
Malam itu, Alexa William , dan beberapa teman Cloe, datang dan bersembunyi , mereka jadi saksi , saat Willy melamar Cloe.
Dengan desain restoran romantis, Willy bersujud bak di drama korea, melamar Cloe, sungguh suasana romantis.Alexa sangat bahagia, mendoakan kebahagiaan teman terbaiknya. Tanpa terasa air mata Alexa meneted haru. Sedangkan William memandangi Alexa , sambil menghapus air mata Alexa sesekali.William tersenyum dan mengelus puncak rambut Alexa.
" Mau mas lamar lebih romantis dari sini Xa"?.
" Ihhhh," ujar Alexa memukul dada bidang William.
" Aku tuh terharu, semoga memang cinta itu ada, semoga Cloe bahagia dengan Willy, saling memahami, saling mencintai, gak ada orang ketiga ,ke empat atau ke lima, "ujar Alexa.
Cloe terlihat bahagia.Dan ketika lampu di nyalakan, Alexa, William dan beberapa teman Cloe memberi Cloe selamat. Pada malam itu juga ,keluarga Willy, melakukan seserahan. Suasana bahagia sangat kental.
" Selamat ya Cloe, semoga kamu bahagia selalu, di naungi dewi keberuntungan. Semoga kamu dilimpahkan kasih sayang, semoga kamu di penuhi cinta, cepat dapat momongan, biar aku jadi Aunty cakep, " ujar Alexa.
" Amin...,amin Xa.Makasih.Aku juga doain kamu jadian sama mas William, kamu jadi iparnya aku," ujar Cloe memeluk Alexa.
" Kamu aneh Cloe. mas mu bisa dapat wanita baik baik loh, yang lebih berkelas, aku ini barang rongsokan, kamu ngaco dehhhh, yang benarnya, doain aku, bertugas dengan misi kemanusiaan, jika mati di medan juang dan di medan tugas, paling tidak ,aku berguna bagi sesama Cloe."
" Stttttt...jangan ngomong soal kematian Xa, kamu itu sahabat aku, kamu hanya lari dari masalah, kamu hanya mengubur diri kamu, dalam penderitaan. Please Xa, kamu jangan terlalu hina menilai diri kamu, kamu itu baik, hanya nasibmu yang mempermainkan hidulmu,tetapi itu tidak selamanya, aku yakin ,kebaikan kamu, ketulusan kamu akan Tuhan liat, kamu akan lebih bahagia lagi, hidup ,berkeluarga, dengan pria yang sungguh sungguh menyayangi dan menerima keadaanmu."
Alexa.hanya tersenyum. Alexa benar susah putus asa, gak pernah bermimpi, sejak Roberth menghancurkanimpi indahnya, semua dunia rasanya hanya kekelaman.
" Makan yuk Xa, " ujar Cloe.
Mereka pun makan dengan santai.Dan Alexa didatangi dokter Abram.
__ADS_1
" Malam Xa, "ujar Abram ramah, sangat beda dengan biasanya di rumah sakit, cool dan bisa di hitung bicara nya per kata.
" Malam dok," ujar Alexa dengan sopan.
" Acara temanmu lamaran ya?".
" Benar dok, " ujar Alexa.
" Leher kamu kenapa Xa?" , ujar Abram terkejut.
" Hanya memar dok, beneran udah saya obati".
" Xa, Roberth sudah di penjara, siapa yang melakukan kekerasan padamu lagi, ujar Dokter Abram .
Alexa sangat malu, dan minder.
" Permisi dok, saya mau ke toilet, "ujar Alexa.
Dengan sikap minder Alexa pun menuju toilet.
" Ya Tuhan, siapa lagi yang tahu masalah hamba dengan Robeth, saya sangat malu, minder, Tuhan..., saya bukan mengehndaki siapapun, saya juga gak mimpi, hanya ketika luka itu di kilas balik, saya kembali hancur. "
Alexa mencuci wajahnya. dan Alexa menangis pilu.Hanya air mata pelipur laranya.Tidak ada bahu siapapun untuk dia bersandar.
Sesudah tenang, Alexa memoles bedak di wajahnya dan kembali ke acara Cloe.
__ADS_1
" Xa, bisa kita bicara, " ujar dokter Abram mendekati Alexa.
" Maaf saya menyinggung perasaan kamu,luka kamu, saya hanya menghawatirkan kamu," ujar Abram.
" Gak apa - apa dok, saya baik baik saja. Bicara saja dok, disini, karena saya gak mungkin meninggalkan acara ini".
" Besok kita jalan, dan ngobrol Xa".
" Maaf dok saya gak bisa," ujar Alexa menghindar.
" Weekend?".
" Saya sudah ada acara , "ujar Alexa menunduk.
" Jika mau bicara , disini saja, toh pembicaraan gak ada privasi kan Dok."
" Baiklah, saya langsung bicara. Saya menyukai kamu Xa, mencintai kamu, sejak kamu koas,kamu beda. Ijinkan saya melindungi kamu, menjadi kekasih saya, saya menerima apapun keadaan kamu".
" Maaf dok, saya hargai perasaan dokter, tetapi maaf, saya gak bisa. Masih banyak dokter lain, lebih cantik, lebih dari saya, " ujar Alexa.
π΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌπ΅πΌ
Berkomentarlah dengan sopan,please hargai penulis.
Terima kasih.
__ADS_1