Pacarku Bukan Manusia

Pacarku Bukan Manusia
53 Sedihku


__ADS_3

Mencintaimu bukan dalam waktu singkat, bertahun tahun aku melakukannya, namun ternyata aku harus pergi ,kita tidak dalam satu dunia yang nyata.


Tujuh puluh lima hari bersamaamu, melihatmu, dekatmu, dan hanya sisa lima belas hari, aku mengetahui kamu adikku sendiri, berat buatku.Walau aku tahu, kita itu berbeda alam, kamu tidak akan pernah ku gapai.


Mencintai kamu sakit, tapi kalau ga sama kamu lebih sakit. Aku harus gimana?Secepat apapun waktu berputar, rasa untuk mencintaimu tak pernah pudar, dan rasa cinta ini menjadi salah, itu sangat berat.


Sebenarnya jika aku bisa, aku hanya ingin bertanya perihal 'masihkah ada aku dihatimu?'.


Bukan untuk menuntut, bukan untuk meminta, hanya sekedar ingin memastikan.


Biar aku tidak lagi menerka-nerka, dan agar aku tau harus memilih mundur atau bertahan.Namun menanyakan itu aku juga salah, dengan keadaan kau ternyata adik kandungku.Kamu datang dengan satu senyuman,


Kemudian pergi meninggalkan beribu luka dan tangisan.


Kita adalah bahagia yang sempat ada meskipun tak bertahan cukup lama dan kita adalah luka yang tercipta pada kisah yang dianggap istimewa.


Terlalu lelah untuk segalanya yg berkaitan dengan perasaan dan hati. bertahun tahun bersama nyatanya aku hanya sebatas kisah sepenggal untuk mencapai nya saja aku hanya bisa bermimpi, dan saya rasa hati ini harus tahu diri.


Aku masih menantimu di penghujung senja


Berharap kamu hadir bawakan lampu penerang menerangi jalan ku yang sendu


Membawaku pada arah harapan


Membawaku pada sebuah perasaan singkat


Berbeda alam membuat perpisahan kita nyata

__ADS_1


Aku masih sama


Aku masih ingat detail kalimatmu


Saat kamu memerintahku menaklukkan kegelapan


Mencari penerangan meski bumi telah kehilangan matahari


Namun aku tak dapat merubah takdirku dan takdirmu


Kamu yang selalu mampu menjadi penenang


Kamu yang paling mampu membuat hatiku senang


Kamu yang begitu lihai mencari solusi


Namun kamu hanya mau, di batas nantiku, aku pergi dengan senyuman


" Yoga, nak...kamu kemana aja, " ujar sang mami memeluk Yoga.


Terkadang Yoga bisa di lihat layaknya manusia biasa, terkadang tidak.


" Lihatlah nak, dia adikmu, bahkan namanya tidak lagi Dian. namun Alexa. Nak...., dia ternyata adikmu, maaf....," ujar sang mami.


Yoga memeluk erat tubuh sang mami dengan erat, seorang ibu sangat tahu apapun isi hati anaknya.


" Iklas ya nak, dia adikmu, kalaupun tidak, alam kalian berbeda. Anakku...., mengapa jalan hidupmu yang baik, tetapi nasibmu tak baik, harus sama bernasib seeprti ibumu ini, kehilangan dua anak, lalu kembali keduanya harus terpisah lagi nantinya.Luka ini nak, sangat berat."

__ADS_1


" Mi..., a..aku sulit, namun aku harus bisa, "ujar Yoga menunduk.


Ada yang lebih berat dari pada rindu yaitu selalu betemu tapi tidak bersatu.


Sepasrah apapun aku pada takdir, jika yang direnggut adalah kamu, aku tidak akan berjanji untuk baik-baik saja.Karena kamu adikku.


Suatu ketika kamu akan mengerti kenapa kau harus bersyukur telah dilepaskan oleh seseorang yang dulu kau perjuangkan sepenuh hati adikku, cintaku memang tak pernah berani, ketika aku berani, aku tak layak lagi.


Malam itu, Yoga mendatangi William .


Mereka duduk berdua dekat balkon.


" Aku tahu apa yang kamu rasa Ga. Kamu dalam mencintainya, kamu tidak salah, salahmu , kamu gak pernah katakan cinta dalam diammu.Memang sulut mengungkapkan rasa cinta, apalagi kita bukan pria penggombal, bahkan mencintai dan menyukai seseorangpun kita bukan obral,kuta benar benar cinta, " ujar William.


" Saat ini, aku salah jika mencintai nya dengan rasa pria dan wanitaa, karena kami sedarah," ujar Yoga.


" Benar, rasa simpati dan rasa yang dia rasakan juga butuh penyesuaian Lex. Kamu tahu kan, dia juga manusia, selama ini kamu selalu membuatnya merasa tidak sendirian, " ujar William menatap Yoga.


🤩😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2