
Setelah menempuh perjalan 3jam,akhirnya bani sampai dibandara Sutan Syarif Kasim Pekanbaru,sopirnya Ujang sudah sudah menunggu diruang tunggu vviv,segera dia masuk kemobil, Ujang memasukkan kopernya kebagasi,
"Jang kita langsung kerumah sakit"
"baik tuan"jawab Ujang
mobilpun meluncur kerumah sakit terbesar di kota pekan baru itu,tidak memakan waktu lama,mobil sudah berhenti di lobby rumah sakit,
Berdasar info alek pasien pasien sekarang diruang ICU,bari segera kesana,disana sudah ada nita,alek dan dokter Padli,bani langsung memeriksa kondisi pasien,setelah mengecek semuanya,
"nita mana rekam medisnya"
Nita pun memberikan yg diminta bossnya,setelah mempelajarinya,dia menghadap alek dan dokter Padli.
"kita harus melakukan tindakan,hari ini juga,alek dirumah sakit sekarang krisis golongan darah O,kau cepat mengusakannya,mungkin di PMI ada,bergerak cepatlah"
"baiklah"alek segera meninggalkan ruangan ICU
sebelum meninggalkan rumah sakit,alek menemui Tommy kepercayaannya,
"tom,kamu perketat penjagaan,kita jgn sampai kecolongan lagi,siapkan anggota didepan ruang ICU dan ruang operasi"
"Siap boss"jawab Tommy
Alek segera meluncur ke PMI,
dlm perjalanan dia selalu berdo'a dlm hati,untuk kesembuhan armand,karna dia sudah menganggapnya seperti orang tua,
"aku akan membalas semua ini,dimanapun kalian bersembunyi,takkan kubiarkan,kalian tenang" tangannya mengepal keras,giginya bergemeletuk.
Setelah 3hari kecelakaan yg menimpa,Armand batara dan putrinya media cetak dan elektronik ramai memberitakannya,maklum armand batara adalah CEO yg tersohor dinegri ini,usahanya dari mulai rumah sakit,perbankan,sampai perhotelan semuanya maju pesat,
kantor pusat batara grup ramai diserbu,pemburu berita
"sial bagai mana mereka bisa
tau"
Damian menggebrak-gebrak meja,
sekertaris Damian datang
"Tuan sebaiknya kita harus mengadakan konprensipers"
"huh...."
Damian mendengus kesal
__ADS_1
"persiapkan semuanya"
perintah Damian kepada sekretarisnya.
"baik tuan"
Alek mondar mandir gelisah didepan pintu ruang operasi,pikirannya cemas tangannya terkepal,sementara didlm,operasi yg langsung ditangani dokter bani sedang berlangsung,wajahnya terlihat serius,sekali perawat pembantu menyeka keringat didahinya,4jam sudah,bani berkutat dgn alat-alat medisnya,gumpalan darah membeku yg menghimpit jantung pasien sudah dibersihkan,kini jantung pasien sudah bisa berdegup dgn normal,4jam 30menit operasi selesai,
"Ting"
pintu kamar operasi terbuka,dokterbanipun keluar,alekpun menyerbu bani dgn pertanyaannya,
"ban, gimana ban"
"kau tidak bisa memberiku
waktu bernafas sedikit''
Serga bani,alek hanya bisa membuang nafas,
"operasinya berjalan
lancar,cuma pasien blm
melewati masa kritisnya"
Alek sedikit bernafas lega,diapun memeluk bani,
"he... lepas,merinding gue,loe
nafsu sama gue?"tanya bani kepada alek
"kampret loe mbing,loe pikir
gue punya kelainan,loe aja
kali yg punya perilaku ****
menyimpang"jawab alek
Bani hanya mengerutkan alisnya mendengar ocehan alek,
"lek ayo kita keruanganku,loe
punya hutang jawaban
untuk pertanyaanku"
__ADS_1
Alek mengangguk,mereka berjalan dikoridor rumah sakit,sepanjang perjalanan keruangan bani,banyak kaum hawa,memandang bani dgn kekagumannya,mencari perhatian dgn berbagai pola,tapi sang dokter,hanya berjln dengan gaya coolnya,dgn seragam kebesarannya ditunjang dengan ketampanan wajahnya,cewek mana yg enggak ngiler,alek terkadang heran begitu banyak gadis yg yg menggilai sahabatnya ini tapi sahabatnya ini masih betah menjomblo,
Sampai diruangan bani,alek duduk disopa,sedangkan bani duduk dikursi kebesarannya,
"lek,siapa sebenarnya pasien
itu,kenapa begitu sangat
penting bagimu"
Alek pindah duduk dihadapan bani,
"Dia itu,Armand batara CEO
batara grup,aku sudah
menganggapnya seperti
orang tua,"jelas alek
"Apa yg terjadi dgnnya,sampaiorgan dlm tubuhnya rusak begitu?"tanya bani lagi,
"Dia sedang berlibur bersama putrinya,tapi kapal pesiarnya disabotase,dgn meletakkan peledak daya ledak tinggi"
"putrinya bagaimana,apa
menjadi korban juga"
"Sampai sekarang pencarian
terus dilakukan,tapi blm
membuahkan hasil"
"Kau sudah menyelidikinya,atau barang kali kau sudah mencurigai seseorang?"cecar bani
Alek mengerutkan keningnya,
"ya,aku sedang
menyelidikinya,kalo orang
dalam terlibat itu sudah
pasti,aku sedang
mengumpulkan bukti"
__ADS_1
mereka diam dgn jalan pikirannya masing-masing.
(masih semangat,moga-moga aja ceritanya bisa menghiburππππππππππ)