PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI
PTHB 4


__ADS_3

Tony melanjutkan pembicaraannya


“ Tega kamu gak bilang kalau punya adik perempuan “


“ Lah akukan pernah cerita sama kalian” jawab Rendy cepat


“ kapan ? “ jawab Tony sedikit keras, karena merasa


sahabatnya tidak pernah bercerita tentang adiknya


“ Waktu kalian jenguk aku ke apartemen ku , dan liat foto ku sama cewek  “ ucap Rendy mencoba mengingatkan


“ lah trus emang kenapa dengan foto cewek itu ?” ucap Tony


nyolot.


“ aku kan bilang kalau itu adik aku, tapi kalian gak percaya,


malah bilang aku pacari cewek SMA “


Tony mengingat – ingat nya..


“ ya kita kira itu cewek kamu “


“ yaudah Rend maaf ganggu kmu, ntar malam aku VC lagi  Byee “ tanpa jawaban dari temannya Tony


langsung menutup panggilannya.


Flashback On


Malam itu Tony dan Jay datang ke apartemen  Rendy. Mereka mendapat kabar kalau Rendy


kurang sehat, mereka sampai pukul 08.00. mereka langsung masuk ke kamar Rendy


karena memang mereka bertiga tahu sandi pintu apartemen satu sama lain. Sesampai


didalam mereka melihat Rendy sedang duduk bersandar di di bantal


“ hai Ren, sejak kapan kmu sakit, kenapa baru sekarang


kabari kita “ ucap Tony khawatir dengan kondisi temannya.


“ aku gak apa – apa kok Cuma kecape’an saja” jawab Rendy


cepat supaya sahabatnya tidak khawatir


“ makanya kalau kerja itu jangan terlalu di porsir “ timpal


Jay menasehati


“ Ya ,, Atuk ( panggilan kakek dalam bahasa melayu ) “ jawab


Rendy


Membuat ketiga sahabat itu tertawa bersama.


“ dah makan dan minum obat “ ucap Tony .


Tanpa sengaja pandangan Tony tertuju pada bingkai Foto


diatas nakas Rendy.membuat dia penasaran kalau sahabatnya sudah punya pacar


tapi tidak memberitahu pada nya dan Jay.


“ Ren, curang kamu ya “ sambil memukul lengan Rendy


“ curang kenapa si Ton, sakit Tau “ sambil memegang bekas


pukulan Tony di lengannya

__ADS_1


Tony lalu mengambil bingkai foto tersebut .


“ na ini apa, dah punya cewek tapi main rahasia sama kita “


sambil memperlihatkan foto itu pada Rendy dan Jay


“ ehh. Iya kamu kenapa gak bilang sama kita “ ucap Jay


sambil kaget melihat foto sahabatnya dengan cewek yang jauh lebih muda dari


mereka .


Rendy hanya tertawa melihat tingkah dua sahabatnya .


“ kenapa tertawa si Ren”  ucap jay makin kesal dengan tingkah Rendy


“ sini sini aku ceritakan awal mula hubungan ku dengan cewek


itu “ ucap Rendy serius


Jay dan Tony ikut duduk sama seriusnya dengan Rendy.  Sambil memeluk kedua sahabatnya dan berbisik


“kalian telat , cewek itu  pulang 10 menit sebelum kalian datang” ucap


Rendy


Jay dan Tony membelalakan matanya, mereka sudah berpikiran


yang macam-macam


“ Ren.. kamu gak ngerjai anak orang kan?” ucap Tony cepat


“ ya Rend , kalau anak orang itu ngisi gimana?” Timpal Jay


lagi


Tawa Rendy pecah, dia sudah tidak dapat mengontrol tawanya


“ kalian pikirannya kemana– mana, mana mungkin aku macemin


adik aku sendiri, ha..ha..” tawa rendy


“ Hah…” ucap Jay dan Tony bersamaan


“ kenapa gak dari tadi bilang kalau itu adik kamu “ ucap Jay


Tapi Tony belum percaya, dia berpikir itu hanya akal –


akalan Rendy saja


“ gak percaya aku Ren, paling itu hanya akal – akalan kamu


aja biar kita gak Tanya”


“ ya udah kalau kamu gak percaya , yang penting aku dah


jujur sama kalian. Sekarang kita main game aja yuk daripada berdebat masalah


tadi, gak bakalan ketemu titik terangnya karena kalian gak percaya “ ucap Rendy


sambil bangkit menuju ke depan TV.


Flashback Off


Tak terasa hari sudah menjelang sore, Tony dan Jay sudah


selesai dengan aktivitas mereka , begitu juga Anin, dia pulang kerumah bersama


Ayahnya dari Airlangga Corp.

__ADS_1


Diperjalanan Anin bicara pada ayahnya


“ Yah, tadi motor Anin mogok di kampus,”


“ terus kamu ke kantor ayah naik taksi online ?”


“ gak Yah, tadi ada cowok nawarin tumpangan sama Anin, tapi


wajahnya kayak gak asing “


“gak asing gimana“ ucap ayahnya cepat.


“ ya kayak sering lihat gitu” ucap


Anin


Mobil berhenti karena lampu lalu


lintas berwarna merah. Tanpa sengaja Anin melihat papan reklame di pinggir


jalan dan melihat wajah Tony pada iklan yang ditayangkan. Sontak Anin berkata


sambil menepuk Jidatnya


“ Yah , lihat iklan disana, itu


cowok yang nawarin Anin tumpangan tadi” ucap Anin sambil menggerakan tangan


ayahnya


Ayah nya tertawa


“ Nin itukan Tony Wiryawan artis


yang sedang naik daun sekarang “ ucap ayahnya


“ oh.. jawab Anin, berarti tadi


Anin di antar artis dong ya “ jawab Anin sambil cengar cengir


“ Kamu kenapa Nin “ ucap ayahnya


melihat tingkah Anin


“ gak apa – apa Yah merasa


beruntung aja di antar artis papan atas “ ucap Anin sekena nya


“ dasar kamu “ ucap Ayah nya.


Tanpa terasa mereka sudah sampai


di depan rumah.


Di lain tempat Jay dan Tony


kembali ke apartemen meraka. Sesampai di sana mereke menuju ke kamar masing –


masing .


Tony masuk langsung menuju


kamarnya , dan langsung masuk ke kamar mandi membersihkan diri karena badannya


sudah sangat lengket . Setelah membersihkan diri Tony keluar dari kamar mandi


dan langsung merebahkan badannya di kasur.


jangan lupa Vote dan like ya k :)

__ADS_1


Diharapkan Kritik dan Saran kakak-kakak Reader agar Novel ku kedepannya lebih baik


__ADS_2