Pacarku Bukan Manusia

Pacarku Bukan Manusia
48 Mengerti


__ADS_3

Tidak ada yang pernah tahu, jalan hidup manusia, penuh misteri dan teka teki.


Alexa masih bingung dengan raut wajah Yoga.Terkadang tersenyum, terkadang sendu.Pakah demikian jika kita sudah meninggal? itu yang menjadi pemikiran Alexa.


Mereka memakan sarapan di sebuah hamparan kebun bunga, sungguh sangat indah, bagaikan permadani hijau, beraneka ragam warna.


" Indah banget, rasanya mimpi ,bisa setenang ini,nikmati alam, sungguh," ujar Alexa mengunyah humburger .


Yoga tersenyum, bisa membahagiakan orang yang sangat dia cintai sejak lama, seseorang yang akhirnya tidak boleh dia cintai, dan tak akan pernah dia miliki.


" Tau dari mana tempat ini mas?".


" Namanya hantu, yah melayang Xa".


" Serius?".


Yoga mengangguk.


Alexa melihat layar handphonenya, menghidupkan handphone nya setelah mengisi daya nya di mobil.


" Nomor siapa, gak tahu, "ujar Alexa.


Yoga melihat layar."


Gak usah di angkat,itu nomor mami."


" Kenapa mami mas nelepon aku? dan anehnya semalam mereka datang loh mas, bahkan papi mas jagain aku, kenapa gitu yahhh? sedikit membingungkan",ujar Alexa.


" Mereka gak ngomong apa apa? " tanya Yoga.

__ADS_1


" Gak...," ujar Alexa.


Yoga menarik tubuh Alexa dan memeluk nya.


" Jangan angkat handphonemu Xa, buatlah mode pesawat. Biar siappun gak akan mengganggu waktu kebersamaan kita", ujar Yoga.


Alexa memgangguk dan membuat mode handphonenya, mode pesawat.


" Kita kemana lagi mas?".


" Mendaki, mau kan Xa?".


" Mau dong ,udah lama aku gak mendaki mas".


Kita beli perlengkapan dulu", ujar Yoga .


Alexa mengangguk.


Mereka pun mulai menyusuri jalan, Yoga mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


Sesekali Yoga menunjukkan arwah pejalan kaki, ada juga arwah korban tertimpa pohon tumbang, wajah mereka sama dengan wajah Yoga, sendu dan pasti merindukan kehidupan dunia, mereka belum bisa melepaskan dari ikatan keduniawian.


Alexa tersenyum memandang banyaknya burung terbang bemigrasi, karena musim gugur sudah tiba. dan bahkan di beberapa daerah sudah memasuki musim dingin dengan adanya salju.


" Apakah kamu pernah membayangkan kamu punya saudara Xa?".


" Hmmmm,gak sih..mas."


" Kenapa gak pernah kepikiran?".

__ADS_1


" Karena sedari kecil aku di panti asuhan, berteman dengan anak sebayaku."


" Banyakan anak di adopsi, aku selalu menolak di adopsi".


" Kenapa Xa?".


" Aku merasa keberadaanku membuat orang lain sial mas, kayaknya aku di adopsi orangtuaku saat ini, namun mereka naas meninggalkanku sendiri, baiknya aku ikut mereka kan, sama sama pergi dari dunia ini, tersisa sendiri tanpa siappapun sangat menyedihkan mas, sedih yang tak pernah ada obatnya."


" Mereka menyayangiku, aku memiliki abang yang jarang ketemuan, karena dia tinggal di arama sekolah, stiap bulan hanya ketemu satu atau dua kali, namun dia sangat menyayangiku, setiap dia pulang, pasti ada bawa sesuatu."


" Alasanmu tidak membuka kotak itu apa Xa? kotak dari ibu panti? titipan orangtua angkatmu."


" Karena aku belum siap, menerima kenyataan, aku anak siapa sebenarnya, mengapa mereka seakan membuangku, hingga aku besar di panti asuhan. Hidup di panti semua serba terbatas, semua serba kesulitan, berpindah pindah, menahan lapar di kala donatur tidak ada, bekerja dari kecil membantu ibu panti.Namun ibu panti menyayangiku. Aku bekerja di rumah sakit, dari CS, sampai reception, sampai disekolahkan dan mendapat beasiswa jurusan dokteran."


" Jika orangtuamu masih hidup, mereka mencarimu selama ini, apa kamu memaafkan mereka Xa?".


" Enfahlah, aku harus tahu dulu, alasan mengapa mereka meninggalkan aku di panti asuhan", ujar Alexa menghapus air mata nya.


" Jika kamu di culik, sehingga terpisah dari keluargamu, apa kamu memaafkan mereka?".


" Aku mau melihat kesungguhan mereka dulu, aku kan mengerti tentang psikologi, jadi bisa menganalisis sesuatu , lebih tajam dan peka."


Yoga menunduk.


🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2