PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI
PTHB10


__ADS_3

PTHB10


Hari yang dinanti tiba, Anin sangat cantik menggunakan dress


berwarna putih selutut dengan rambut yang di sanggul membuat aura kecantikannya


memancar. Anin bersama dengan orang tuanya berangkat ke sebuah hotel dimana


tempat wisuda akan dilaksanakan. Sesampai disana sudah banyak mahasiswa beserta


orang tua mereka. Acara  pun dimulai


sebagai pembuka acara adalah penampilan dari Tony, saat melihat Anin Tony


tersenyum dengan hati yang berbunga – bunga.


Acara berlangsung dengan lancar, dan yang lebih membanggakan Anin lulus dengan nilai terbaik. Setelah acara tampak semua mahasiswa sibuk dengan kegiatan mereka masing – masing. Ada yang mengobrol dan saling mengucapkan selamat, ada pula yang berfoto bersama dengan sahabat dan keluarga.


Saat Anin dan orang tuanya berfoto, tiba – tiba Tony datang menyapa.


“ Assalamualaikum, Uncle dan Aunty “ sapa Tonny pada orang tua Anin


“ Waalaikumsalam” jawab mereka bersamaan


“  Nak Tony , bagaimana kabar kamu, lama tidak main kerumah” ucap Ayah Anin


“ Baik Uncle, saya tengah banyak kesibukan saja dan juga Rendy jarang dirumah jadi kita sedikit malu” jawab Tony


“ kenapa harus ada Rendy baru kalian kerumah?” sahut Ibunya Anin


“ tidak apa – apa sih Aunty, Cuma agak canggung saja “ kata Tony


Anin hanya diam melihat interaksi mereka. Tiba – tiba Jay datang


“  Uncle, Aunty, Anin berhubung acaranya sudah selesai bagaimana kalau kita makan – makan dulu baru pulang”  ajak Jay


“ Boleh itu , tapi kita Foto – foto sebentar “ jawab Ibunya Anin


“ ok baiklah” jawab Jay.

__ADS_1


Lantas Jay meminta Anin dan Tony untuk foto bersama setelah Anin berfoto dengan orang tua dan teman – temannya.


“ Ehmm..mm , Anin sekarang fotonya bareng Tony dong” ucap Jay sambil melirik sahabat sekaligus Bos nya tersebut. Anin dan Tony akhirnya berfose berdua, sedangkan Jay menjadi Fotografer dadakan yang mengarakan gaya ini itu kepada mereka.


Setelah selesai berfose ria mereka akhirnya menuju restoran yang dipesankan Jay untuk merayakan wisuda Anin. Saat tiba disana mereka langsung dibawa menuju ruang VVIP restoran tersebut, mereka memesan makanan dan sembari menunggu mereka berbincang – bincang.


“ Nin rencana kamu setelah ini bagaimana, mau lanjutin S2 atau kerja “  tanya Jay


“  Ehm.. Anin mau kerja dulu diperusahaan Ayah,  mungkin tahun depan baru lanjut S2. Itupun kalau diizinin ama Bos kamu “ Jawab Anin sedikit malu.


Anin berani berkata seperti itu didepan kedua orang tuanya karena mereka sudah tahu perihal hubungannya dengan Tony.


Flashback On


Malam itu Ayah dan Ibu Anin sedang duduk di ruang keluarga sambil bercanda, tiba – tiba Anin lewat menuju dapur untuk mengisi tempat minumnya yang telah kosong .


“ Nin, bisa duduk disini sebentar  ada yang mau Ibu sama Ayah bicarakan “  ucap Ibunya


Anin berjalan menuju sofa tempat kedua orang tuanya .


“ Ada apa Yah “ kata Anin yang langsung duduk disamping ibunya.


“ Baik – baik saja Ayah, “ jawab Anin gugup takut orang tuanya akan menentang hubungan mereka


“ Syukur lah Nak, jadi kapan Nak Tony datang kerumah bersama orang tuanya “ ucap Ibu Anin


“ Ehmm.. kata Kak Tony tunggu Kak Rendy pulang “ jawab Anin


“ Karena Kak Tony udah janji sama Kakak kalau dia bakal datang secara resmi ke sini kalau kakak sudah pulang “ tambah Anin


“ Oh.. ya udah kalau gitu, apapun keputusan kalian Ayah sama Ibu mendukung kok, asal kalian bisa jaga diri dan juga nama keluarga “ Ucap Ayah Anin menasehati anaknya.


Flashback Off


** *** Kembali Ke restoran *****


Pesanan yang mereka pesan sudah terhidang diatas meja, mereka langsung makan tanpa bersuara, yang terdengar hanyalah suara sendok dan garpu. Setelah makan Tony menmgutarakan niat baiknya didepan orang tua Anin.


“ Sebelumnya saya minta maaf Uncle, Aunty, karena mungkin ini bukan tempat yang tepat” Ucap Tony

__ADS_1


“ Saya mau minta restu sama Uncle dan Aunty agar merestui niat baik saya terhadap Anin”


Anindita yang mendengarnya langsung menunduk dengan wajah bersemu merah, dia tidak menyangka Tony berani meminta restu kepada orang tua nya.


“ Kenapa mesti minta maaf nak, kami sudah tahu dan selama kamu bisa membuat Anin bahagia kami akan merestui kalian, benarkan Yah? “ jawab Ibu Anin


“ Iya Ton, selama Anin bahagia kami akan mendukung, tapi Uncle tidak tahu apa yang akan Rendy lakukan “ Jawab Ayah Anin dengan senyum.


“ Saya akan datang melamar Anin secara resmi nanti saat Rendy kembali dan saat Ayah saya kembali dari luar negeri” ucap Tony lagi.


“ Gak apa – apa Ton, bagaimana baiknya saja karena kamu juga sahabatnya Rendy “ Ibu Anin


“ Ya Bu, Tony takut Rendy marah kalau tidak menunggu nya “ jawab Tony.


Setelah acara makan – makan tersebut mereka semua pun meninggalkan restoran itu, Anin pulang bersama kedua orang tuanya dan Tony pulang bersama Jay.


Membutuhkan waktu 1,5 jam untuk sampai ke apartemennya, saat mereka menuju ke kamar masing- masing, Tony dan Jay tak sengaja melihat Emely


berbicara dengan seorang pria yang menggunakan pakaian serba hitam dan


sepertinya sedang merencanakan sesuatu.


.


.


.


.


.


.


.


Mohon Koreksinya kalau ada Typo 🙏🙏🙏


Jangan Lupa Vote dan Like ya …

__ADS_1


__ADS_2