
Matahari mulai tenggelam ketika bani dan zhia turun di pelabuhan ulele Banda aceh,dengan naik taksi mereka melanjutkan perjalanan menuju bandara internasional sultan iskandar muda.
Kini bani dan zhia sudah berada diruang tunggu bandara,keberangkatan mereka pukul 19.40 wib,Bani melirik jam ditangannya sekarang masih pukul 18:40wib masih ada waktu 1jam lagi.
"kamu minum zhia?"tawar bani kepada zhia
"hm....air mineral saja"jawab zhia.
"baiklah"bani berjalan meninggalkan zhia.
Sepeninggal bani zhia menatap kelilingnya,tidak jauh dari tempatnya duduk dia melihat seorang gadis kecil sedang bermain dengan riang bersama ayahnya,mata zhia berembun dan ada sedikit senyum tersungging disana.
"Papa kamu dimana,aku merindukanmu...." ucapnya dlm hati.butir-butir bening itupun luruh dari kelopak matanya,suara tangisnya dia thn dalam hatinya.
dari jauh bani melihatnya,diapun melangkah mendekati zhia,diletakkan kresek itu disamping zhia,
"itu minumannya,ada snacknya juga tuh"kata bani
__ADS_1
"nih saputangan,hapus air matamu,luntur tuh mekap"
"mana ada"jawab zhia mengerucutkan bibirnya
bani tersenyum melihat tingkah zhia.
"Zhi sementara kamu tinggal diapartemenku,setelah kamu siap baru kamu balik kerumahmu"ucap bani sambil membaringkan tubuhnya dikursi panjang yang kosong didepan zhia.
zhia menatap bani"kak a...apa nanti tidak merepotkan kakak?"tanya zhia kepada bani,tapi bani diam saja tidak menjawab,dia menyilangkan tangannya diperut dan pura-pura tidur,zhia membuang wajahnya kesamping sambil mengerucutkan bibirnya.
Setelah menunggu selama 1jam,akhirnya bani dan Zhia bersiap-siap menaiki pesawat,didepan pintu pesawat 2pramugari cantik menyapa mereka,
"ok no 4 dan 5,silakan pak buk"pramugari menunjukkan tempat duduk mereka,Setelah semua penumpang masuk,pintu ditutup dan perlahan pesawat mulai bergerak menuju landas pacu.
Zhia gelisah kini dia akan kembali kekotanya,dia tidak tau apa yang menantinya disana yang pasti semuanya tidak akan sama seperti terakhir dia meninggalkan kota itu,ada perasaan takut yang menghantui,jika papanya benar-benar telah meninggal maka tanggung jawab besar itu ada dipundaknya,karna dia Putri tunggal dari CEO.batara grup,apa dia harus menjelaskan kepada bani sekarang tentang siapa dirinya,dia melirik bani.
"kamu enggak ngantuk tidurlah,nanti kubangunin kalo sudah sampai"kata bani kepada zhia.
"enggak aku enggak ngantuk"
__ADS_1
jawab zhia.
"kak,nanti enggak ada yg marah aku tinggal di apartemen kamu?"tanya zhia
bani memandang zhia sekilas,kemudian beralih kepramugari yg menjelaskan prosedur keselamatan.
"Disana ada adek aku,nanti kamu sama dia"jelas bani"Kamu pasti seneng berteman dengan dia"lanjut bani.
"kak....aku mau jelaskan tentang aku yg sebee"blm selesai zhia berucap
"Nanti aja udah sampai kamu bisa cerita semuanya"potong bani,
"Baiklahkak"zhia mengalihkan pandangannya keluar jendela pesawat,pesawat mulai bergerak dan naik,dari ketinggian dia bisa lihat suasana kota Banda aceh di malam hari, lampu lampu tampak berkelap-kelip
..." ya Allah.....maha karyamu sungguh indah,aku berserah padamu,aku tidak tau kedepan seperti apa,takdirku ada ditanganmu tapi aku percaya ada cerita indah dibalik semua ini"ungkapan hati zhia,setelah mengungkapnya ada sedikit senyum tersungging indah disudut bibirnya dan dia terlelap,bani menoleh kesamping ketika bahunya terasa ada yg bertumpu,ternyata zhia menyandarkan kepalanya ke bahu bani,bani merapikan anak-anak rambut yang menutupi wajah zhia. "Cantik"ucap bani sambil tersenyum ...
( Cinta itu seperti angin,tidak bisa melihatnya tapi bisa merasakannya✍️✍️✍️ )
__ADS_1