
Disaat Jie dan Soni mendekati mereka para sekelompok orang tersebut melihatnya, ketika Jie dan Soni saling berhadapan dengan sekolompok orang tersebut, ternyata Jie dan Soni mengenali mereka, dan mereka pun mengenali Jie dan Soni.
Ternyata mereka adalah pasukan kepala suku pulau Song yang ditugaskan untuk menjaga mata air yang ada di lembah.
Karena mereka mengenali Jie dan Soni maka membuat mereka ingin menyapanya, akan tetapi Jie memberikan sebuah isyarat kepada mereka untuk segera pergi meninggalkannya.
Setelah mengerti isyarat yang diberikan oleh Jie, sekelompok orang tersebut kemudian pergi meninggalkan mereka.
Setelah sekelompok orang tersebut pergi, Yulia bertanya kepada Jie " mengapa mereka tiba-tiba pergi ".
Kemudian Jie menjawab agak bingung dan berkata " mereka pergi bukan karena keberanian mu menghadapi mereka ".
Mengetahui jawaban Jie, Yulia kemudian tersenyum, sedangkan Soni juga ikut tersenyum serta berkata dalam hati "Jie kamu memang paling bisa cari alasan ".
Mereka akhirnya bermalam di tempat tersebut, karena para pasukan masih agak terluka karena sebuah serangan itu maka membuat Jie dan Soni yang menyiapkan makan malam mereka.
__ADS_1
Ketika Pengawal Yulia dan pasukan nya telah mendapatkan porsi makan malam nya, Jie kemudian menuju Yulia dengan mengatakan bahwa makanannya telah habis karena telah dibagikan ke Pengawal dan Pasukannya.
Mengetahui hal tersebut maka Yulia hanya tersenyum dengan mengatakan bahwa dirinya tidak lapar meskipun sebenarnya Yulia disaat itu juga merasa lapar.
Kemudian Jie mengajak Yulia untuk menemaninya duduk disekitaran tenda, ketika mereka menuju tempat duduk tersebut, Yulia agak terkejut karena tempat tersebut telah disiapkan menu makan malam dengan sangat romantis.
Tempat tersebut telah dipersiapkan oleh Jie karena selain menyukai Yulia, dirinya juga kagum dengan keberaniannya untuk menghadapi pasukan yang menyerangnya.
Kemudian mereka makan malam dengan suasana yang sangat romantis.
Disaat makan malam itu, Jie berkata kepada Yulia " ada sesuatu yang aneh dipunggung mu! ", kemudian Yulia agak terkejut dan berusaha melihat bagian punggung nya akan tetapi tidak ada sesuatu apapun di punggungnya.
Lalu Jie berkata kepada Yulia " Bidadari itu punya sayap dipunggung nya , kenapa kamu tidak mempunyai nya? ", mendengar kata-kata Jie, Yulia tersenyum dan tersipu malu.
Kemesraan diantara mereka membuat Pengawal Yulia semakin cemburu melihat nya.
__ADS_1
Lokasi tempat perkemahan mereka ternyata sudah dekat dengan mata air yang ada di lembah.
Hal ini karena lokasi tersebut ditandai dengan adanya pasukan keamanan Song Island yang sempat menyerang mereka.
Keesokan harinya mereka melanjutkan perjalanan menuju ke mata air lembah dan beberapa saat kemudian mereka telah sampai di tempat tersebut.
Yulia kemudian memerintahkan pasukannya untuk segera mengambil air tersebut yang kemudian ditempatkannya di botol-botol air yang telah disiapkan sebelum nya.
Setelah mereka mengambil air tersebut maka mereka akan kembali pulang ke Pulaunya, Jie dan Soni mengantarkan mereka hingga tepian pantai.
Ketika sudah sampai tepian pantai, pasukan Yulia menggeluarkan sebuah perahu yang agak besar yang disembunyikannya dibalik bukit pantai tersebut.
Disaat semua rombongan Yulia sudah bersiap untuk berangkat, tiba-tiba Yulia beranjak turun dari perahunya untuk menghampiri Jie dan kemudian memeluknya.
Sebenarnya Jie ingin mengungkapkan isi hatinya yang sangat menyukai Yulia akan tetapi dirinya tidak mampu untuk mengatakannya.
__ADS_1