
Alexa tersenyum melihat Cloe mengenakan beberapa dress pernikahannya.Jujur sebagai seorang wanita, iya juga pengen dicintai, di nikahi dengan pria yang baik, pria yang tepat, namun mengingat kisah masa lalunya, membuat dia sadar, bermimpi saja sudah cukup,.
" Xa, cobain tuh dres,biar cepat ketular " , ujar Cloe.
Alexa hanya senyum dan mengibaskan tangannya, menolak usulan Vloe.
" Gak deh Cloe, ku cukup liat kamu aja nikahan, entar anak kamu , juga aku jaga, kalau kamu sibuk."
" Apa gak di jodohin mamimu Xa?".
" Gak lah, mereka ngertiin aku, gak maksa buat nikah, jadi aku gak terbebani, manusia banyak kan sampai tua single. it's okay Cloe."
" Kamu udah cobain baju dres nya Xa?".
" Udah. bentar aja tadi".
" Kamu kok gak liatjn ke kita kita sih Xa".
" Yang nikahan kamu Cloe, bukan akunya ,udah fokus ke kamu aja, sepatu apa udah dapat?".
" Sudah Xa".
" Menikah ribet banget ya Cloe. dari lamaran, sampai nikahan, foto prewed, waw banget. orang sampai nikah berkali kali gak capek, jadi pengantin," ujar Alexa.
" Makanya buruan kamu nikah Xa, orang sudah menikah berkali - kali, kamu satu kalipun gak."
Alexa tertawa.
" Jangan mulai jadi mak comblang deh Cloe."
__ADS_1
Cloe tertawa.
Alexa mendapatkan sebuah telepon dari rumah sakit, Alexa pun pamit pada Cloe.
Alexa pamit dengan teman teman Alexa ,disana ada Salsa yang ngebet dekati William.Alexa hanya tersenyum dan bergegas pamit.
Alexa menyetop sebuah taxi dan menuju rumah sakit.Sedari tadi, Alexa pengen kejadian ini lebih cepat dia alamai, lebih cepat pergi dari situasi yang sangat membuatnya tidak nyaman.
Alexa menghapus air matanya. Pandangannya terpukau.melihat Cloe memakai wedding dres nya , Alexa menutup kesedihannya,.menghapeus air matanya. Bukan gak bahagia ,liat temannya bahagia, namun hanya terenyuh dengan kisahnya.
Alexa juga tahu, Salsa pengusaha sukses, kaya, berpendidikan ,anak satu satunya perempuan, sexy, dan menggilai William, wajar lah mereka sederajat, sama, dan cocok, semua bahkan menjodohkan mereka.Disana , hanya Erik yang tahu, seperri apa masa lalu Alexa. Namun Erik sahabat yang baik, dia mengerti ada sekelumit kesedihan dalam pandangan Alexa.
Erik memandang William, William menjauh dari Salsa sedari tadi, namun Salsa gentol ngikuti kemanapun dia berada.
Alexa membantu dokter Abram, dokter sudrajat. mengoperasi pasien , Sekitar 6 jam Alexa berada di dua operasi berbeda, Alexa mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman.
Alexa mengangkat telepon dari papinya.
Alexa terlihat sangat lelah.
" Kamu mau ambil spesialis dimana nak? tanya sang papi".
" Di Canada Pi,ada di beberapa negara, pengennya sih di New york atau canada."
" Mau ambil spesialis apa nak? .
" Mau ambil spesialis Anak,.pi, mi".
" Ya nak, mami dan papi akan mendukungmu."
__ADS_1
Alexa membuat status dalam akun IG nya
Prinsip hidup:jangan cari yang terbaik, tapi cari yang bisa menerima kita dengan baik.Jangan berharap apapun dari dunia.
Satu kebohongan dapat mengakhiri seribu kepercayaan.
Alexa duduk diam di ruangannya, membaringkan wajahnya di meja.
Hidup tak pernah senyaman ini dia rasakan, keberadaan kedua orangtuanya cukup membuatnya punya teman, gak merasa kesepian lagi.Begitu juga dengan kedua orangtuanya.
Alexa mengambil jaket dan bergegas keluar dari ruangannya, sang papi dan sang mami sudah menunggunya di luar.
Alexa melambaikan tangannya. Siang itu dia dan sang mami mau jalan ke mall, sang mami minta di temani jalan.
Alexa belum pernah merasakan jalan dengan orangtuanya. Dan di usia 26 tahun, dia baru merasakannya pertama kali.Ada air mata di ujung mata nya.
" Banyak hal yang kita sudah lewati, namun kita akan mengejar waktu, buat merasakan hal bersama ,isak sang mami memeluk Alexa."
Benar saja, mereka manicure pedicure, kenpusat perawatan kecantikan, dari spa, detoks, perawatan dari ujung kaki sampai ujung rambut bak puteri keraton.
Alexa dan sang mami tersenyum bahagia.
Sepulang dari sana, mereka satu keluarga makan bersama.Yoga tersenyum melihat Alexa lebih ceria, Yoga tahu bertapa hancurnya kehidupan sang adik, hingga saat ini masih membekas luka yang dalam.
🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment