
Pagi itu , Alexa bangun , dia terkejut ketika melihat William memasak.Yah hari ini weekend dan Alexa sedikit bersantai ria.
" Duduk Xa, " ujar William.
Alexa duduk.
" Mas ada sikat gigi yang baru?".
" Sudah mas siapkan di kamar mandi Xa".
Alexa bengong.
" A..aku bersih bersih dulu ya mas".
Alexa pun bergegas masuk ke kamar mandi.
" Peka banget, sikat gigi disediain, handuk baru dan kering juga tertata di kamar mandi, sungguh William rapi banget dalam hati Alexa."
Alexa memandang kemeja William yang di pakainya , kemeja ini sepaha nya, mirip seperti film barat, dimana tokoh wanitanya menginap di apartemen kekasihnya, selepas bercinta, memakai kemeja kekasihnya .Alexa menjentik dahinya sendiri.Daya hayal yang nyasar gak bertepi, sadar, peka, jangan mikir lebih, dalam hati Alexa.
Alexa selesai mandi dan mengambil dalaman dari tas nya.Alexa memang selalu menyediakan pakaian ganti, namun karena hujan kemarin deras, pakaiannya basah, hanya tersisa 2 set pakaian dalam yang selamat dari deras nya hujan.
Alexa duduk di meja makan.
" Sesekali di masakin sarapan boleh juga tuh, " ujar Alexa tertawa.
" Makanlah", ujar William dengan lembut.
Alexa perlahan memakan omelet dan salad buatan William, semua sangat enak di makan.
" Makasih mas, sarapannya enak, "ujar Alexa.
__ADS_1
" Setiap weekend mas aja buatin sarapan kamu Xa".
" Gak usah mas, Alexa becanda kok".
" Apa kamu selalu minta off setiap hari sabtu dan minggu Xa?".
" Ya mas," ujar Alexa.
William menatap wajah Alexa.
" Mas kenapa natap Xa gitu?".
" Kamu cantik, baik, Cloe sangat menyayangimu."
" Ya, Cloe selalu ada , dan beberapa kali bertengkar dari Roberth. Jika Robeth menyakitiku, maka Cloe membuat perhitungan dengannya. Teman sebaik Cloe gak mudah aku temukan mas. Jika Cloe melindungi aku, bodohnya aku, Robeth selalu bawa aku tinggal di tempat lain, Cloe akan mencariku, aku lemah banget, mencoba melawan, berontak, tapi gak bisa. Tenaga nya bekali lipat dari tenagaku."
" Sudahlah ,gak usah di ingat".
" Aku bodoh, bertahan hanya karena dia mengambil kesucianku, berharap dia menghargainya, namun namanya setan, dia gak akan menghargai apapun".
" Tidak selamanya badai, tidak selamanya mendung, di hari yang cerah juga bisa hujan tiba tiba. Semua memberi kita pelajaran berharga,menempa kita untuk lebih kuat menjalani hidup.Tidak semua pria mutlak menginginkan virginnya pendamping hidupnya.Gak semua Xa, apalagi tinggal di luar negeri. Semua peristiwamu juga ditutupi pihak kepolisian dengan rapi, agar kelak kehidupanmu gak di bully, gak di kata katain orang."
Alexa hanya menatap gelas nya. Hanya tersenyum miris.
" Gelas yang pecah takkan kembali", ujar Alexa .
" Tetapi gelas itu masih bernilai, jika dia kuat dan utuh kembali".
" Semangat Xa, masih ada pelangi setelah hujan, " William mengusap kepala Alexa.
" Mas gak akan mengasihanimu, seperti orang lain. Mas menhargaimu, mas percaya ,kamu akan jauh lebih berakar dari semua kisah hidupmu, mas percaya, kamu bukan untuk dikasihani, tetapi untuk di cintai dan disayangi".
__ADS_1
" Baru mas yang mengatakan padaku, aku tidak dikasihani, baru mas mengatakan padaku, bahawa harusnya dicintai dan disayangi".
" Yah, kamu itu berarti Xa. Maaf , mas baru kembali ke kota ini, dan terkejut dengan apa yang kamu alami. "
William memeluk erat Alexa.
" Kamu sangat berarti Xa. Mas menyukaimu, sangat suka, mencintaimu, kamu hanya butuh percaya, percaya pada mas, mas gak akan melukai dan mengecewakan kamu".
" Jangan lepaskan pelukan ini Xa, jadilah pacar mas. Bilamana kamu sudah bisa mempercayai seseorang, mas harap , mas lah orang beruntung itu".
" Golden tiket akan aku beri pada mas, beneran".
" Realy?".
Alexa mengangguk.
" Sabarlah mas, aku butuh memulihkan diri."
" Baiklah Xa, Alexa mengelus wajah William."
" Mas terlalu tampan, aku gak layak buat mas , beneran mas gak merasa rugi?".
" Aku paling beruntung Xa, beneran".
William memeluk Alexa dengan erat.
🍬🍭🍬🍭🍬🍭🍬🍭
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment