
Setelah mengetahui maksud kedatangannya maka seorang penduduk pulau itu menyarankan untuk bertanya kepada beberapa penduduk lainnya karena penduduk itu belum mengetahui keberadaannya.
Jie dan lelaki tersebut terus berusaha untuk bertanya ke sana-sini, akhirnya salah seorang penduduk mengetahui keberadaan istri dan anaknya.
Dan beberapa saat kemudian mereka berhasil menemukannya. Kemudian lelaki itu berterima kasih kepada Jie yang telah membantunya menemukan keluarganya.
Setelah itu mereka pergi menuju tempat cahaya yang membawa mereka dapat masuk ke pulau itu akan tetapi cahaya tersebut masih belum ada tanda-tanda terbuka lagi.
Mereka mencoba menunggunya beberapa saat akan tetapi tetap saja cahaya itu masih belum terbuka.
Disaat menuggu yang tanpa adanya kepastian maka membuat Jie merencanakan untuk membuat peledak yang sebelumnya pernah dibuat akan tetapi lelaki tersebut mengatakan tidak mempunyai bahannya.
Hal ini karena lelaki itu terlalu senang ketika cahaya itu terbuka sehingga dirinya terlupa tidak sempat membawa bahan peledak nya.
Mengetahui hal itu Jie langsung terduduk lesu karena keinginannya untuk bertemu Yulia menjadi menjadi tertunda lagi.
__ADS_1
Selain itu Jie juga masih belum memiliki sebuah rencana untuk membukanya dan untuk sementara waktu dirinya hanya duduk termenung memikirkannya.
Lelaki tersebut datang dan mendekati Jie, setelah mendengar cerita dari Jie, lelaki tersebut sedih dan minta maaf kepadanya.
(Di suasana pulau Song).
Ibunya masih sedih karena tidak tega melihat Jie harus menjalani hukumannya, hari demi hari ibunya Jie terus memikirkan keadaannya.
Soni yang tiap hari sering berkeliling melewati di depan rumahnya Jie selalu melihat ibunya dengan keadaan yang sedih.
Akhirnya Soni mendekati ibunya Jie dan menyarankan untuk mengadakan sebuah pesta kesenian dengan tujuan supaya dapat sedikit mengurangi rasa sedihnya itu.
Setelah persiapan itu selesai, Soni mengundang semua penduduk untuk ikut meramaikan suasana di pentas kesenian tersebut.
Penduduk pulau Song banyak yang antusias untuk mengikuti acara itu karena mereka ingin menunjukan keahliannya dalam berbagai kesenian.
__ADS_1
Pulau Song yang merupakan berpenduduk yang sebagian besar merupakan seorang yang ahli dalam kesenian mereka merasa sangat senang setiap diadakan penetas kesenian di pulau itu.
(Di suasana pulau Rinjani)
Ketika Yulia dan Pengawal nya berhasil mendapatkan air yang berada di lembah pulau Song maka setelah sampai mereka langsung membaginya kepada semua penduduknya yang terserang wabah.
Sedangkan Ayahnya Yulia yang merupakan Kepala suku pulau Rinjani menyambut gembira atas kedatangannya serta memuji keberhasilannya dalam mendapatkan air itu.
Ternyata setelah meminumnya, kesehatan par penduduk mulai membaik hanya dalam hitungan beberapa jam.
Yulia dan Ayahnya sangat senang dengan kesembuhan penduduknya.
Akhirnya kegiatan keseharian penduduk pulau Rinjani kembali lagi seperti semula.
Sedangkan kegiatan keseharian Yulia juga kembali seperti sediakala yaitu sering jalan menikmati suasana keindahan pulau nya dan yang sering Yulia kunjungi adalah di sebuah pasar yang berada tidak jauh dari tempatnya.
__ADS_1
Pada suatu hari ketika Yulia duduk di sebuah taman dirinya teringat akan Jie yang akan ditemuinya.
Kemudian Yulia meminta. bantuan kepada pengawal nya untuk menemaninya menuju ke Pulau Song akan tetapi Pengawal Yulia menolaknya dengan suatu alasan yaitu bahwa dirinya tidak ingin melanggar kebijakan Ayahnya yang melarangnya untuk pergi ke pulau Song tanpa adanya keperluan yang begitu penting.