
Air mata Yoga gak bisa dia tahan lagi, Yoga menahan tangisannya di depan keluarganya, namun gidak bisa membendung tangisannya di saat dia sendiri.
Dan Alexa mengetahui Yoga tisak gerlihat, hati Alexa tidak nyaman . Alexa menyusuri lorong , dan mendapati Yoga di balkon menunduk menangis sejadinya.
Alexa langsung merangkul pundak Yoga.
Perlahan pandangan mereka saling bertatapan.
" Mas, maaf...., Xa tahu, mas mencintai Alexa, namun kita bersaudara, Itu salah mas".
Yoga memeluk erat tubuh Alexa.
" Maafkan mas dek, ini masih sulit mas terima,lebih baik tidak usah di beri 90 hari, mas tidak merasakan kesakitan seperti ini".
Air mata Alexa mengalir di kedua pipinya.
" Jika ada kehidupan lain, kita jangan terlahir sebagai saudara,kakak dan adik, kita menjadi sepasang kekasih, sehidup semati, se iya sekata, Xa berutang itu mas".
__ADS_1
" Ya Xa, janji?".
Alexa dan Yoga saling bertautan tangan.
" Kamu janji harus bahagia ya dek".
Alexa mengangguk.
Yoga mengusap rambut Alexa.
" Aku pasti merindukan mas, mas yang selalu ngertiin , nolongin aku, mas juga peduli dan mau tau dari semasa hidup dan saat ini.Terlahirlah ke dunia ini, menjadi orang bahagia."
" Aku pasti merasa kehilangan sosokmu, 3 bulanan ini, aku mas temani. Cloe udah tuangan, bentar lagi nikahan, aku jadi sendiri."
" ATM mas, buku tabungan mas, uruslah ke bank sama mami dan papi, surat kamu sebagai anak, sudah selesai kan dek, mas sangat bahagia, kamu bisa beli pakaian bagus, sepatu bagus, mas merasa diri mas ada artinya buat orang yang mas cintai.Mas akan melihat kamu dek, tidak kekurangan lagi, makai sepatu kadang sobek, mas beliin kamu nangis, mas gak beli kamu gak punya siapa - siapa. Ada Cloe yang menemanimu, mas lega.Keluarga Cloe menyayangimu dek, William juga, dia udah janji jagain kamu, bahagiakan kamu, kamu menyukainya kan?".
Alexa hanya diam.
__ADS_1
" Mas tahu dek, sangat tahu."
Alexa memeluk Yoga.
" Kita dulu gak dekat, mas cepat sekolah ke Singapura, kamu lahir sering sakit sakitan, papi dan mami sangat mencemaskanmu, setelah kamu sembuh di obati,malah di culik dan hilang, mami dan papi sempat berpikir kamu sakit , dan gimana penculiknya buat kamu dek. Papi sering nangis".
" Di samping panti asuhan ada rumah sakit, dulu disana ada pastor mas , dia pastor luar, dia ambil spesiali kedokteran.Katanya Xa lahkr prematur ,makanya sering batuk, sakit, masuk rumah sakit, semakin besar, semakin sehat.Ibu panti asuhan sangat menyayangi Alexa mas."
" Kalian ngapain berdua nak?" tanya sang mami .
" Waktu mas gak banyak lagi di dunia ini mi, Xa sedih, mas juga".
" Mami dan papi juga sangat berat ,ketemu anak sudah lengkap, namun takdir memisahkan kembali, kadang mami pengen marah, gak tahu mau marah sama siapa nak, kalian bagai darah dan nafas bagi kehidupan mami nak.Yoga putera mami yang baik, kenapala nak, karena bisnis papimu, kecelakaanmu sabotase orang nak, semua sudah mereka rencanakan.Sangat sedih mami dan papi rasakan."
Mami memeluk kedua anaknya.
" Mami mengandung kalian, melahirkan kalian, sangat sedih, kalian terpisah. Bahkan kehilangan kalian, kamu lihat kami nak, mami akan jagain adikmu, dia sudah banhak menderita,besar di panti asuhan, bekerja di beberapa tempat, hukuman penculiknya ,kematian pun gak bisa mengganti rasa sakit yang keluarga kita alami".
__ADS_1
" Mami gak dendam ,tetapi Tuhan itu adil nak, dia menerima semua apa yang dia buat."
😍🥰😍🥰😍