Pendekar Pulau Song

Pendekar Pulau Song
episode 7


__ADS_3

Ketika pedang Pengawalnya sudah melaju dan akan menembus kearah dadanya Jie, Yulia langsung mencabut pedang yang dibawa salah satu pasukannya yang berada disampingnya, kemudian Yulia langsung menghalang serta menangkis dari ayunan pedang Pengawalnya.


Pengawalnya terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Yulia, tetapi pengawal tersebut masih tetap mengarah pedangnya ke dadanya Jie, kemudian sang Putri (Yulia) berkata " lepaskan pedangmu, ini perintah! ", pengawal nya menjawab dan berkata "saya tidak akan melepaskan pedangku, karena aku hanya melaksanakan perintah Ayahmu yaitu selalu melindungi keselamatanmu, kemudian tanpa berpikir panjang Yulia melangkah dan berada di depan tubuh Jie dan berkata " jika ingin membunuh Jie, maka bunuh aku terlebih dahulu ".


Akhirnya usahanya untuk menyingkirkan Jie menjadi gagal. Yulia kemudian memerintahkan pasukannya untuk melepaskan ikatan Jie dan Soni.


Yulia lalu meminta maaf atas kejadian tersebut, Jie mengatakan bahwa tindakan pengawal mu itu benar karena pengawal mu tidak ingin kamu terluka ".


Perjalanan ke mata air yang ada di lembah kembali dilanjutkan, akan tetapi ditengh perjalanan hari sudah mulai agak sore dan rombongan menggelar tenda kembali untuk beristirahat.


Ketika mereka akan menyiapkan tempat untuk bermalam, tiba-tiba mereka diserang oleh sekelompok hewan, dan hewan tersebut adalah Banteng.

__ADS_1


Banteng-Banteng tersebut sangat kuat karena Banteng- Banteng tersebut merupakan Banteng yang di gunakan untuk mengusir para pasukan Jud-Jud.


Akibat dari penyerangan Banteng-Banteng itu para pasukan banyak yang terluka termasuk Pengawal Yulia yang ketika itu sudah jatuh tersungkur.


Kemudian ada seekor Banteng yang terlihat akan menyerang Yulia, Jie langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan Yulia dengan cara memeluk Yulia.


Yulia akhirnya terhindar dari serangan Banteng itu akan tetapi karena dorongan Jie begitu kuat membuat mereka terjatuh bersamaan.


Soni tersenyum melihat kejadian itu dan berkata " mereka sangat romantis ". Ketika semua dalam keadaan terjatuh, hanya tinggal Soni yang dalam posisi berdiri, kemudian semua Banteng mengarah kearah Soni dan akhirnya Banten-Banteng itu menyerang Soni.


Jie tertawa dan berkata kepada Soni " sekali-kali gantian, sekarang waktunya kamu yang diburu Banteng-Banteng itu ".

__ADS_1


Setelah Banteng-Banteng tersebut pergi karena dialihkan oleh Soni, maka keadaan ditempat itu menjadi aman.


Beberapa saat kemudian Soni datang dan berkata kepada Jie " aku hanya berhasil menangkap salah satu Banteng ".


Jie menjawabnya dengan tersenyum " kenapa hanya satu Banteng yang bisa ditangkap? ", Soni hanya tersenyum dan menghela nafas.


Pada malam harinya meskipun beberapa orang banyak yang terluka, akan tetapi mereka bergembira karena bisa berpesta makan malam dari hasil perburuan Soni.


Setelah makan malam, mereka langsung beristirahat. Beberapa saat kemudian Yulia datang menemui Jie yang ketika itu Jie duduk di suatu tempat tidak jauh dari tempat digelarnya tenda.


Kemudian Jie bertanya " mengapa masih belum tidur? ", Yulia menjawab " aku tidak bisa tidur karena mencari tempat sandaran kepalaku tidak ada ".

__ADS_1


Kemudian Jie menawarkan bantuan untuk mencarikannya, akan tetapi Yulia menolaknya dan berkata " tempat sandaran kepalaku jangan dicari karena tempat sandaran kepalaku ada di pundak mu ".


Jie tersenyum lepas dan tersentuh hatinya mendengar kata yang diucapkan oleh Yulia.


__ADS_2