
Yulia melanjutkan serangannya ketika mendengar perintahnya Lia.
Sedangkan Jie juga baru tersadar ketika mendengar kata-kata dari Soni dan Jie akhirnya melakukan perlawanan kepada Yulia.
Akhirnya mereka bertarung dengan hebat, dan dalam pertarungan itu akhirnya Yulia dapat dikalahkan oleh Jie.
Dan ketika Yulia kalah dari pertarungan itu, Yulia langsung tidak sadarkan diri,
Lia yang mengetahui kekalahan itu maka membuatnya langsung menyerang Jie.
Akan tetapi hanya dalam waktu yang sekejap Lia dapat dikalahkan juga oleh Jie dan ketika kalah, keadaan Lia juga tidak sadarkan diri.
Setelah keduanya tidak sadarkan diri maka Jie dan Soni meninggalkan mereka, karena tujuan awal ke pulau Ijen adalah mencari tumbuhan yang diminta oleh Ayahnya Jie.
Beberapa saat kemudian Jie menemukan tumbuhan yang bentuk dan ciri nya sesuai yang diinginkan oleh Ayahnya.
Mereka akhirnya pulang dengan membawa tumbuhan tersebut, disaat dalam perjalanan pulang Jie masih memikirkan wanita yang bertarung dengannya yang memiliki wajah mirip dengan Yulia.
__ADS_1
Sedangkan Soni juga berpikir sama seperti yang dipikirkan oleh Jie, akan tetapi yang membuat Soni kurang yakin adalah warna rambutnya dan kemampuannya yang sangat baik dalam bertarung, sedangkan Yulia yang dikenalnya merupakan seorang wanita yang tidak memiliki kekuatan yang hebat seperti itu.
Ketika telah sampai di pulaunya, mereka dengan segera menanam beberapa tumbuhan yang mereka di beberapa tempat yang telah ditentukan.
Beberapa saat kemudian, secara tiba-tiba Belalang yang menyerang tanaman penduduk menjadi pergi meninggalkan tanamannya penduduk.
Sehingga membuat tanaman mereka selamat dari serangan Belalang.
Ayahnya Jie sangat senang dengan keberhasilan Jie dan atas keberhasilan itu maka mereka merayakannya dengan menggelar sebuah pesta.
Disela-sela pesta itu, Ibunya Jie menanyakan tentang keadaannya Yulia dan meminta Jie untuk menjemputnya karena Ibunya Jie merasa rindu kepadanya.
Hal ini karena Jie tidak ingin melihat Ibunya bersedih ketika dirinya tidak dapat memenuhi permintaannya.
Ditengah kebingungannya kemudian Soni mendatanginya, kemudian Jie menceritakannya kepada Soni.
Setelah beberapa saat memikirkannya, mereka masih belum menemukan sebuah cara untuk membawa Yulia
__ADS_1
Hal ini membuat mereka merasa pusing memikirkannya sehingga membuat mereka ingin berjalan-jalan di sekitar pulau Song.
Mereka lalu menuju hutan yang biasa nya mereka berburu, secara kebetulan Soni melihat lelaki yang pernah bertarung dengannya, yang pada waktu itu Soni meninggalkannya tenggelam di Rawa Hisap.
Sedangkan Jie saat itu masih beristirahat disebuah pohon yang tidak jauh dari tempatnya Soni.
Ternyata Lelaki itu bisa selamat dari Rawa Hisap karena pada waktu itu ada salah seorang penduduk yang sedang melintasinya yang kemudian menyelamatkannya.
Lelaki itu berkata kepada Soni " sekarang aku akan menghabisi mu! " , Soni tidak merasa takut dengan ancamannya karena Jie telah bersamanya.
Lelaki itu kemudian bergerak cepat kearah Soni mengejar Soni, sedangkan Soni langsung berlari ke tempat Jie yang sedang beristirahat.
Soni berlari dengan berteriak memanggil Jie.
Ketika Soni sudah sampai ditempa Jie beristirahat beristirahat, ternyata Jie tidak ada ditempatnya.
Sehingga membuat Soni hanya diam saja ketika Lelaki itu dihadapannya, dan tubuhnya Soni mulai sedikit gemetaran juga, kemudian Lelaki tersebut memegang lehernya Soni.
__ADS_1
Akan tetapi secara tiba-tiba pegangan Lelaki itu terlepas karena adanya sebuah serangan yang dilakukan Jie terhadapnya.