
William POV
" Dua orang yang benar benar saling mencintai,harus menjadi pilar satu dengan lainnya, menjadi titik lemah satu dengan lainnya, dan mencintai satu dengan lainnya.Menerobos duniamu. Aku yang dulu dingin, egois, kamu melelehkan aku, hari demi hari, merasakan kehangatan, perasaan yang belum ku ketahui sebelumnya.Kau membuatku sadar, bahwa hidup itu begitu indah,kau membuatku ingin, bersikap baik pada orang lain,kamu membuka dunia baru buatku,dan memenuhi hidupku."
Kamu adalah bintang di langit malamku,kamu membuat hidupku lebih berarti dan indah.
Saat kamu mengatakan sebuah kata,:
"Terkadang seseorang hadir, bukan untuk menjadi teman hidup, melainkan hanya menjadi pembelajaran hidup, maka carilah Dia yang selalu Bersyukur,karena bisa berada di dekatmu".
Kamu juga mengatakan:
" Semua butuh waktu, dan hal baik datang di waktu yang tepat."
" Kamu mengatakan. sakit fisik tidak sesakit sakit psikis, tetapi aku tahu, sakitmu memang berdarah, namun lebih sakit bekas dia mengakitimu."
Dan aku hanya mampu mengatakan, jika hari ini kamu terluka, kamu masih punya aku.Dan ceritakanlah semua pada Tuhan dalam doamu.
♡♡♡♡♡
Alexa masih sibuk membuat laporan pekerjaannya, saat pintunya di ketuk, Lexa pun mengintip dari kaca, ternyata William disana ,berdiri di depan pintu.
" Masuk mas," ujar Alexa.
Alexa melihat William kelelahan.Alexa mengambil secangkir air.
" Ma dari mana ,keliatan banget lelahnya."
__ADS_1
" Mas dari lokasi proyek pembangunan Xa, ngantuk, 2 harian lembur", ujar William.
William memejamkan matanya, dan langsung tertidur.
Alexa tertawa dan memfoto tampang William tertidur di ruang tamu.Dan mengirimkan caption pada Cloe.Ikan paus terdapmpar kelelahan.
Cloe pun membalas Alexa.
" Dua harian dia lembur Xa, ada masalah pembangunan rumah sakit yang baru, jadi mas kan arsitek dan penanggung jawabnya.Jadi gitu Xa, jadi mas William itu berat.Papi ku udah banyak menyerahkan tanggung jawab kerja pada mas William.Rawat yang baik ya ,calon kakak iparku".
" Whattt? ihhhhh ada ada aja dehhh, stttt....jangan sampai ada yang tahu, Cloe beneran lohhh, jangan ngomong gitu , mas mu itu pria sukses, berhasil, baik, petarung, gak layak sama aku, please jangan deh Cloe, aku bakalan jadi mother theresa aja seh, mengabdi buat kesehatan."
" Pokoknya aku mau, kamu iparku Xa, gak pakai koma,tetapi pakai titik."
Alexa memasak sup obat, dan membuat pangsit goreng, juga memasak ikan saus tomat.
" Mas....,bangun. Bersih bersih dulu, baru makan mas".
Berulang Alexa panggil, ternyata William sulit juga di bangunkan.
Alexa menekan hidung William.
Perlahan William membuka
" Mas tedampar ,bak ikan paus tertidur ,"ujar Alexa tertawa duduk di atas abal tepat di depan William.
" Mas kelelahan dek, sangat lelah."
__ADS_1
" Makan dulu ya mas, kerja boleh ,tapi jangan over, tubuh perlu istirahat, " ujar Alexa.
William tersenyum .
Alexa memberi sebuah handuk.William mengambil pakaiannya dari ranselnya.
Tatapan Alexa dan William saling beradu, dimana William mengeringkan rambutnya.
Mereka pun makan.
" Masakanmu selalu enak Xa," ujar William tersenyum.
" Mata mas ,seperti mata panda, dah mirip kami bagian medis ," ujar Alexa .
William tertawa.
" Kenyang banget rasa nya , "William mengelus perutnya.
Alexa dan William mencuci piring bersama.
" Biar Alexa cuci, ihhh mas juga mau cuci, " ujar Alexa menyipratkan air ke wajah William.William membalasnya.Mereka saling tertawa.
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote Koment