti aja mereka tau sendiri wkwkwk" ujar Nasya yang sedari tadi tak lepas merangkul tangan suami nya
Mereka semua pun menonton kembali film nya hingga selesai setelah itu Ridho tiba mengajak unutk pergi ke rumah Reyno terlebih dulu karna sudah lama tidak bermain-main di rumah Reyno namun Reyno dan Nasya pun tercengang
__ADS_1
"Eh Rey, abis dari sini main lo dong dah lama nih ga pernah lagi maen ke rumah lo" ucap Ridho tiba-tiba membuat Reyno membatu
"Woy Rey boleh ga kita-kita ni ke rumah lo" teriak Willi yang manyadarkan Reyno
"Euh sebaik nya jangan dulu deh soalnya lagi banyak sodara di rumah gue" balas Reyno alasan supaya mereka tidak bisa ke rumah nya
"Yaelah kan ada rumah lo sendiri kita disana aja lah" ucap Ridho kembali
"Yaelah justru di rumah gue sendiri yang ga boleh, gimana nanti kalo mereka liat foto pernikahan gue sama Nasya di kamar gue, bisa-bisa heboh" batin Reyno yang sangat khawatir
"Woy Reyno kenapa sih lo ngelamun aja terus kerjaan nya" teriak Willi kembali
"Udah dua kali ya lo teriakin gue Wil, awas lo ya" ketus Reyno pada Willi
"Gimana jadi ga nih" tiba-tiba Sila pun ikut nimbrung
"Oke boleh tapi jangan ada yang masuk ke kamar utama soalnya lagi ada perbaikan toilet nya jadi kalo mau pake toilet kalian di lantai satu aja" Balas Reyno dengan nada yang ditekan dan memperingati 3 sahabat nya
"Siap pak bos" ucap mereka semua
Mobil pun melaju ke arah rumah Reyno dan Nasya di perjalanan sudah ada satpam yang.membukan pintu gerbang untuk tuan nya dan menundukan kepala nya
"Eh bentar Rey rumah ini kan dulu bukan nya ga ada satpam ya ko sekarang ada sih" ucap Willi pada Reyno
"Ya soalnya dulu pernh ada yang mau nerobos masuk jadi pakai satpam" jawab Reyno dingin
"Ya udah lah ga usah banyak ngomong yuk masuk aja guys anggap aja rumah sendiri ahahaha" ucap Nasya kepada sahabat dan membuat Reyno membulatkan mata nya tanda takut teman nya curiga
"Sya,Sya mentang-mentang lo udah jadi tunangan nya Reyno jadi gini tingkah lo haha" ketus Luna yang tak ada curiga sedikit pun terhadap Nasya saat ini
"Iya sebentar Nasya jadi Ny. Reyno wkwkwk" ucap Sila juga dengan ketawa yang terpingkal-pingkal
......................
Sesampai di dalam sudah apa 4 Art yang menyapa kedatangan Tuan dan nyonya mereka yang baru saja datang tapii Reyno memberikan kode supaya cepat pergi ke tempat masing dan mereka menganggukan kepala nya
__ADS_1
"Keluarga sultan mah pulang sekolah di sambut hangat" ucap Ridho yang sedikit meledek pada Reyno
"Iya ga kayo lo Will pulang ke rumah disambit nyokap lo hajahah" ucap Reyno yang menjadi gelak tawa semua sahabat nya
"Jiiiir Rey lo tuh jangan bikin gue malu depan kesayangan gue dong" balas Willi yang mengarahkan mata nya pada Luna
"Siapa kesayangan Lo" tanya Sila penasaran
"Tuh sebelah Nasya" Willi pun menunjuk tepat ke arah Luna dan membuat bertecak jijik
"Diih n***s cuih" balas Luna yang geli terhadap Willi
"Lun lo itu jangan terlau benci sama seseorang lah nanti bisa jadi cinta tau" ucap Nasya mengingatkan kembali
"Nah bener apa kata Nasya Lun lo jangan gitu" ucap Sila juga
"Rey kangen nge band di rumah ini deh, ngeband yuk" ajak Willi pada Reyno
"Boleh juga tuh ya udah ayo ke lantai 3" balas Reyno kembali mengajak 2 sahabat nya
" Eh sebentar bukan nya ruangan band di lantai 2 kenapa jadi lantai 3" ucap Ridho bingung dengan perubahan di rumah Reyno
"Ya sengaja gue pindahin soalnya di lantai 3 ada ruangan yang ga ke pake ya udah gue khususin buat alat-alat band" jelas Reyno pada sahabat nya
"Euh naik lif kan" tanya Willi
"Yailah bambang naik lif mau lo naik tangga hah gempor tuh kaki" ucap Reyno pada Willi dan memukul pelan kepalanya
Ke 3 laki-laki naik ke lantai 3 sedangkan perempuan masih tetap stay di lantai satu menonton drama korea favorit mereka bertiga, tiba-tiba salah Art datang menghampiri Nasya dan 2 teman nya
"Permisi nyonya ini cemilan dan minuman nya" ucap Art dengan penuh kelembutan
"Iya simpan saja di situ,terimakasih ya" ucap Nasya memberikan senyuman nya dan Art itu pun pergi meninggalkan mereka semua
"Sya lo kayanya di keluarga Reyno udah di anggap banget sampe-sampe Art aja tunduk sama lo" ucap Sila pada Nasya
__ADS_1
"Ah itu iya emang gitulah" balas Nasya sepotong
Mereka pun melanjutkan kembali kegiatan masing tanpa ad kecurigaan di hati mereka atas pernikahan rahasia Nasya dan Reyno mereka semua hanya menggap ini hal wajar karn Nasya memang sudah bertungan dengan Reyno tapi hasilnya mereka berdua sudah menikah.