Pengantin Dini [TAMAT]

Pengantin Dini [TAMAT]
#15 Kado yang Sempurna


__ADS_3

Hari-hari berlalu. Aku sudah mulai terbiasa dengan kehidupanku yg baru ini. Dan tentu saja satu ranjang dengan nya. 😑 Tapi jujur saja, diusiaku yg sangat muda ini aku tidak menyangka bisa sampai jatuh cinta. Entah kenapa rasa itu tumbuh begitu saja dengan perlahan. Aku menganggap perasaan itu sebagai cinta sejak aku semakin tak bisa jauh2 darinya. Arthur seperti sebuah magnet bagiku. Kemanapun ia pergi, aku layaknya besi. Akan terus tertarik olehnya. Ahhh!! Ada apa denganku!! Jangan sampai aku terlalu banyak berhalusinasi. Aku bahkan tidak tau perasaan Arthur terhadapku.


" Arthur!!" teriak ku padanya.


Hari ini adalah jadwalnya latihan memanah. Walaupun yang aku lihat, tidak ada hal lain lagi yg perlu di latih pada diri Arthur.


" ini minumlah, cuaca sudah mulai panas. Istirahat dulu.."


" ya, terima kasih." jawab Arthur.


Astaga!! Saat berkeringat pun dia tetap tampan!! 😍 Dan lihat otot-otot itu.. Bagaimana mungkin bocah sekecil ini bisa memiliki postur yg menggoda. 😋 Ahh!! Apa yg kupikirkan!! 😆


" Arthur.. Minggu depan adalah ulang tahunku." 😅


" lalu??" 😒


" itu.. Tidak apa-apa. 😓 Aku hanya ingin mentraktirmu makan."


" kau dapat uang dari mana?? Selama ini aku tidak pernah memberimu uang."


Benar juga.. Dia adalah suami paling pelit, paling tidak pengertian. Walaupun aku bisa mendapatkan segalanya di istana, setidaknya dia harus tetap memberiku uang. 😑


" aku akan memasak.." 😞


" sejak kapan kau bisa memasak? Terakhir kali kau memasak telur beserta cangkangnya. Apa nanti kau akan memasak ayam beserta bulunya?" 😒


" kenapa kau selalu menghinaku??" 😫


" baiklah, sisi mana dari dirimu yg harus aku puji?"


" Arthur!! Kau jahat!!" 😫 ujarku seraya pergi meninggalkan dia disana.


Benar-benar menyebalkan!!


Di sisi Arthur.


Senang sekali bisa membuatnya kesal seperti itu. 😆 Nantikan saja kejutanku yg selanjutnya, Naya. ☺


Tak perlu menunggu lama, hari ulang tahunku pun tiba. Di awali dengan pagi yg begitu sepi. Dimana Arthur?? Apa dia sudah bangun??


" kak Siska!!"


" iya, tuan putri ada apa??" ujar kak Siska.


Kakak cantik ini adalah salah satu pelayan pribadiku, ahh tidak.. Kak Siska ini sudah seperti kakak ku. Dia yg selalu menemaniku setiap hari.


" kakak ini, kenapa memanggilku tuan putri. Disini tidak ada siapa-siapa kan??" 😞


" ahh, iya. Adek Naya kenapa manggil kakak??"


" itu.. Arthur.."


" ohh, pangeran sudah berangkat pagi sekali. Hari ini ada tes di sekolah nya."


" kenapa dia boleh sekolah, tapi aku tidak!! Huh, membosankan sekali." 😓


" ee.. Adek sabar dulu. Pangeran tidak lama, kok. Dia bilang akan nemenin kamu jalan-jalan sore ini."


" beneran, kak??" 😍


" iya, dong. Masa kakak berani bohongin kamu sih." 😄


Asiiikk!! Ternyata Arthur ingat ulang tahunku. Aku tidak sabar untuk menunggu dia pulang.


" Naya.." ujar Arthur memanggilku.


" hmm.. Iya??"


" aku akan ke hutan, kau mau ikut?"


Lho, ke hutan?? Bukan kah kak Siska bilang Arthur akan mengajak ku jalan-jalan? 😕 Apa itu.. Jalan-jalan ke hutan?? Se sore ini??


" ikut gak??" 😑

__ADS_1


" kita latihan survival lagi?" 🙁


" ikut gakk???" 😑


" tapi ini sudah sore, hutan kan gelap.." 😞


" ya, sudah kalau tidak mau ikut. Aku pergi sendiri aja." 😒


" ehh.. Iya, iya!! Aku ikut!!" ujarku bergegas mengejarnya.


Bahkan aku belum mengganti bajuku. 😑 Apa aku harus terus menyeret gaun panjang ini hingga ke tengah hutan?? Merepotkan!! 😫


" Arthur.."


" hmm?"


" ini.. Sudah mulai gelap."


" kau takut??"


" tidak, kan ada kau disini."


" ya, sudah.. Sekarang kau berjalan di depan, aku akan melindungimu di belakang. Jalan lurus saja."


" bagaimana jika ada sesuatu di depanku??" 😰


" kau tinggal berlari dan sembunyi di belakangku. Jika ada sesuatu di belakangmu, dan aku tidak ada disana. Mungkin kau akan hilang disini."


" tidak!! 😫 Baiklah, aku akan jalan di depan. Hati-hati kau menginjak gaunku."


" yaa.. "


" apa tidak ada lampu disini? Gelap sekali.. Aku sulit melihat jalan. Kenapa pula kita harus ke hutan menyeramkan ini. Kan ada hutan yg waktu itu, yang ada hotelnya. Jadi kita tidak perlu khawatir akan tersesat atau.."


Ehh.. Arthur?? 😳 Dimana dia?? Jadi aku hanya bicara sendirian barusan?? Astaga!! 😱 Apa yg harus aku lakukan!!


" Arthur!! Arthuuurr!! Kamu dimana?? 😫 Jangan main-main denganku!! Cepat keluar, aku takut!! Arthuurrr!!"


Aku tak henti-henti nya berteriak. Namun aku juga tak bergerak satu langkahpun dari tempatku. Aku takut semakin jauh terpisah dengan nya, aku takut saat dia kembali aku sudah tidak ada disini.


Aku menangis sejadi-jadi nya, berharap Arthur akan mendengar tangisanku dan kembali. Sembari duduk bersandar di sebuah pohon, aku mendengar langkah kaki seseorang yang mendekatiku. Entah itu manusia atau hewan, dia berjalan sangat perlahan. Membuatku semakin bergetar ketakutan.


" Arthuuur!! Tolong aku!! Ada harimau disini!! Arthuur tolong!! Aaaaa!!" 😭


" hei, bocah cengeng!! Ini aku.." 😑


" Arthur!!"


Spontan aku memeluknya erat sekali. Jelas, karena aku benar2 ketakutan saat itu. Dan yg kutemukan ternyata orang yg aku cari.


" sudah, tenang.. Jangan menangis lagi, aku ada disini.." ujar Arthur seraya mengelus punggungku.


Aku benar2 menangis sampai dadaku terasa sesak saat itu.


" kau kemana!! 😫 Jangan tinggalin aku sendirian di hutan se gelap ini, bagaimana kalau ada hewan buas menyerangku??"


" iya, iya.. Maaf. Aku barusan buang air kecil." 😅


" kenapa tidak bilang!!" 😫


" lalu kau mau ikut?? Risih sekali buang air kecil di saksikan oleh anak kecil sepertimu." 😑


" terserah!! Pokoknya gak boleh ninggalin aku lagi, lebih baik kita pulang. Aku takut disini." 😢


" jangan dulu, sini tutup dulu mata kamu."


" mau ngapain sih!! 😫 Kamu udah ninggalin aku barusan, sekarang kamu mau tutup mata aku trus buang aku di tengah hutan gitu??"


" enggak kok, kali ini aku janji gak ninggalin kamu. Udah nurut aja.."


" aku takut.."


" kamu percaya gak sama aku??"

__ADS_1


" pe.. Percaya. Tapi.." 😟


" kalo percaya gak boleh ada tapi. Udah, sini.. Tuh aku pegang tangan kamu. Mana mungkin aku ninggalin kamu."


" jangan di lepasin." 😢


" iyaa.." ☺


" kita kemana?"


" ssstt!!"


Beberapa kali aku mencoba bertanya, Arthur hanya menyuruhku untuk tetap diam. Aku bahkan hampir terjatuh karena tersandung ranting2 pohon yg berserakan.


" kita sudah sampai.." ujar Arthur.


Kemudian dia melepas penutup mataku. Dan betapa kagetnya aku melihat banyak lilin dan bunga disana. Hutan yg tadinya gelap sekarang menjadi terang dan indah.  Apa ini tujuan dia mengerjaiku dari tadi?? Jika ingin memberiku kejutan kenapa harus begitu kejam. 😢


Ahh, aku melihat ada tulisan di sebelah sana.


Selamat Ulang Tahun yang ke-13


Permaisuriku Naya.


Arthur.. 😟


" kau senang??" ☺


" indah sekali.." 😟


" aku senang kalau kau suka."


" kau yg menyiapkan ini semua??"


" iya.. Selamat ulang tahun, ya. Aku selalu mendo'akan segala yg terbaik untukmu."


" terima kasih, kau membuatku tersentuh." 😢


" dan.. "


Arthur tiba-tiba saja berlutut di hadapanku. Ehh.. Kenapa?? 😳 Di.. Dia juga.. Memegang tanganku. Apa dia akan melamarku lagi?? 😱


" Naya, aku hanya ingin bilang.. "


" sejak pertama aku melihatmu, kau cukup menarik perhatianku. Aku tidak pernah menyangka bahwa kau yang sekarang, sudah menjadi istriku. Aku hanya asal menyebut nama mu saat ibu ratu memintaku untuk mencari calon istri. Tapi aku tak pernah berencana untuk menyukaimu sedikitpun, itu alasan kenapa aku selalu bersikap dingin. Namun kau tahu.. Semakin aku menjauh, malah membuatku semakin dekat denganmu. Dan ketahuilah rasa ini sebenarnya tidak pantas untukku, tapi aku sudah putus asa menghadapinya. Rasa yg tumbuh dengan perlahan. Naya.."


" maaf aku sudah menyukaimu, maaf aku sudah jatuh cinta padamu. Aku sudah berjanji bahwa setelah menikah kita akan tetap menjadi teman. Tapi aku benar2 sudah tidak tahan"


Arthur.. 😟


" se.. Sejak kapan??" 😢


" sejak kapan apa?"


" sejak kapan tepatnya kau menyukaiku."


" sejak awal kita bertemu, mungkin kau tak sadar karena sedang pingsan saat itu. Tapi saat aku menggendongmu, aku merasakan sesuatu yg aneh. Saat aku membaringkanmu di UKS, kaki ku mendadak kaku tak ingin meninggalkanmu sendiri. Ya, mungkin sejak saat itu."


" Arthur.." 😢


" kenapa kau malah menangis? Maaf.. Aku tidak bermaksud.." 😰


" tidak, Arthur. Aku hanya terharu.. Ternyata cintaku ini tidak bertepuk sebelah tangan."


" apa maksudmu?? Jadi kau juga.."


" yaa.. ☺ Tapi entah kapan rasa itu muncul, tiba-tiba saja aku tidak ingin berpisah denganmu walau sedetik saja. Walau kau selalu dingin padaku, aku tetap ingin mengejarmu. Sayang nya, kau lebih dulu mengungkapkan nya padaku."


Tiba-tiba saja Arthur berdiri memelukku dengan begitu erat, kurasakan ia begitu bahagia sepertiku. Akhirnya kami bisa jatuh cinta pada orang yang seharusnya, dan cinta itu terbalaskan..


" Naya, jangan pernah tinggalkan aku sendiri ya. Tinggal lah disisiku selamanya.."


" dimana ada kau, disitu ada aku."

__ADS_1


Malam ini, di hari ulang tahunku.. Aku mendapatkan kado yang begitu sempurna. Yaitu kau, Arthur.


To Be Continue..


__ADS_2