
Hukuman yang dijatuhkan kepada Jie akan segera dilaksanakan akan tetapi Ibunya Jie tidak merelakan sang putra dijatuhi hukuman itu.
Kemudian Ibunya berkata kepada Suaminya untuk tidak memberikan hukuman melainkan memberikan kesempatan untuk memperbaiki dirinya.
Ayahnya Jie lalu berpikir sejenak dan menjawab " maafkan aku, aku tetap melanjutkan hukuman terhadap Jie karena ini adalah sebuah hukuman yang telah ditentukan dan disepakati oleh penduduk pulau Song.
Keesokan harinya Jie berangkat menjalani hukumannya untuk beberapa bulan di sebuah yang tanpa berpenghuni dan begitu misterius.
Jie diantar oleh beberapa pasukan suku pulau Song naik ke perahu yang telah disiapkan, kemudian mereka berlayar menuju pulau itu.
Nama pulau tersebut adalah pulau " Lintas ", meskipun belum begitu banyak orang mengetahuinya akan tetapi mereka yakin bahwa pulau itu merupakan pulau yang misterius.
Ketika mereka telah sampai di Pulau Lintas dengan berat hati mereka menurunkan Jie di pulau tersebut.
Setelah Jie di turunkan di pulau Lintas para pasukan pun kembali lagi ke Pulau Song.
__ADS_1
Jie duduk sambil merenung di pulau Lintas tetapi hal yang dipikirkan nya bukan lah tentang hukumannya melainkan memikirkan tentang keinginan nya untuk bertemu dengan Yulia menjadi tertunda.
Disaat hari menjelang malam, Jie bersiap-siap untuk menyiapkan tempat istirahatnya dan menyiapkan beberapa kayu bakar yang digunakan untuk api unggun.
Selain itu Jie juga menyempatkan untuk berburu hewan di hutan yang berada di pulau tersebut.
Beberapa saat kemudian Jie berhasil mendapatkan seekor Rusa yang nantinya akan dimasak sebagai menu makan malamnya.
Hari demi hari sudah berlalu dan kegiatan Jie masih sama seperti hari-hari sebelumnya.
Karena merasa penasaran maka Jie mendekati nya dan terlintas dalam hatinya Jie berkata " Pulau ini tidak berpenghuni, tapi mengapa ada seorang lelaki di pulau ini? ".
Jie lalu menyapa nya, disaat lelaki tersebut melihat Jie maka membuatnya menjadi tersenyum lega.
Ternyata lelaki tersebut merupakan warga pulau Song juga yang sedang menjalani hukuman.
__ADS_1
Setelah berbincang-bincang, lelaki tersebut menceritakan kesalahan nya sehingga membuat dirinya dan keluarganya dihukum di pulau Lintas.
Kesalahan lelaki tersebut adalah melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak yang mengakibatkan kerusakan di wilayah pulau Song.
Lelaki tersebut menceritakan kejadian yang dialami dirinya disaat menjalani hukumannya, lelaki itu mengatakan bahwa dirinya telah kehilangan istri dan anak nya yang terjadi secara misterius.
Kejadian itu bermula ketika istri dan anaknya sedang mencari kayu bakar yang ada di hutan, kemudian secara tiba-tiba menghilang dari sebuah balik pohon yang dilintasinya.
Ketika melihat kejadian itu dirinya melihat ada sebuah cahaya dibalik pohon tersebut yang tidak sengaja dilintasi oleh istri dan anaknya.
Karena pada saat itu istri dan anaknya menggangap bahwa cahaya itu merupakan hanya sebuah sinar matahari yang menyorot pohon itu.
Dan mereka kemudian melintasinya dengan berjalan seperti biasa akan tetapi ketika melintasinya mereka lalu secara tiba-tiba tidak terlihat kembali.
Mengetahui kejadian seperti itu kemudian lelaki itu segera berlari untuk menghampiri istri dan anaknya akan tetapi istri dan anaknya menghilang bersama dengan hilangnya cahaya dibalik pohon itu.
__ADS_1
Setelah kejadian itu lelaki tersebut masih sering untuk mendatangi pohon tersebut dan selalu berharap bisa mene mereka akan tetapi hingga saat itu cahaya yang dilihatnya tidak pernah muncul kembali.