Pemilik Hati Sang Direktris

Pemilik Hati Sang Direktris
Malam pertama yang gagal


__ADS_3

"abg.... kenapa sih... nikah enggak ngabarin moi,sebenar moi ini adik abg bukan sih..!momoi berdiri dipintu kamar bani sambil mencecar abgnya dgn berbagai pertanyaan,sementara bani cuek dan terus berkemas memasukkan pakaiannya kedalam koper,hari ini bani kembali keapartemennya untuk mengambil beberapa pakaiannya,karna sementara waktu dia akan tinggal bersama zhia di mansion tuan armand.


"aba....ng"momoi berteriak kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya kelantai.


"tap.....'bani menutup mulut momoi dengan tangannya.


"bau jigong,cuci muka,gosok gigi dulu....gih"perintah bani sambil mendorong momoi keluar dari kamarnya,


"abg.....,jawab dulu pertanyaan moi..."momoi bertolak pinggang sambil melototkan matanya.


"abg belum ngabarin papa sama mama,orang tua kita masih hidup bg....."ucapnya kesal kepada bani,bani keluar dari kamarnya menuju meja makan,meraih gelas lalu menuang air putih yg ada diteko,dia meminum sampai kandas lalu dia duduk.


"moi....abg menikah mendadak,enggak ada persiapan,semuanya tanfa rencana"ucap bani sambil memainkan gelas kosong yg ada ditangannya.


momoi kemudian duduk disebrang meja bani,dengan suara pelan dia bertanya kepada bani,


"bg....kak zhia hamil......?"bani berdiri kemudian menyentil kening momoi dengan jarinya,


"sakit bg ...."ucap momoi sambil memegangi keningnya.


"sembarangan ngomongnya,abg nikah cepat karna permintaan tuan Armand,kondisi makin lemah"


"kasian kak zhia ya bg,tapi mama sama papa gimana bg?"


"ntar abg yg ngabarin moi,"


"pasti mama sedih bg,enggak lihat abg nikah"bani berjalan kearah kamarnya.dia berdiri dipintu diam sejenak kemudian berbalik memandang momoi.


"moi....kamu beranikan dirumah sendiri?"bani khawatir meninggalkan adiknya tinggal sendiri di apartemen.


momoi berdiri menatap abgnya


"enggak usah khawatir bg,biasa moi juga sering abg tinggal"sambil nyengir kearah bani.


Bani tersenyum,kemudian melangkah kemar dan meraih koper yang tadi sudah diisi dgn pakaian nya.dia menyeret koper itu keluar.


"kalo ada apa2 hubungi abg"momoi mengangguk


"abg pergi dulu yah"bani memeluk adiknya itu kemudian mengecup keningnya.


momoi mengantar bani kedepan pintu apartemen.momoi memandang kepergian abgnya dengan perasaan campur aduk antara sedih dan senang,ketika bani akan memasuki mobilnya momoi berteriak.


"bg...cepet buat ponakan buat moi..."bani tersenyum menanggapi teriakan adiknya,dia masuk kemobil dan langsung melajukan mobilnya itu menuju kediaman zhia.


**************************

__ADS_1


Zhia baru saja selesai menemani papanya,setelah memastikan tuan armand tertidur zhia menuju kamarnya,zhia masuk kekamar mandi membersikan dirinya.


Bani masuk kekamar zhia sambil menarik kopernya,dia duduk disopa matanya menyapu semua yang ada dikamar zhia itu,kamarnya cukup luas,dengan kasur ukuran kingsize,ada juga walkinclosetnya,didinding arah balkon banyak tergantung poto-poto zhia,setelah puas menikmati kamar zhia,dia meraih ponselnya.


,Zhia keluar dari kamar mandi,dengan handuk melilit tubuhnya,


"seger...."ucapnya,dia menuju walkincloset,meraih pakaian dalam dan menggenakanya,dengan hanya menggunakan bra dan ****** ***** zhia menuju meja rias,dia mengeringkan rambutnya dari kaca meja rias dia melihat bani sedang melihat kearahnya,zhia berbalik arah dengan cepat.


"kaka.....k"zhia berteriak sambil berlari kekasur dan menyembunyikan tubuhnya dibalik bedcover,bani terkekeh melihat tingkah zhia,


Bani berjalan kearah zhia dia duduk ditepi ranjang,kemudian membuka pelan bedcover itu,zhia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


"zhi....,kenapa macam lihat setan aja"


"malu....kak,kok enggak ngomong-ngomongsih masuknya,zhikan jadi malu"ucap zhia sambil menggeleng-gelengkan wajahnya.


"zhi...kamu lupa,kita udah nikahloh?"kemudian bani mendekatkan wajahnya ketelingah zhia dan berbicara pelan


"zhi....kamu tadi seksi bangetloh"goda bani.


"mesum .....kakak diam enggak,"ucap zhia dengan pipi yang merona menahan malu,bani terkekeh.


"kak...awas,tutup matanya zhi mau pake pakaian"


"ngapain pake pakaian lagi ntar dibuka juga"kembali bani menggoda zhia


"udah belum zhi...."


"belum tar dikit lagi"


"udah ya gue buka nih...."


"bel.....um,"


. "lama banget sih zhi..."


"dah....udah siap"zhia menuju mejarias,bani mendekat zhia dan memeluknya dari belakang,mengendus rambut zhia yang harum,zhia memejamkan matanya sambil menggigit pelan bibirnya.


bani membalikkan tubuh zhia dan memandang wajahnya,zhia membuka matanya dan mereka saling bertatap mata,


dengan jarinya dia menyentuh bibir zhia


"ini punya siapa...."


"kakak...."jawab zhia dengan pipi yang merona kemudian menenggelamkan kepalanya didada bidang bani,

__ADS_1


"lihat sini zhi...."


zhia menggelengkan kepalanya,


bani meraih dagu zhia kemudian mengecup bibir merekah itu perlahan,bani menyesapnya semakin dalam,zhia membalas dan perlahan mulai terbawa suasana tangannya erat memeluk pinggang bani,mereka saling *****,saling bertukar saliva, hinggah akhirnya zhia mencubit pinggang bani karna hampir kehabisan napas,bani melepasnya dan kemudian menautkan kening mereka,bani mengusap bibir zhia yang basah dengan jarinya.


Bani tersenyum zhiapun membalasnya,


"aku mencintai mu zhi"


"zhi juga kak,sangat mencintai kakak"


Bani meraih tubuh zhia dan mengendongnya,zhia kaget kemudian merangkulkan tangannya di leher bani karna takut jatuh.


"kakak.....jatuh nanti"


Bani menjatuhkan tubuh zhia diatas kasur mereka,kemudian bani menindih zhia,wajahnya menunduk sambil melata dileher jenjang zhia,bani memberi tanda kepemilikan dileher putih mulus milik istrinya itu,


"hm....kak....geli...."bani tidak memperdulikan ucapan zhia,tangannya bergerilya menyusup ke dalam piyama zhia,meremas kedua gundukan didada istrinya itu.


"zhi....aku pengen,kamu udah siapkan?"ucap bani sambil memandang wajah sayu istrinya itu.


"Tapi zhi datang bulan kak..."


"apa....dari kapan Zhi?"


"kemarin"ucap zhia sambil menggit ujung jarinya


Bani bangkit dari tubuh zhia,dia duduk ditepi ranjang,karna kesal dia menggaruk-garuk rambutnya,


Zhia terkekeh geli melihat kelakuan bani,bani berdiri menuju walkincloset meraih handuk kemudian menuju kamar mandi.


Zhia bangkit dari kasurnya,dilihatnya ada koper disamping sopa,dia membuka koper itu dan melihat ada pakaian bani disana.satu persatu pakaian itu dipindahkannya ke lemari pakaian berdampingan dengan pakaian miliknya.tak lupa zhia menyiapkan pakaian ganti buat suaminya itu.


Bani keluar dari kamar mandi dengan handuk terlilit pinggangnya,mata zhia tak berkedip memandang tubuh sitpax suaminya itu,melongo sambil menelan salivanya.


"kenapa terpanah ya,dengan tubuh suami tampanmu ini"ucap bani menggoda.


zhia tersadar


"mana ada,dasar ome.....s"zhia berlari keluar kamar menahan malu.


bani terkekeh melihat tingkah istrinya itu,


"dasar.....masih malu aja"bani meraih pakaian yang sudah disiapkan zhia.l,setelah siap dia keluar menyusul zhia,bani menuruni tangga,karna kamar mereka terletak dilantai dua,dilihatnya istrinya itu sedang sibuk bersama para pelayan menata makanan dimejamakan,

__ADS_1



"ayo kak ..."zhia menarik kursi buat bani duduk,banipun duduk dikursi yang disiapkan zhia,zhia melayani bani layaknya seorang istri,zhiapun duduk disamping bani mereka makan malam diselingi candatawa,dari kejauhan para pelayan menyaksikan keromantisan pengantin baru itu.


__ADS_2