Pacarku Bukan Manusia

Pacarku Bukan Manusia
49 Kenapa


__ADS_3

Alexa melihat yoga seperti banyak beban pikiran, seperti banyak memendam sesuatu.


" Apa yang menjadi beban pikiran mas? apa ada yang salah? apa yang belum di capai?".


" Gak kenapa kenapa Xa".


" Aku boleh yah ,hidupkan handphone. aku dokter mas, kalau pasien ku urgent. aku gak bolah gak jawab panggilan dari rumah sakit. perasaanku gak nyaman. handphone ku di matiin 24 jam".


Yoga mengusap wajahnya.


Dia tidak bisa terus menerus menghindar dari semua ini.


" Yuk naik sepeda Xa. disana ada nyeeain sepeda", ujar Yoga.


Alexa dan Yoga pun menyewa sepeda, mereka menyusuri jalan, dimana pemandangan begitu indah.


Jika pendakian, maka alexa bakalan turun dari sepeda, sedangkan Yoga tertawa melihat ulah Alexa.


" Tenaga mu gak ada Xa".


" Yah jelas la mas. naik gunung mengayun sepeda,bukan gampang, butuh latihan."


" Apapun yang terjadi. aku selalu mencintaimu Xa. hiduplah dengan baik. jadilah dokter yang baik, dan jaga mami dan papi, mas sangat menyayangimu," ujar Yoga.


" Mas kenapa sih. asik sedih".


Alexa menjadi serba salah.


" Kita balik yuk Xa".


" Gak jadi satu mingguan mas? ini baru 2 hari."


" Tidak ada pelarian yang tidak kembali Xa, menghadapi kenyataan jauh lebih gentle bukan?," ujar Yoga mengudap kepala Alexa.


Alexa hanya tersenyum .


Mereka memulangkan sepeda kepada pemilik nya. Kemudian menuju mobil. Di perjalanan mereka kembali memesan makanan, dan di bungkus, mereka menikmatinya di mobil sambil memandang pemandangan sungai.Air sungai sangat jernih, Alexa bahkan sesudah makan bermain air.Dan mengganti pakaiannya.Bersama Yoga mereka berdua saling siram menyiram.

__ADS_1


Alexa kembali ke apartennya. dan Yoga hanya mengantarnya di lobi.


" Makasih Xa,udah nemani mas".


" Mas pamit, aku sangat mencintaimu, menyayangimu, hidupla selalu bahagia, dimanapun aku berada ,kelak kalau terlahir krmbali, ku ingin kamu dan aku menjadi pasangan hidup sampai maut memisahkan."


Alexa melihat sosok Yoga menghilang begitu saja.


Alexa punenekan tombol pintunya, belum seledai menekan tombol, pintu sudah di buka William.


William langsung memeluk Alexa dengan erst.


" Kemana saja Xa, nomormu krnapa.gak aktif".


" Xa dan Yoga jalan, semua daerah pegunungan, gak ada sinyal mas."


" Apa mau makan Xa? biar mas pesan?".


" Gak mas. baru aja makan ".


" Ada yang mau ngomong dama kamu Xa, mereka menunggumu sejak beberapa hari lalu."


Alexa pun memakai sendal rjmahan, dan terkejut melihat mami dan pali Yoga.


" Yoga mana Xa?".


" Yoga pamit gitu aja Tan".


" Dia tahu kami disini."


" Ya bu, mungkin aja mas Yoga ada urusan."


" Kamu dan Yoga kemana Xa?".


" Hanya jalan ,liat gunung ,sungai, laut. main ,singgah bu."


" Xa, kamu lihatlah ini".

__ADS_1


Mami Yoga mengeluarkan album foto.


Alexa membukanya satu persatu album itu, dan matanya terbelalak melihat kenyataan yang ada.


" Apa maksud semua ini, jangan berteka teki dengan saya, "ujar Alexa menjatuhkan album begitu saja ke atas meja.


" Anak di dalam foto ini,puteri kami yang hilang, di culik , dan foto masa kecilmu sama dengan yang kamu miliki kan Xa?:.


Alexa semakin diam.


Papi Yoga mengekuarkan sebuah amplop.


" Bacalah Xa? " ujar papi Yoga.


Alexa membaca hasil test DNA .


" Inj test DNA siapa?tanya Alexa.


" Kamu Xa, maaf Xa.....," ujar sang mami.


" Bagaimana bisa? " ujar Alexa mengusap wajahnya.


Alexa memasuki kamar dan mengambil kaleng pemberian ibu panti. Alexa bergegas membuka album foto lembaran kisah masa kecil Alexa.


Ada rasa syok, dan Alexa terduduk di lantai.


πŸŒΌπŸ€πŸ’πŸ€πŸ’πŸ€πŸ’πŸ€πŸ’πŸ€


Jangan Lupa


Like


Votr


Koment


.

__ADS_1


__ADS_2