
Mengetahui hal itu maka membuat Yulia setiap hari nya semakin lebih sering untuk menyirami pohon itu.
Akan tetapi hari demi hari pohon itu tetap menggugurkan daunnya sehingga membuat Yulia menjadi bingung dan sedih.
Disaat seperti itu, akhirnya Yulia teringat dengan air yang ada di pulau Song, kemudian dirinya ingin menyiramnya menggunakan air itu dengan harapan tubuhnya Jie bisa kembali seperti semula.
Setelah minta ijin kepada kedua orang tuanya, akhirnya Yulia pergi menuju ke pulau Song.
Ketika sampai di pulau Song, Yulia langsung menemui kedua Orang Tuanya Jie dan menceritakan maksud kedatangannya di pulau Song.
Disela-sela ceritanya Yulia meminta maaf karena pada saat itu tidak berterus terang mengenai identitas dirinya.
Orang tuanya Jie tersenyum dan memaafkan Yulia.
Orang tuanya Jie merasa sangat sedih mendengarnya, kemudian mereka mengijinkan Yulia untuk mengambil air yang ada di lembah.
Kedua Orang Tuanya Jie juga berharap setelah menyiramkan pohon itu dengan menggunakan air yang ada di lembah dapat mengembalikan tubuhnya Jie seperti semula.
__ADS_1
Ayahnya Jie kemudian memanggil Soni untuk mengantarkan Yulia mengambil air yang ada di lembah.
Soni lalu datang dan mengatakan " dengan senang hati ", Yulia agak tersenyum melihat gaya ucapan Soni yang masih sama seperti sebelumnya.
Mereka akhirnya berangkat menuju lembah, ketika sampai di lembah, ternyata air tersebut juga sudah mulai mengering karena keadaan di pulau Sing pada saat itu musim kemarau.
Mengetahui kejadian seperti itu membuat Yulia langsung menangis kencang dan secara tidak sengaja dirinya menendang tubuh Soni dari belakang sehingga membuatnya terjatuh.
Hal ini karena Yulia merasa sangat kesal mengetahui tidak adanya air di lembah itu.
Melihat Soni terjatuh Yulia sempat tertawa dan langsung minta maaf kepada Soni, sedangkan Soni hanya tersenyum dengan menahan sakit.
Dalam keadaan seperti itu, beberapa pasukan yang menemani mereka diminta Soni untuk menggali lubang lebih dalam lagi dengan tujuan agar air yang ada di lembah itu mulai mengalir lagi.
Setelah digali lebih dalam ternyata air itu tidak kunjung mengalir, akhirnya Soni memutuskan untuk kembali saja.
Akan tetapi Yulia tidak menyetujuinya dan lebih memilih untuk menunggu hingga esok hari.
__ADS_1
Akhirnya mereka bermalam di dekat lembah itu.
Keesokan harinya Yulia memeriksa air yang ada di lembah, Yulia kemudian tersenyum dan memanggil Soni karena air di lembah itu mulai mengalir.
Meskipun aliran airnya masih begitu kecil akan tetapi Yulia tetap bersabar untuk menunggunya sampai dapat mengisi penuh di tempat air yang dibawanya.
Yulia sangat senang sekali dan memanggil Soni beserta pasukannya untuk segera membantunya.
Setelah mereka telah berhasil membawa air tersebut, akhirny mereka bergegas untuk pulang ke pulaunya.
Disaat sudah sampai di pulau Rinjani, Yulia langsung berlari menuju pohon itu, dan langsung menyiramkan air yang telah dibawanya.
Setelah Yulia menyiramnya maka secara tiba-tiba daun - daun yang ada di pohon itu mulai tumbuh lagi.
Yulia sangat senang mengetahuinya akan tetapi pohon tersebut hanya daun nya yang tumbuh dan masih belum bisa mengembalikan tubuh Jie seperti semula.
Meskipun Yulia merasa sedih karena belum bisa mengembalikan tubuh Jie, tetapi Yulia merasa senang karena melihat pohon itu telah subur kembali.
__ADS_1
Karena usahanya terlihat masih belum berhasil maka membuat Pengawal pribadinya mulai mendekati dan merayunya.