PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI
PTHB 21


__ADS_3

Tony masuk pelan-pelan ke dalam apartemennya tapi dia tidak menemukan siapapun. Dia menuju kamar nya juga tidak ada orang.


Dia berjalan menuju ke tempat tidur dan tak sengaja matanya tertuju pada sebuah kotak diatas nakas. Tony mengambilnya lalu membukanya pelan - pelan.


Betapa terkejutnya dia melihat isi kotak tersebut. Dia lalu berjalan ke arah dapur dan membuang kotak tersebut ke tong sampah. Dia lalu balik ke kamarnya dan mengecek CCTV kamarnya tapi dia tidak menemukan seseorang yang masuk.


Tony lalu menelepon Jay


" Hai Jay, kamu dimana?"


" Masih di jalan pulang ke apartemen"


" Kalau udah sampai langsung kekamar ku ya!"


" Oke.."


Tony menutup telponnya. Dia mandi sembari menunggu Jay tiba.


Setelah mandi Tony menggunakan pakaian santai nya, saat keluar kamar tampak Jay sudah duduk di depan Tv ditemani es jeruk yang dia buat sendiri


" Udah lama Jay " ucap Tony berjalan ke arah Jay


" Lumayan si," jawab Jay singkat


Tony duduk di sebelah Jay yang sedang asik menonton serial kartun


" Kamu tadi masuk ke sini nggak sebelum pergi" tanya Tony


" Nggak, memang nya kenapa?" tanya Jay balik


" Tadi saat aku pulang pintu kebuka, setelah aku masuk tidak ada siapapun. Aku sudah cari keliling dan mengecek CCTV tapi tidak terlihat ada orang yang masuk ke apartemen."


" Tapi di atas nakas ada sebuah kotak kecil dan setelah ku buka cuma ada foto ku dan Anin yang sudah coret - coret, lalu aku buang saja ke tong sampah" tambah Tony


Jay berinisiatif menghubungi seseorang


Tut... Tut...


" Maaf mengganggu kamu, aku cuma mau minta tolong coba pantau CCTV apartemen Tony soalnya ada peneror tapi tidak tertangkap CCTV"


"..............."


" Oke.. Terima kasih"


Jay menutup telponnya. Tony yang penasaran pun bertanya


"Telpon siapa? "

__ADS_1


" Teman" jawab Jay singkat


" Ya sudah malam ini aku nginap disini siapa tahu ada yang pengen jahatin kamu"


" Ya udah tidurnya di sofa aja ya" ucap Tony


" Nggak apa-apa asal kamu juga" jawab Jay


" Ok.. Aku ke kamar dulu ambil selimut"


Tony melangkah ke kamar mengambil selimut dan menuju ke sofa depan TV.


******\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=*******


Anin sedang duduk di balkon kamarnya setelah ayahnya keluar dari kamarnya, Lalu handphone nya berbunyi


" Assalamualaikum,"


"....,"


" Ok, terima kasih kak, nanti aku kasih kakak kabar"


"....."


Setelah menerima panggilan Anin langsung menghubungi seseorang. Setelah panggilan tersambung


" Assalamualaikum kakak, bisa bantu Anin nggak?"


" Bisa minta Tolong kakak retas CCTV Diamond Apartemen, aku butuh data rekaman dari sebulan yang lalu"


" Ok... Cantik, kakak segera eksekusi hasilnya kakak kirim ke email kamu"


" Makasih kak, kakak memang yang terbaik"


Anin menutup telponnya. Dia mengedarkan pandangannya menikmati suasana kota di saat malam. Kabar bahagia yang ia terima tadi dari ayahnya membuat hati Anin berbunga bunga.


Meskipun dia baru kenal dengan Tony tapi dia yakin Tony adalah pria yang baik yang dapat membimbing nya kelak setelah menikah.


Dia kembali kedalam kamar saat dinginnya angin malam mulai membelai wajahnya. Merebahkan diri di kasur Queen Size nya. Matanya enggan terpejam memikirkan masalah yang akan dia hadapi kedepannya.


Berpacaran bahkan menikah dengan artis sekelas Tony Andesta membuat Anin harus ekstra hati - hati dan sabar karena sudah pasti banyak fans Tony yang mungkin tidak terima idola nya menikah meskipun banyak yang mendukung.


Ditambah lagi Tony adalah pewaris tunggal SEF Holdings. Perempuan mana yang tidak ingin menjadi kekasih bahkan istrinya. Terlebih lagi sekarang ada Emely yang tidak suka dengan hubungan mereka dan akan melakukan berbagai cara agar mereka berpisah.


Tiba-tiba notifikasi masuk ke handphone nya, sebuah email. Anin lalu mengambil laptop di atas nakas dan mulai menyalakan nya. Saat telah menyala dia langsung membuka email yang tadi dia terima.


Saat membuka email handphone nya berdering

__ADS_1


" Datanya sudah kakak kirim ke email kamu, dan semua data CCTV yang akan datang otomatis masuk ke email kamu "


" Terima kasih kak, ini aku sedang download ke laptop"


" Ada lagi yang bisa kakak bantu?"


" Untuk sekarang tidak ada, nanti aku hubungi kakak lagi"


" Baiklah kalau begitu, selamat istirahat cantik"


" Terima kasih kakak, selamat istirahat juga dan jangan lupa cari pacar"


Orang diseberang sana hanya tertawa kecil sebelum memutuskan sambungan telponnya.


Anin memeriksa setiap video yang dia terima, sudah 5 video yang dia buka dan dia melihat semua yang terjadi di apartemen Tony, dan sekarang Anin tahu siapa dalang dari semua kejadian ini.


Terima kasih Kak Jack, ucap Anin dengan kelegaan karena sekarang dia tahu pergerakan musuh nya.


Jack adalah asisten sekaligus tangan kanan Rendy di negera FL. Sejak kecil Jack diasuh oleh tuan Ezad setelah kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan, bisa dibilang Jack adalah kakak kedua Anin setelah Rendy. Jack tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan cerdas, menguasai ilmu IT dan juga tentang senjata membuat tuan Ezad yakin untuk menyerahkan tanggung jawab usahanya di negara FL. Kecerdasan Jack jauh di atas Rendy, hal itu membuat tuan Ezad meminta Jack menjadi tangan kanan Rendy.


Sepak terjang Jack didunia bisnis dan juga IT membuatnya disegani sekaligus ditakuti para lawannya, hal itu jelas menguntungkan bagi Airlangga Corp. Jack adalah aset yang sangat berharga bagi keluarga Airlangga dan secara hukum Jack sudah menjadi bagian dari keluarga Airlangga karena secara sah diadopsi oleh tuan Ezad.


Setelah melihat semua video Anin mengirimkan pesan ke Jay


" Kak Jay, aku sudah tahu siapa dalangnya, tapi jangan dulu kasih tahu Tony"


Pesan pun terkirim dan Anin langsung menarik selimut dan terlelap melepaskan segala kepenatan setelah seharian bekerja.


Di sisi lain Jay masih menonton film kesukaan nya saat notifikasi pesan WA masuk. Dia membacanya, ada kelegaan dalam hatinya dan sekarang dia akan mengikuti semua rencana Anin. Karena dia dan Tony tidak dapat menemukan bukti apa - apa sedangkan Anin bisa mendapatkan nya dalam hitungan jam.


" Malam itu Jay menonton sampai pukul 3 pagi sedangkan Tony sudah melalang buana ke alam mimpi tanpa terganggu suara TV yang ditonton Jay.


Bersambung.


.


.


.


.


.


.


Tolong koreksi kalau ada typo

__ADS_1


Vote, and Like ya


HAPPY READING KAKAK


__ADS_2