PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI
PTHB 24


__ADS_3

Waktu terus berjalan tak terasa 3 hari lagi acara lamaran dan pertunangan akan digelar. Seluruh persiapan sudah selesai karena acaranya sederhana sesuai permintaan Anin dan yang hadir keluarga dari Anin dan juga Tony beberapa rekan bisnis kedua orang tua mereka.


Saat istirahat makan siang Tony menjemput Anin ke kantor dan mengajaknya makan bersama.


📥Tonny


Sayang sebentar lagi aku jemput ya, kita makan siang di resto biasa


📤Anin


Ok sayang..., hati - hati ya.


Tony tersenyum kecil membaca pesan dari Anin. Dia langsung melajukan mobil ya menuju ke Airlangga Corp.


Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit akhirnya Tony sampai. Dia langsung masuk dan menunggu di lobi.


📤 Tony


Sayang aku udah di lobi ni, aku tunggu disini ya!


Anin menerima pesan dari Tony dan langsung menuju lobi. Dia senang karena bisa makan siang bersama lagipula ada yang ingin dia tanyakan kepada Tony. Hal yang membuat dia penasaran dengan kehidupan Tony.


Saat tiba di lobi Anin segera menuju sofa tempat dimana Tony duduk. Dan Tony saat melihat Anin melangkah kearahnya langsung bangkit dan segera menyambut kekasihnya tersebut.


Mereka berdua langsung keluar menuju mobil di tempat parkir, Tony membukakan pintu untuk Anin setelah Anin masuk Tony mengitari mobil dan masuk ke kursi kemudi. Tony melajukan mobil nya menuju sebuah restoran tempat mereka akan makan siang.


25 menit di jalan akhirnya keduanya sampai disebuah restoran dengan nuansa hijau, terdapat gazebo - gazebo dan juga lesehan khas saung. Anin sangat senang diajak ke tempat itu karena tempatnya sejuk dan pemandangan nya sangat indah.


Tony mengajak Anin menuju sebuah gazebo yang sebelumnya sudah di reservasi. Dari gazebo tersebut pengunjung bisa melihat segala sisi taman bunga dan juga pemandangan danau buatan yang ada di area restoran tersebut.


Tony langsung memanggil pelayan dan meminta buku menu


" Sayang kamu mau pesan apa?" tanya Tony


" Aku pesan Nila bakar sambal mangga sama es jeruk aja"


" Disamain saja ya mbak" ucap Tony kepada pelayan.


Pelayan tersebut pamit dan 15 menit kemudian pesanan mereka datang. Anin dan Tony makan tanpa suara dan setelah makan mereka mengobrol dulu sebelum meninggalkan restoran.


" Kak Anin boleh tanya nggak?" tanya Anin


" Mau tanya apa sayang?" jawab Tony


" Tapi kakak jangan marah ya?"

__ADS_1


" Iya, memang mau tanya apa sampai - sampai kakak marah"


" Kenapa kakak nggak tinggal sama papa di rumah, padahal di rumah juga cuma pelayan aja" tanya Anin penasaran


Tony hanya tersenyum dan menarik nafas dalam, dia merasa ini lah waktunya dia menceritakan semuanya kepada Anin supaya kedepannya Anin tidak akan bertanya lagi perihal hubungannya dengan papanya.


" Sebenarnya hubungan kakak sama papa tu kurang baik sayang"


" Maksud kakak?" tanya Anin


" Aku tidak suka dengan sikap papa yang tidak mau berubah"


\=\=\=\=***\=\=\=


Flashback On


Malam itu tepat jam 23.45 Tony baru pulang dari acara teman kampus nya, dia masih tinggal bersama papa nya di rumah utama. Dia masuk dan di sambut oleh pelayan


" Selamat malam Tuan muda"


"Selamat malam, apa Papa sudah sampai"


" Sudah Tuan, saat ini Tuan besar ada dikamar tapi..."


Sebelum pelayan itu selesai bicara Tony sudah melangkah menuju lantai atas dimana Papa nya berada. Niat hati ingin memberitahukan kepada Papa nya kalau dia akan magang di SEF Holdings, Tapi hal yang sangat mengecewakan yang dia dapat.


Dan Tony semakin terpukul kalah mengingat cerita mending kakeknya kalau mamanya pergi karena sifat Papanya yang tanpa rasa bersalah membawa wanita kedalam rumah.


Tony akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan mengirim pesan kepada Papanya


" Terima kasih atas sambutan yang luar biasa yang Papa berikan, semoga Papa senang tapi maaf aku sudah tidak bisa tinggal di rumah ini lagi, aku harap Papa mau berubah"


Tony menuju apartemen nya, apartemen yang dia beli dengan hasil keringat nya sendiri, dia bisa saja ke rumah lama yaitu rumah kakeknya tapi dia tidak mau Papanya menganggapnya masih butuh apapun bantuan Papanya.


Keesokan harinya Tuang Iskandar menemui Tony di tempat dia bekerja


" Ada apa lagi papa kesini?" tanya Tony dingin


" Papa mau bicara sama kamu" jawab Tuan Iskandar


" Mau bicarain apa lagi, aku sudah muak sama kelakuan papa"


" Ton, Maksud kamu apa?. Papa tunggu kamu semalam kamu nggak pulang dan kirim pesan itu ke papa"


" Papa nggak usah pura-pura, aku semalam pulang tapi apa yang aku dapat Papa bawa wanita lagi kerumah"

__ADS_1


" Itu teman Papa, dia bersama Papa dari London dan kemalaman jadi Papa ajak kerumah"


" Tuan Iskandar yang terhormat, aku bukan anak kecil lagi yang bisa anda tipu dengan mudahnya" ucap Tony dengan emosi yang memuncak


" Apa seharusnya teman itu papa ajak ke kamar papa? Kamar dimana tempat seharusnya Papa dan mama?"


Tuan Iskandar terdiam


" Cukup Pa hentikan semua ini, Papa bisa bawa wanita Papa ke hotel kenapa harus kerumah itulah mengapa Mama pergi meninggalkan Papa"


Tuan Iskandar terbelalak kaget mendengar ucapan Tony


" Siapa yang kasih tahu kamu?" tanya Tuan Iskandar


" Kakek yang beritahu aku" Jawab Tony cepat


Tuan Iskandar terduduk lemas tak mengucapkan apapun, dan Tony pergi meninggalkan nya.


Flashback Off


\=\=\=***\=\=\=


Anin menggenggam erat tangan Tony dan menghiburnya


" Aku rindu Mama, aku ingin sekali bertemu mama secara langsung" ucap Tony dengan suara berat


Anin memeluk Tony memberikan ketenangan untuk calon suami nya tersebut.


" jangan tahan Kak, keluarkan semua uneg - uneg kakak aku siap mendengarkan" ucap Anin sambil mengusap - usap punggung Tony.


Lama mereka berpelukan, dan setelah Tony merasa tenang mereka memutuskan untuk pulang. Tony mengantar Anin menuju kantor dan dia segera kembali ke apartemen. Dia sedikit lega karena sudah memberitahukan semuanya pada Anin.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


. Jangan lupa Vote and like ya


Happy Reading Kakak...


__ADS_2