Pemilik Hati Sang Direktris

Pemilik Hati Sang Direktris
Mendadak menikah


__ADS_3

Kehebohan terjadi pagi ini dikantor batara grup,alex berjalan menuju ruangan CEO dengan didampingi 4orang berseragam polisi,para karyawan terheran-heran dengan fenomena dipagi ini.


"brak....."suara pintu dibuka dengan paksa,


"tuan damian,anda ditangkap atas tuduhan pembunuhan berencana terhadap tuan armand batara"


"kalian jgn sembarangan tanpa bukti!!!"teriak tuan Demian sambil menggebrak meja.


"kami hanya menjalankan perintah pak ini surat tugas kami”polisi itu kemudian menyerahkan surat tugasnya kepada Damian.


Damian membacanya dengan hati bergemuruh,kemudian dia meremas kertas itu,


"sial umpatnya dalam hati"


perwira polisi tersebut memberi kode kepada anggotanya dengan anggukan kapala,


Seorang polisi berpangkat brigadir maju,kemudian memborgol tangan Damian,


"ayo jln pak"dengan tangan terborgol Damian berjalan keluar dari kantornya,sepanjang jalan menuju lobby,semua mata memandang terkejut,melihat wakil CEO ditangkap polisi dengan tangan yg terborgol,sampai dilobby alek berhenti dan berbicara kepada komandan polisinya,


"pak saya sampai disini,terima kasih kerja samanya'


"baik pak alex,saya harap pak alex bersedia dipanggil jika sewaktu-waktu kami memerlukan keterangan dari pak alek.


"oke pak,kita tunggu khabarnya"


"mari pak alex"polisi tersebutpun berpamitan.


Setelah kepergian rombongan para polisi itu alex mengumpulkan seluruh jajaran staf dan direksi dibatara grup,untuk melakukan rapat mendadak,sesuai amanat tuan Armand kepada alek,guna mengisi kekosongan pimpinan di batara grup,maka sekertaris lama tuan armand,pak rafi kemudian dijadikan CEO sementara,menunggu keputusan tuan armand


Selanjutnya,keputusan itu diterimah semua pihak.


Dua bulan sudah tuan armand dirawat tapi tidak ada perkembangan yang berarti,kondisi tubuhnya kian melemah,Zhia dengan telaten merawat papanya,sekarang perawatan tuan armand dipindahkan kemansion mereka,


pagi ini dikamar perawatan tuan armand berkumpul zhia,alex,pak hendra,juga rapi sekertaris pak armand.


"hendra buatkan surat pengalihan saham batara grup,atas zhia...uhuk...uhuk"pak armand terbatuk sambil memegangi dadanya.


zhia berdiri"pa...kenapa mendadak begini,zhia belum bisa..."ucapnya manja sambil memberengutkan wajahnya.


"zhi...papa takut tidak sempat"


"papa enggak boleh ngomong gitu,zhi...zhi takut pa,hiks....hiks"zhia mulai menangis.


"zhi...kau harus kuat,kau putri armand batara,dipundakmu sekarang bergantung nasib ribuan karyawan kita,papa yakin kamu mampu"


"papa....hiks....papa akan sehat,akan mendampingi zhia,sampai zhia sanggup menerima tanggung jawab ini,papa ....hiks bertahanlah..."zhia menjatuh kan kepalanya didada tuan armand sambil terus menangis.

__ADS_1


"alex. dimana bani...?"


"lagi diperjalanan tuan"alex merogoh saku celana mengambil ponselnya dia bermaksud akan menghubungi bani.


"ceklek...!" pintu kamar tuan armand dibuka seseorang,bani berdiri diambang pintu


(Samudra rabbani)



"kemari nak..."tuan armand memanggil bani agar mendekat padanya,disana dilihatnya zhia sedang menangis dipelukan tuan armand.


"Bani...papa ingin kalian hari ini menikah uhuk...uhuk."ucap pak arman sambil terbatuk.


Tidak hanya bani semua orang yg ada diruangan itu terkejut termasuk zhia,zhia menegakkan kepalanya,


"papa...."tuan armand menghapus air mata yg meleleh dipipi zhia,


"papa...hiks....hiks,"zhia tak sanggup melanjutkan kata2nya air matanya makin deras membanjir.


"papa ingin Bani menggantikan papa menjaga anak papa yg manja ini he...he..uhuk...uhuk..!"ucap tuan armand berusaha tersenyum sambil menahan sakitnya.


Bani mendekat pada tuan armand,dia menggenggam tangan tuan armand,


"pah....papa akan baik2 saja,aku akan mengobati papa sampai sembuh"


Bani menunduk tidak bisa membantah ucapan tuan armand


zhia menatap bani


"kak....hiks...katakan semua itu tidak benar,papa akan sembuhkan hiks...jawab kak...!"zhia menarik -narik kemeja bani.


Bani tidak sanggup melihat gadisnya menghiba seperti itu,air matanyapun jatuh,tanpa canggung dia menarik tubuh zhia dan membawa kedalam pelukannya.


"aku. . . ..sudah berusaha dengan segala kemampuanku zhi,saat ini kita hanya bisa berharap mukzikat dari tuhan"bani membelai surai rambut zhia berusaha memberi kekuatan pada gadisnya.


" Alex,Persiapkan segalanya"


"Baik tuan...."alek pun bergegas keluar ruangan,guna mempersiapkan acara pernikahan dadakan bani dan zhia.


"hendra apa sudah kau siapkan semua berkasnya....uhuk...uhuk"pak arman terbatuk batuk,zhia menatap papanya kemudian duduk di tepi ranjang pak armand.


"semuanya sudah siap tinggal tuan tanda tgn saja"ucap pak hendra sambil menyodorkan map yg dia pegang,pak armand membacanya sejenak dan langsung membubuhkan tanda tangannya tanda tangan.


"Zhi....sekarang semuanya sudah papa serahkan padamu,buatlah papa bangga,papa ....uhuk....uhuk yakin kamu bisa...uhuk..uhuk''pak arman merasa dadanya semakin sakit dan nafasnya mulai sesak.


"pa...jangan pikir yg lain,kita fokus kesehatan papa saja,istirahatlah pah"ucap zhia sambil memperbaiki selimut tuan armand.

__ADS_1


Bani mengirim cheat kepada alex.


"bro mampir dulu ke apartemen ambil kotak kecil dilemari pakaianku"


"oke bro"balas cheat alek kepada bani.


"bani...uhuk..berjanjilah kau akan menjaga zhia"ucap tuan Armand sambil memandangi bani,bani duduk di samping tuan Armand.


"tanpa papa mintapun aku akan menjaga zhia dgn nyawaku,takkan kubiarkan zhia menangis selain menangis karna kebahagian"bani dan zhia saling menatap,zhia tersenyum tipis,dihatinya ada begitu banyak kebahagian karna mendengar ucapan dari bani,semua itu tak luput dari perhatian tuan armand,dia menyunggingkan sedikit senyumnya.


"aku memilih orang yg tepat mendampingi zhia"ucap tuan armand dalam hati.


"rafi....uhuk...uhuk,bantulah zhia,perlakukan dia seperti kau perlakukan diriku"mendengar permintaan tuan Armand,rapi hanya bisa mengangguk kemudian menundukkan kepalanya,karna tak kuasa menahan tangisnya,tuan Armand sudah dianggapnya seperti orang tuanya sendiri.pak hendra mengambil tisu kemudian memberikannya kepada rafi.


Alek masuk keruangan itu dengan membawa seorang yg sepertinya penghulu,penghulu itu menyalami semua orang yg ada diruangan itu,


"pak ayo pak segera kita mulai uhuk....uhuk"ucap tuan Armand kepada pak penghulu.


"mari pak," alek mempersilahkan penghulu itu untuk memulai prosesi ijab kabul bani dan zhia,alex menyerahkan sebuah paper beg kepada zhia,isinya ternyata sehelai kaian tudung kepala berwarna putih,zhia segera menggenakannya,suasana haru memenuhi ruangan itu,dengan disaksikan alex,rafi dan pak hendra,bani mengucapkan janji suci pernikahan dengan zhia,air mata zhia mengalir deras,rasa haru,bahagia dan sedih memenuhi kalbunya,bahagia karna dia menikahi pria yang sangat dicintainya,sedih...karna bukan pernikahan seperti ini yang dia inginkan,impiannya sebagai wanita,ingin menikah ala putri-putri keraton,suasana haru menyelimuti ruangan itu,bani meneyematkan cincin di jari manis zhia,



begitupun zhia sebaliknya,zhia mencium punggung tangan bani sebagai bentuk rasa hormat seorang istri,dan bani menangkupkan kedua tangannya pada kepala zhia lalu mengecup kening zhia yang sudah sah menjadi istrinya itu,tuan armand tidak bisa menahan rasa haru,air matanya menetes,bahagia. menyaksikan putri kesayangannya menikah.


Bani dan zhia menghadap tuan armand,


"papa. terimakasih atas restunya,aku berjanji akan selalu membahagiakan putri papa"bani mencium punggung tangan tuan Armand,tuan armand tersenyum lalu memandang putrinya,


"zhi.....uhuk..."


"papa...hiks...hiks..."zhia menjatuhkan kepalanya didada tuan armand,


"zhi...sekarang anak papa sudah menjadi seorang istri,tanggung jawab papa sudah berpindah pada suamimu,uhuk...jadilah istri yg baik yang bisa menjaga martabat suami"pesan tuan armand buat putrinya.


Acara pernikahan yg mendadak itupun sudah selesai,diruangan itu kini tinggal sepasang pengantin baru dan tuan Armand yg tertidur dipembaringannya.


zhia menatap cincin yg tersemat dijarimanisnya,


"kenapa zhi...."tanya bani yg duduk disamping zhia.


"zhi....seperti sedang mimpi kak"ucapnya sambil tersenyum manis kearah bani.


"Zhia....."panggil bani


zhia menatap bani,bani merapikan anak rambut yang menutupi wajah zhia,


"Berjanjilah padaku zhi,jika suatu hari nanti kita menemui masalah yg berat,jangan pernah terucap kata berpisah"zhia menatap bola mata bani kemudian menganggukkan kepalanya,bani meraih zhia kemudian menghujani wajah zhia dengan kecupannya,zhia yang malu kemudian menyembunyikan wajahnya didada bidang bani,tidak ada malam pertama buat pasangan pengantin baru itu,karna mereka memutuskan untuk menghabiskan malam dengan menjaga tuan armand.

__ADS_1


(mohon maaf untuk para reader semua karna baru kini bisa up,kedepan thor janji akan lebih sering up nya🙏🙏🙏)


__ADS_2