Pacarku Bukan Manusia

Pacarku Bukan Manusia
40 Kedatangan Mami Yoga


__ADS_3

William membawa Alexa makan di sebuah restoran apung, suasana restiran sangat romantis, memandang senja, setiap perahu, satu customer.Menu akan di pilih, dan sebuah perahu langsung menyajikan di dalam perahu.


" Unik banget yah, "ujar Alexa.


" Ya Xa, dan ini menu indonesian food, apa konsepnya kamu suka?".


" Suka, " ujar Alexa tersenyum.


" Mas masih marah?" tanya Alexa.


" Yahhh marahlah".


" Mau menu apa, tulis aja Xa".


" Aku perut tong sampah mas, apa aja suka, " ujar Alexa.


Para pelayan pun menyajikan berbagai menu, Alexa heran restoran ini sangat ramai, berada di sebuah danau, kebersihan danau sangat terjaga, di seputaran danau juga di tanam berbagai aneka bunga.


" Makanlah...Xa".


Alexa dan William pun makan, sesekali William menyuapi sesuatu buat Alexa. Alexa mengilak, namun William berhasil meluluhkan hati Alexa.


" Makanan nya enak kan Xa, tukang masaknya orang Indonesia asli".


" Enak mas, merindukan tanah kelahiran, menu kesukaan, yah gini, makan makanannya aja udah sangat waw...," ujar Alexa.


" Yah Xa, makanlah...".


Alexa tahu, William seorang pria baik, memilikinya menjadi suami, suatu anugerah, Alexa takut, takut William kecewa dengan dirinya.


" Kamu masih ke psikolog Xa?".


" Masih mas, psikolog bilang, saya harus merubah pandangan, bahwa saya itu berarti, dan saya diterima , di cintai seseorang, jangan minder.Sulit banget keluar dari rasa ini mas".


" Kamu harus bisa, jangan terlaku memaksakan diri, wajar yang punya masa lalu seperti kamu, gagal move on, namun harus berusaha jadi pemenang ya Xa."


Alexa.mengangguk.


" Jangan move on yang instant, bakalan balik lagi.Harus dari hati, harus kesadaran sendiri, " ujar William.


Alexa mengangguk.


Gak ada seseorang yang ngertiin Alexa kecuali Cloe dan William.Memiliki mereka , sangat berarti bagi Alexa.

__ADS_1


William membayar makanan mereka dengan menggunakan kartu Debitnya.


Semua pelayan, petugas resto hormat pada Alex.


" Resto ini punya mas? tanya Cloe bengong".


" Benar Xa, tetapi mas selalu makan yah tetap bayar, agar pembukuannya gak campur aduk".


" Keren mas".


" Mas tahu kamu suka danau, makanya mas buat gini, mas ingin santai, pacaran sama kamu, seperti saat ini".


" Maaassss".


" Mas akan tunggu, sampai kapanpun."


William memeluk pinggang Alexa Ketika perahu oleng.


William terlihat tertawa melihat Alexa panikz ketika perahu oleng.


" Ada mas Xa, jangan khawatir".


" Bisa renang Xa".


" Bisa mas,gak susah susah amat".


Alexa dan William membersihkan apartemen, seminggu sekali, William selalu melakukannya.


" Makasih Xa, udah bantau bereskan kekacauan ini."


Alexa mengangguk.


William membuka apel, dan sunkis, dua buah kesukaan Alexa.


Mereka makan buah bersama.


Ke esokan harinya, Alexa bergegas mengemas laporan pekerjaannya, mengemas tas nya.


Namun bunyi bell membuat Alexa bergegas membuka pintu.


" Apa kabar Xa? " ujar mami Yoga.


" Baik Tan," ujar Alexa.

__ADS_1


" Mau tugas Xa ?"


" Iya Tan," ujar Alexa.


" Naik apa kamu Xa ke rumah sakit?".


" Naik bus Tan".


" Tante sama Om antar aja Ya Xa, " ujar Mami Yoga.


" Gak usah Tan," ujar Alexa.


" Ayolah, gak apa - apa."


Alexa gak sanggup menolak permintaan mami Yoga.Sejak kehilangan puterinya dan anaknya, maminya hampir tidak pernah bisa tersenyum .Bahkan papi Yoga terkejut melihat isterinya bisa tersenyum ,meminta Alexa di antarnya.


" Baiklah Tan, bentar ya, Xa ambil Tas dulu".


Mami Yoga mengangguk.


Papi dan mami Yoga sangat ramah, mereka menanyai Alexa tentang lahir dimana , dan orangtuanya seperti apa.


Alexa menceritakan apa yang dia ketahui.


" Kamu sangat kasihan nak, kecil udah gak punya orangtua, kamu bisa bertahan tinggal di panti asuhan."


" Saya juga senang Tan, di panti asuhan, dekat dengan rumah sakit, jadi saya menjadi dokter dengan bantuan beasiswa rumah sakit".


" Orangtuamu seperti bule Xa, saudaramu juga, tapi kamu oriental, seperti orang chines, maaf tante lihat foto keluargamu di ruang tamu".


" Mungkin.saya anak adopsi Tan, saya ...saya belum berani mencari kebenarannya.Saya tahu atau tidak juga gak efek apa apa ," ujar Alexa.


" Kalau orangtuamu masih hidup Xa ,bagaimana?".


" Entah lah Tan, Alexa bingung."


" Kami juga kehilangan anak, saat usianya 2 tahun, kami sangat lelah mencarinya hingga detik ini, hodup di mana ,kami pun gak tahu, dia sudah tiada atau masih hidup, "ujar mami Yoga menghapus air matanya.


🍁🍂🍃🍁🍂🍃🍁🍃


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2