Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku

Orang Yang Ku Suka Itu Suamiku
KONFLIK BARU


__ADS_3

Setelah kejadian Nasya melihat Reyno berbicara dengan cewek yang di sebut-sebut Nan itu, telah memunculkan konflik baru antara dua sejoli yang baru saja bertunangan itu, saat di kantin Reyno menghampiri Nasya tapi ada jawab sama sekali dari Nasya


"Aku disini sayang" ucap Reyno pada Nasya sambil duduk di hadapan Nasya


"Rey cewek tadi Nanda kan?" tanya Willi pada Reyno, ya ternyata cewek itu bernama Nanda


"Iya Nanda kenapa emang?" balas Reyno santai dia tidak tau kalo Nasya terbakar api cemburu


"Anak-anak ini pesanan kalian" tiba-tiba ibu kantin datang dan memberikan pesanan Nasya dkk


"Ohiya makasih bu" jawab Nasya singkat


"Bu pesan mie ayam bakso 1 porsi lagi ya" ucap Reyno pada ibu kantin


"Baik nak Reyno" balas ibu kantin


Nasya pun menuangankan sambal dan saus nya sebanyak mungkin pada mie ayam nya, tanpa ada kata sedikit pun dari mulut nya, Reyno yang melihat itu langsung menegur Nasya


"Sayaang apa-apaan kamu, nuangain saos sama sambel sebanyak itu" ucap Reyno yang mengambil botol saos dan menyingkirkan tempat sambel


"Apaan sih ga usah ngatur deh, suka-suka dong" balas Nasya dengan Nada marah


"Eh kamu ko jadi gini sih, salah ku apa yang" ucap Reyno kembali


"Salahmu apa Rey, kamu ga sadar apa hah" umpat Nasya pada Reyno dan tanpa basa-basi Nasya langsung memakan mie ayam yang penuh dengan sambal dan saus


"Yang cukup jangan di makan nanti kamu sakit" ucap Reyno pada Nasya, namun Nasya hiraukan


"Sayaaang aku bilang ga usah di makan!" ucap Reyno kembali penuh kecemasan


"Bisa ga, ga usah ganggu orang makan" balas Nasya marah


"Sya lo ko jadi kaya ginisih ke cowo lo sendiri" ucap Luna

__ADS_1


"Lo ga sadar apa Lun, apa yang tadi sebelum ke kantin gue liat" balas Nasya aga membisik dan Luna hanya menganggukan kepalanya


Tak lama dari itu cewek yg disebut-sebut Nanda datang menghampir Reyno, dengan ucapan yang lembut seperti merayu Reyno


Hai Reyno ko lo ga nungguin gue sih" ucap Nanda sambil memutar mutar rambutnya


"Apa urusan nya sama lo, gue kan mau makan laper ya udah gue ke kantinlah duluan" balas Reyno pada Nanda


"Gue ke kelas duluan" ucap Nasya yang langsung berdiri begitu saja


"Kamu kenapa sih udah duduk disini" ucap Reyno kembali yang menahan tangan Nasya


"Udahlah Rey ga usah nahan-nahan, lagian udah selesai jugakan makan nya, mau bayar dulu" Nasya pun berbicara aga menekan pada Reyno, disinilah Reyno tau sebab nya Nasya seperti ini


"Gue kejar Nasya dulu"ucap Reyno kepada sahabatnya, tanpa fikir panjang Reyno langsung mengejar Nasya


"Aaaaaaa sumpah tuh cewek gatau apa, kalo Reyno itu tunangan gue" ucap Nasya sambil berjalan cepat dan tiba-tiba Reyno memanggil nya


"Sayaaang tunggu aku" teriak Reyno pada Nasya dengan nafas ngosngosan


"Sayang dia itu temenku waktu SMP dia, bukan siapa-siapa aku" jelas Reyno pada sayang


"Ya kamu ngerasanya gitu, tapi asal kamu tau dia itu tatapan beda sama kamu" ucap Nasya kembali


"Beda apa sih sayang" balas Reyno dengan wajah bingung


"Dia itu suka sama kamu, dia berusaha mau rebut kamu dari aku paham" tegas Nasya pada Reyno


"Dengerin aku sayang, seberapapun banyak cewe di luaran sana yang suka sama aku, aku ga peduli Sya karna cinta aku cuman satu" jelas Reyno pada Nasya yang masih marah


"Siapa cewek itu iya" balas Nasya lagi menekankan omongan nya


"bukan tapi NASYA OKTAVIANI AFRIDAL" tegas Reyno pada Nasya

__ADS_1


"Aku ga perlu omongan tapi aku perlu bukti" balas Nasya kembali pada Reyno


"Mau bukti apa lagi sayang, sini aku buktiin" ucap Reyno sambil mendekati Nasya alhasil membuat Nasya mundur dan terhimpit di tembok


"Mau ap kamu, Reyno jangan macem-macem" ucap Nasya ketakutan


"Aku sayang kamu sayang banget sama kamu. Aku janji bakalan jaga kamu sepanjang hidupku Nasya oktaviani Afridal" ucap Reyno langsung memeluk Nasya dengan begitu lembut


Pelukan mereka dilihat oleh sahabatnya, termasuk oleh Nanda dan Nandra berbicara pada Sila siapa perempuan yang bersama Reyno


"Sil siapa cewe yang lagi sama Reyno, kenapa Reyna peluk cewek itu" ucap Nanda pada Sila dan tatap semua sahabat Nasya dan Reyno mengarah ke Nanda


"Dia itu tu..." belemu sempat berbicara Reyno langsung menyadairi ada banyak pasang mata yang sedang melihat kemesraan mereka berdua, sambil menggegam tangan Nasya


"Dia tunangan gue" ucap Reyno pada mereka dan langsung membuat Nanda terdiam sejenak


"Tu...tu... tunangan lo Rey" ucap Nanda pada Reyno


"Ya good" ucap Reyno kembali


"Ada masalh kalo gue tunangan nya dari Reyno hah" ucap Nasya dengan penuh amarah


"Jangan lo so kecakepan deh ya, lo masih jadi tunangan Reyno belum jadi istri Reyno udah songong" balas Nanda pada Nasya


"Udah ga akan ada abisnya Sya, kita ke kelas aja" ajak Sila pada Nasya sambil menari Nasya di susul juga oleh Reyno dan sahabatnya


"Mau dia itu apasih Sil, ko songong banget" tanya Nasya pada Sila


"Dia itu licik, lebih licik dari kelakuan gue dulu dia bisa ngelakuin apapun dan bahkan dia bisa juga celakain siapapun yang bantah dia, terkecuali Reyno" jelas Sila pada Nasya


"What serius lo, ya gue paham karna Reyno cowo yang dia suka jadi ga beranikan kaya gitu" balas Nasya dengan penuh keyakinan


"Yaps benar sekali Sya, tapi lo tenang aja gue bakaln ada buat lo karna gue udah tau taktik dia so lo ga usah takut oke" ucap Sila kembali sambil menepuk pundak dan Nasya hanya menggangguk

__ADS_1


Nanda pun merasa kesal atas sikap Nasya tadi, dia berencana akan melakukan sesuatu dengan sikap yang licik.


__ADS_2