Pendekar Pulau Song

Pendekar Pulau Song
episode 18


__ADS_3

Pertemuan antara Ibunya Jie, Yulia, dan Soni membuat percakapan mereka menjadi lebih seru, dan beberapa saat kemudian Ibunya Jie mempersilahkan Yulia dan Soni untuk sarapan di meja makan yang telah disiapkan oleh asisten Ibunya Jie, tetapi Soni menolaknya dengan alasan sudah sarapan.


Ibunya Jie kemudian memaksa Soni dengan berkata " meskipun sudah sarapan, minta tolong temani saja Yulia untuk sarapan ", Soni tersenyum dan tidak bisa lagi menolaknya, sedang Ibunya Jie meninggalkan mereka berdua karena Ibunya Jie sudah sarapan terlebih dulu.


Akhirnya Soni menemani Yulia sarapan, ketika suasana percakapan mereka sudah mulai akrab maka selanjutnya Yulia langsung menanyakan tentang keberadaan Jie kepada Soni, dengan rasa sedih Soni pun menjelaskan semuanya kepada Yulia, mendengarkan cerita Soni, Yulia menjadi sedih dan merasa bersalah atas hukuman yang diterima oleh Jie.


Kemudian Yulia mengatakan kepada Soni kalau dirinya akan dijodohkan dengan putranya Ibu tadi, dan Yulia pun merasa sangat sulit untuk menolak perjodohan itu, karena calon yang dijodohkan itu merupakan anak dari Kepala Suku pulau Song, sedangkan disisi lain dirinya sangat menyukai Jie.

__ADS_1


Selanjutnya Yulia minta pendapat tentang masalahnya itu, kemudian Soni tersenyum lepas dan langsung berkata " kamu terima saja perjodohan itu ", mendengar jawaban itu Yulia sedikit kaget, karena Yulia belum mengenal sama sekali tentang Putra dari Kepala suku pulau Song.


Yulia kembali lagi menanyakan hal serupa kepada Soni akan tetapi Soni tetap menjawab dengan jawaban yang sama. Dengan rasa penasaran Yulia akhirnya menanyakan sosok Putra dari Kepala suku pulau Song.


Soni pun menjelaskan dengan agak berbisik kepada Yulia bahwa yang sebenarnya Putra Kepala suku pulau Song adalah Jie, mendengar penjelasan Soni Yulia langsung kaget dan tanpa berkata apapun.


Disaat Yulia melihat Soni tersenyum lega, kemudian Yulia bertanya kepada Soni " apakah kamu sudah memiliki seorang kekasih? ", dengan tersenyum Soni menjawab " aku sudah memiliki seorang kekasih ", Yulia tersenyum, dan kemudian Yulia bertanya lagi " apakah kekasih mu tinggal di Pulau ini? ", lalu Soni menjawab " iya, kekasih ku berada di desa sebelah", Yulia pun tersenyum kembali, dan berkata kepada Soni " hemm...jadi begitu, kemudian seorang kekasih mu lagi berada di desa mana? ", mendengar itu Soni malah tertawa lepas dan berkata kepada Yulia dengan suatu alasan " aku tipe orang yang setia yang sama halnya dengan Jie", ketika mendengar jawaban Soni seperti itu, Yulia tersenyum lepas juga.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Yulia memberikan saran kepada Soni untuk tidak mengungkap mengenai identitasnya kepada Ibunya Jie karena Ayahnya mempunyai prinsip bahwa tidak ingin membina hubungan baik dengan pulau Song.


Disisi lain Jie juga mendapatkan hukum karena telah membantu pulau Rinjani, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kedua pulau tersebut memiliki perbedaan prinsip yang mengakibatkan mereka tidak ingin menjalani sebuah hubungan yang baik.


Kemudian Soni menyetujuinya dan berusaha untuk membantunya bertemu dengan Jie.


Ketika asik mengobrol, Yulia sampai lupa untuk mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan Soni dan Jie, karena bantuan mereka tersebut berhasil mengobati wabah penyakit yang menyerang pulau Rinjani dan Soni tersenyum lega mendengarnya.

__ADS_1


__ADS_2