
Tony dan Jay keluar dari ruangan pengelola setelah membahas
kegiatan tersebut. Mereka berdua langsung menuju mobil di parkiran kampus,sebelum
sampai parkiran Jay pamit ke kantin sebentar untuk membeli minuman. Saat hendak masuk ke dalam mobil tiba – tiba pandangan
Tony tertuju pada wanita yang dia lihat tadi di taman, rasa itu tiba – tiba menyeruak
dalam hati Tony.
Ada rasa ingin mengenal lebih dekat Wanita itu. Walaupun sebelumnya
Tony tidak begitu suka didekati apalagi berhubungan lebih dekat dengan wanita,
tapi Tony laki – laki normal yang juga punya perasaan ingin di cintai. Entah apa
yang merasuki nya sehingga Tony menghampiri wanita tersebut.
“ ehhmm motornya kenapa ? “ ucap Tony membuka percakapan
“ gak tahu ni tiba- tiba gak bisa nyala “ jawab Anin sambil
menoleh kea rah Tony
Deg…
Hati Tony berdetak 3 kali lebih cepat, pandangan mereka
beradu , membuat Tony jadi gugup tapi Tony berusaha untuk bersikap normal. Mau sok
membantu dia tidak tahu sedikitpun tentang mesin.
“ kamu mau pulang ya ? “ Tony memberanikan diri bertanya
“ ya , Cuma mau mampir dulu di Airlangga Corp ada yang mau
saya antar “ jawab Anin
“ kalau Gitu bareng sama aku aja aku antar, untuk motor nya nanti aku minta orang bengkel ku
untuk ambil kesini” ucap Tony mantap .
Siapa yang tidak kenal kerajaan Bisnis keluarga Wiryawan
yang bergerak dibidang Otomotif, mempunyai banyak cabang pabrik yang
__ADS_1
memproduksi Mobil dan Motor kelas dunia. Sehingga tidak sulit untuk Tony
berkata demikian kepada Anin.
“ oh.. ya kita belum kenalan “ suara Tony memecah keheningan
“ Aku Tony “ Sambil mengangkat tangan mengajak Anin ber
jabat tangan
“ Anindita, panggil saja Anin “
Jawab Anin sambil mengangkat
tangannya meraih tangan Tony
Hati Tony semakin tidak karuan saja saat tangannya
bersentuhan dengan tangan Anin. Jay yang melihat dari mobil pun geleng – geleng
kepala melihat sahabatnya yang salah tingkah. Karena selama ini Jay tidak
pernah melihat Tony seperti itu. Entah apa yang merasuki jiwa sahabat nya ? .
“ Jay , kenalin ni Anin “ ucap Tony dengan semangat
mengenalkan Anin pada Jay
Anin pun langsung berjabat tangan dengan Jay
“ Anindita “ ucap nya.
“ oh ya Jay Anin akan ikut kita, soalnya motornya mogok “
Tony membukakan pintu belakang untuk Anin dan mempersilahkan
Anin masuk. Setalah Anin masuk Tony langsung duduk di depan bersama Jay.
“ Rumahnya dimana Nin “ ucap Jay dibalik setir
“ ke Airlangga Corp k, “ jawab Anin
“ ya udah, kamu mau mengajukan permohonan magang atau
ngelamar kerja ? “ ucap Jay penasaran sambil menjalankan mobilnya ,karena dia
__ADS_1
tahu Airlangga Corp adalah perusahaan keluarga Rendy.
“ Mau antar Proposal acara Ultah Kampus K, Anin Ajuin
proposal siapa tahu mereka mau jadi sponsor “ jawab Anin dengan lembut ,
membuat hati Tony yang duduk didepan merasa semakin tidak karuan.
30 menit kemudian mereka sampai di Airlangga Corp, Anin
minta di turunkan di luar gerbang , karena memang Jay dan Tony masih ada
keperluan jadi Jay menurut saja
“ Anin turun di depan aja k “
Mobil sudah terparkir di depan Airlangga Corp, Anin lalu
turun
“ Makasih ya K dah kasih tumpangan “ ucap Anin kepada Tony
dan Jay
“ Sama-sama, Pulangnya nanti Pake apa? “ ucap Tony
“Pake taksi k, sampai Jumpa k “ ucap Anin seraya berlalu.
Saat bayangan Anin sudah tidak terlihat barulah Tony sadar
kalau dia lupa meminta No.Hp Anin.
“ aissh Jay, kok bisa aku lupa ya “ ucap Tony sambil menepuk
jidat nya
“ Lupa apa si ? “timpal Jay sambil melihat sahabatnya yang
sudah keluar dari jalur kebiasaan hidupnya
“ lupa minta nomor handphone nya Anin”.
Mungkinkah Tony mendapat nomornya Anin.. ???
Nantikan Up selanjutnya ya …
__ADS_1