
Setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam, mobil yang dikendarai Tony memasuki kawasan perumahan Elit. Setelah beberapa saat melintasi jalan utama kawasan perumahan tersebut mobil berbelok ke arah sebuah gerbang besar.
Gerbang itu terbuka saat Tony menekan tombol navigasi di handphone nya. Anin takjub melihat nya, sebuah rumah dengan sistem keamanan tingkat tinggi.
Mobilpun masuk melewati sebuah taman dan kolam renang dan barulah tiba di depan rumah.
Anin melihat sekelilingnya, rumah yang sangat asri, banyak pepohonan serta taman yang tertata rapi. Mereka keluar dari mobil
Mata Anin langsung dimanjakan dengan keindahan rumah minimalis modern dengan nuansa putih. Meski minimalis tapi arsitektur rumah nya sangat indah dan memberikan kenyamanan tersendiri bagi penghuninya.
Tony mengajak Anin untuk masuk, tampak dua orang bertubuh tinggi dan tegap serta berotot menggunakan seragam berdiri di depan pintu, dan membukakan pintu untuk Anin dan Tony
" Selamat datang Tuan Muda" ucap Bodyguard A kepada Tony
Anin pun mulai berpikir, tuan muda?, siapa sebenarnya Tony.
Tony dan Anin masuk dan disambut oleh Bibi Lisa kepala pelayan rumah nya
" Selamat datang Tuan Muda, Nona Muda. Maaf Tuan Muda mau makan apa biar kami siapkan"
" Terima kasih bibi Lisa, bibi masak seperti biasa saja, saya mau ngajak Anin buat keliling rumah dulu" jawab Tony
" Baik tuan muda, kalau begitu saya permisi" ucap bi Lisa
Bi Lisa pun segera pergi, dan Tony mengajak Anin menuju ruang keluarga. Anin kembali takjub melihat ruang keluarga yang bernuansa Eropa, terdapat pigura besar yang membingkai foto sepasang suami istri
" Kak, itu foto siapa?" tanya Anin sambil mengarahkan pandangannya menuju pigura
" Itu Mama sama Papa" jawab Tony
Tony mengajak Anin untuk duduk dan tak lama seorang pelayan membawakan minuman dan camilan untuk mereka.
" Rumah ini kok sepi sekali kak, cuma ada pelayan sama penjaga aja, apa Mama selalu ikut Papa kalau ada urusan keluar negeri?" tanya Anin
Tony terdiam, raut wajahnya sendu, nampak kesedihan terpancar dari wajahnya. Anin yang melihat pun nampak bingung
" Kakak kenapa? " tanya Anin sambil menepuk bahu Tony
" Tidak apa-apa sayang" jawab Tony tersedar dari lamunannya.
Melihat hal itu Anin merasa ada yang ingin Tony ceritakan
" Kalau ada yang mau kakak ceritakan, ceritain saja aku akan dengar" ucap Anin menggenggam tangan Tony
Tony pun membuang nafas berat, lalu mulai bercerita
" Kakak mau jujur sama kamu, kakak sebenarnya putra dari Iskandar Wiryawan CEO T&T Group" ucap Tony
Anin kaget mendengarnya, selama ini Rendy tak pernah menceritakan ya. Anin pikir Tony hanya seorang artis dengan latar belakang keluarga yang biasa saja.
" Aku nggak nyangka kak, kalau kakak salah satu orang yang berpengaruh di negeri ini"
" kamu jangan begitu" ucap Tony
" Gak kok, terus mama kakak ikut papa?" tanya Anin
" Mama nggak pernah ikut Papa ke luar negeri, karena mama tidak ada disini" jawab Tony
Anin diam, mau bertanya dia takut kalau salah, lalu Tony melanjutkan ceritanya.
*** Flashback On ***
Saat itu Mama Riana Dan Papa Iskandar bertengkar hebat.
" Papa kenapa papa tidak bisa hargai perasaanku sedikit saja" ucap Mama Riana sambil terisak
" Kamu mau apalagi, semua kehidupanmu sudah terjamin, kamu tidak usah mengurusi masalahku" jawab Papa Iskandar
" Aku tidak akan mengurusi urusan mu jika kamu tidak membawanya kedalam rumah ini"
" Itu hak aku, ini rumah ku kamu tidak bisa melarangku" ucap papa Iskandar dengan penuh kemarahan
" ini sudah yang kesekian kalinya pa, aku mohon papa berhenti dari kebiasaan papa" mama Riana sambil memegang kaki papa
" Kamu jangan coba-coba mengaturku Riana, kalau kamu tidak suka silahkan kamu pergi dari sini" kata papa
" Tapi sebelum kamu melangkahkan kaki keluar kamu perlu tahu, tidak ada yang boleh kamu bawa dari sini" ucap Papa
Mama Riana akhirnya terdiam. Dia mengalah dan melangkah menuju kamarnya. Mengambil sebuah buku dan menulis segala keluh kesah nya.
__ADS_1
Keesokan harinya saat Papa sudah berangkat ke kantor, mama memilih keluar dari rumah tanpa sepengetahuan papa, tapi sayang aksi mama ketahuan karena saat itu papa kembali ke rumah untuk mengambil dokumen.
Mama yang berencana kabur membawa Tony tidak berhasil karena berhasil direbut oleh Papa Iskandar, akhirnya mama berhasil pergi setelah dibantu oleh anak buah kakek.
*** Flashback Off ***
Anin menangis mendengar cerita Tony, ternyata hidup Tony lebih menyedihkan dari bayangannya
" Terus kakak waktu kecil sama siapa"
" Aku diasuh oleh Bibi Lisa, beliau yang memberikan aku kasih sayang saat papa sibuk dengan urusannya sendiri" jawab Tony lirih
"Sampai saat kakak kuliah, kakak memberanikan diri minta apartemen kepada Papa dan memilih tinggal disana, hanya sesekali saat kakak Rindu dengan bi Lisa baru kakak akan pulang kesini"
" Kakak yang sabar ya," ucap Anin sambil mengelus punggung Tony
Tony meraih tangan Anin menggenggam lalu mencium punggung tangannya
" Terima kasih sayang" ucap Tony
" Apa kakak nggak pernah cari tahu tentang mama" tanya Anin
" Kakak sudah mencoba sayang tapi hasilnya nihil, tidak ada yang bisa mengetahui dimana Mama Riana" ucap Tony
Anin jadi berpikir apakah Mama Riana mengganti identitas nya sampai tidak bisa ditemukan oleh Tony.
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki, dia bi Lisa
" Tuan muda makanan nya sudah siap, sebaiknya makan dulu karena sudah lewat jam makan siang" ucap Bi Lisa
" Terima kasih bi" ucap Tony
Tony mengajak Anin untuk makan, mereka makan dengan tenang tidak ada obrolan hanya ada suara sendok yang beradu dengan piring.
Selesai makan Tony mengajak Anin kembali berkeliling melihat perpustakaan di rumah itu, ada ruang fitness bahkan terdapat bioskop mini tapi sayang rumah sebesar dan semewah memiliki penghuni yang jarang berada di rumah
Tony juga tidak lupa mengajak Anin melihat - lihat kamarnya. Saat Anin masuk nuansa maskulin langsung tercium oleh nya. Meski kamar ini jarang ditempati tapi tetap bersih dan tertata rapi
Saat Tony asik bercerita pada Anin handphone nya berbunyi lalu Tony segera mengangkatnya
" Assalamualaikum Papa"
" Ton, Papa sekarang dibandara kamu dimana"
" Baguslah, jangan pulang dulu tunggu papa"
"Ya pa, Tony akan tunggu papa karena ada yang mau Tony bicarakan sama papa"
" Apa tentang lamaran kepada gadis itu"
" Tidak hanya itu, ada yang lebih penting lagi"
" Ya sudah ini papa sudah di jalan"
Sambungan telpon pun terputus, Tony mendekati Anin
" Sayang, papa sekarang dijalan dari bandara, kita tunggu dulu ya" ucap Tony
" Ya sudah Kak" jawab Anin
1 jam kemudian, sebuah mobil Roll Royce terparkir di halaman rumah. Turunlah seorang pria tinggi bertubuh tegap dengan sedikit uban di rambut nya. Para pengawal dan pelayan menyambutnya
" Selamat datang Tuan besar" Ucap bi Lisa
" Dimana Tony, beritahukan dia untuk mengajak kekasihnya ke ruang kerja saya" jawab papa Iskandar
"Baik Tuan" ucap bi Lisa berlalu pergi menuju kamar Tony
Sesampai disana bi Lisa langsung masuk karena memang pintu nya terbuka
"Maaf tuan muda, Tuan di tunggu Tuan besar di ruang kerja"
" Baik Bi, terima kasih" ucap Tony
Tony dan Anin langsung menuju ruang kerja sang Papa. Sesampai disana mereka masuk dan melihat Papa Iskandar sedang duduk di sofa sambil membaca sesuatu di tablet nya.
" Tony, ayo ajak nak..." ucapan Papa terpotong
" Anin papa" ucap Tony
" Iya ajak nak Anin duduk" ucap papa Iskandar
__ADS_1
" perkenalkan saya Anindita" ucap Anin menuliskan tangannya kearah papa Iskandar
Papa Iskandar menyambut tangan Anin dan menyalaminya
" Kalau boleh tau nak Anin ini masih kuliah atau sudah kerja" tanya papa
" Saya baru saja kerja di Airlangga Corp" jawab Anin
" Wah.. Di Bagian apa"
" Bagian Desain Produk"
" Kamu sungguh hebat nak, jarang ada anak muda yang bisa bekerja di Airlangga Corp apalagi bagian desain produk di usia kamu" Jawab Papa semangat.
" Orang tua kamu kerja apa" tanya papa lagi
" Orang tua saya kerja di Airlangga Corp juga" Jawab Anin
" Dibagian Apa" tanya papa antusias
Sebelum Anin menjawab Tony menjawab lebih dulu
" Papa Anin ini Anaknya Uncle Ezad"
Papa langsung kaget mendengarnya
" Jadi Anin ini anaknya Ezad Airlangga?"
.
.
Bersambung
.
.
.
.
.
.
..
Tolong koreksi jika ada typo
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***MOHON DUKUNGAN KAKAK READER
JANGAN LUPA LIKE, AND VOTE YA🙏🙏🙏
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
HAPPY READING*