Pendekar Pulau Song

Pendekar Pulau Song
episode 8


__ADS_3

Pada esok hari nya Yulia terbangun lebih awal dan berkeliling disekitar tenda, Yulia melihat Pengawalnya dan beberapa pasukan nya masih sedikit terluka akibat serangan dari Banteng-Banteng itu.


Akhirnya Yulia menuju ke tendanya Jie yang ketika itu Jie sudah terbangun tapi masih duduk di depan tenda nya.


Kemudian Yulia datang dan menghampiri Jie lalu Yulia mengatakan kepada Jie kalau perjalanan menuju mata air yang ada di lembah di tunda dahulu karena keadaan Pengawal nya pasukan nya masih belum benar-benar pulih, Jie lalu menyetujui permintaan Yulia.


Disaat hari sudah mulai sore, Yulia merasa jenuh berada di tenda, kemudian Yulia datang ke tendanya Jie dan mengajak Jie menemaninya untuk jalan di sekitar tenda.


Kebetulan di tempat tenda-tenda yang digelar tersebut tidak jauh dari bibir pantai, kemudian Yulia meminta ditemani jalan-jalan di tepi pantai.


Ketika tiba di tepian pantai mereka melihat ada sebuah perahu nelayan yang sedang tidak digunakan maka Yulia meminta kepada Jie untuk ditemani naik ke perahu itu.


Kemudian mereka mendayung-dayungnya di sekitar pantai dengan asyik mengobrol, beberapa saat kemudian mereka tidak sadar kalau perahunya sudah menjauh dari tepian pantai.


Tiba-tiba perahu mereka diguncang ombak yang cukup besar yang membuat kapal mereka terbalik sehingga mereka terlempar ke dalam air.

__ADS_1


Ketika terlempar keadaan Yulia langsung tidak sadarkan diri sedangkan Jie yang mengetahuinya langsung berusaha untuk menyelamatkannya.


Jie akhirnya berhasil menyelamatkannya dan membawanya ke tepian pantai dan akhirnya Yulia terselamatkan.


Jie kemudian mencari sesuatu untuk menghangatkan tubuhnya, akan tetapi ketika akan menghampiri ke Yulia, Jie melihat Yulia sudah terbangun.


Jie kemudian mengurungkan niatnya untuk menghampirinya akan tetapi hanya mengawasinya dari jarak yang tidak begitu jauh.


Disaat itu Yulia terlihat sedikit merenung dan akhirnya menangis karena menganggap Jie tenggelam di lautan.


Mengetahui kejadian itu Jie tersenyum dan tersentuh hatinya, akan tetapi Jie tetap tidak menghampirinya. Hal ini karena kejadian itu merupakan sebuah momen yang menyentuh hatinya.


Beberapa saat kemudian Jie melihat Yulia datang dengan Pengawalnya beserta pasukannya.


Kemudian mereka mencari tubuhnya Jie yang dianggapnya telah tenggelam di lautan, akan tetapi mereka belum berhasil menemukannya.

__ADS_1


Yulia kemudian menjadi sangat panik dan meminta Soni untuk membantu pencarian itu, akan tetapi Soni hanya tersenyum dan mengangguk saja.


Soni mengatakan tidak bisa membantunya dengan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa berenang.


Keadaan ini membuat Yulia agak sedikit marah karena Soni tidak ikut mencarinya.


Setelah lama mencari dan masih belum menemukan Jie maka pengawalnya menyarankan untuk beristirahat dulu di tenda karena hari sudah mulai gelap sembari mengatakan untuk melanjutkan pencarianya esok hari dan akhirnya Yulia menyetujui saran dari pengawalnya.


Dalam perjalanan pulang ke tenda Pengawal itu merasa sangat senang karena Jie masih belum ditemukan.


Pengawal itu sedikit menahan senyumnya mengenai musibah yang dialami Jie, disisi lain Soni juga terlihat tersenyum dengan ekspresi yang agak disembunyikan juga.


Hal ini karena Soni merasa yakin kalau Jie tidak tenggelam melainkan hanya berpura-pura tenggelam untuk mendapatkan simpatinya Yulia.


Disaat berjalan berdampingan antara Pengawal Yulia dan Soni mereka tak sengaja mengetahui satu sama lain yang sedang menahan senyumnya.

__ADS_1


Karena curiga, Soni lalu bertanya kepada nya " kenapa kamu tersenyum sendiri? ", Pengawal Yulia menjawabnya " bukan urusan mu! ", dan disisi lain Pengawal Yulia juga curiga kepada Soni yang disaat itu terlihat juga menahan senyumnya.


Lalu Pengawal Yulia bertanya kepada Soni dengan mengatakan " kamu juga kenapa senyum-senyum sendiri?! ", Soni menjawabnya " bukan urusan mu! ", dengan jawaban Soni seperti itu membuat Pengawal Yulia kesal dan menjauh dari langkahnya Soni.


__ADS_2