![Pengantin Dini [TAMAT]](https://asset.asean.biz.id/pengantin-dini--tamat-.webp)
Semalam.. Rasanya seperti mimpi. Aahhhh!! Walau bagaimanapun itu nyata, dan aku benar2 bahagia karenanya. 😍 Arthur, suamiku.. Dia juga jatuh cinta padaku. Tapi sekarang aku harus bagaimana bersikap kepadanya?? Aku malu sekali!! 😩
Arthur, dia sedang tertidur. Ahh.. Kumohon jangan terbangun dulu, aku ingin menatapnya lebih lama. 😍
" pagi sayang.." 🤗
" ehh, hmm.. Pagi.."
" kau sebegitu sukanya menatapku saat aku tidur?"
" eh, tidak kok. Aku.."
" tidak apa-apa. Aku juga suka diam-diam menatapmu saat kau tertidur."
" padahal gaya tidurku jelek, kenapa kau tetap tertarik menatapku?" 😑
" justru karena gaya tidurmu jelek." 😃
" ahh, kau ini." 😩
" sudah, sudah.. Ayo bangun dan ke kamar mandi, kita harus turun untuk sarapan."
Pagi hari, di meja makan.
" malam ini sepertinya kalian sedang akur, terdengar sunyi sekali." ujar ibu ratu.
" apa ibu menguping di pintu kamarku??" 😒 ujar Arthur.
" tidak, ibu hanya.." 😅
" Carmilla, tidak baik menguping pasangan yg sudah menikah. Telingamu bisa ternodai." 😆 ujar paduka raja.
" ahh, iya.. Maaf, ibu hanya penasaran saja. Ibu takut kalian bertengkar lagi."
" kami tidak akan bertengkar lagi, bu." ujar Arthur seraya mengedipkan sebelah matanya kepadaku.
Waahhh!! 😍 Hatiku tertancap panah cintanya.
" Naya, setelah sarapan ganti pakaianmu dengan pakaian yg sudah kusiapkan di atas ranjang. Aku tunggu di bawah."
" kau, tidak akan sekolah??"
" sudah kau diam saja dan turuti kemauanku."
" Arthur, kau terlalu keras pada istrimu." 😒 ujar ibu ratu.
" tak apa ibu, saya sudah terbiasa." 😅 jawabku.
Setelah 15 menit kami selesai sarapan. Aku segera naik ke kamarku dan melihat pakaian apa yg sudah disiapkan oleh Arthur.
Tunggu.. 😳 Ini kan.. Ini seragam sekolahku dulu. 😟 Kenapa Arthur ingin aku memakai seragam ini lagi?? Apa aku akan ia bawa ke sekolahnya? Untuk apa?? Agar aku bisa dipermalukan lagi disana? 😞
" kau sudah siap?" tanya Arthur saat aku tiba di mobil.
" ya.." 😞
" kenapa kau begitu murung, kukira kau akan meloncat saking senangnya."
" kenapa kau memintaku memakai lagi seragam Royal Emperor ini?" 😟
" ini tas mu, ambil lah!! Kita akan ke sekolah."
" tas? Ini kan tas punyaku?? Bukan kah hari ini kau saja yg akan sekolah?" 🙁
" kau ini kenapa tidak pernah peka dengan perkataanku. 😪 Siapa yg bilang hari ini aku saja yg akan sekolah??"
" jadi.. Aku??" 😳
" iya, sayang. Mulai hari ini, kita akan ke sekolah bersama-sama. Bukan kah aku pernah bilang, pernikahan tidak akan menghentikan impianmu?? Justru kau sendiri lah yg menghentikan impianmu sendiri."
__ADS_1
" Arthur, terima kasih.." 😢
" aku juga harus berterima kasih padamu. Karenamu, hidupku banyak berubah. Ada banyak warna-warni di hidupku sejak kau ada." ☺
" ☺ "
Setelah menunggu selama 30 menit, akhirnya aku sampai di tempat yg sangat aku rindukan. Royal Emperor Junior High School. Gerbang ini.. Mengingatkan ku pada peristiwa waktu itu..
" hei, kamu.. Murid disini??" seseorang tiba2 menyapaku.
" yaa.. Aku murid baru, ehh tidak!! Maksudku murid yg baru masuk tahun ini." jawabku.
" ohh, begitu. Perkenalkan nama aku Miranda. Aku juga siswa baru masuk tahun ini."
" ohh, berarti kita sama. Kamu dari mana??"
" aku, dari kerajaan Ester. Aku putri sulung dari Ratu ke-III. Kamu??"
Kenangan yang begitu indah. Sudah lama sekali aku tidak berkunjung kesini. Aku ingat bagaimana kerasnya usahaku agar bisa bersekolah disini. Mengandalkan sedikit uang agar bisa setara dengan para bangsawan. Namun aku justru menjadi anggota kerajaan kurang dari setahun. Rasanya seperti mimpi, aku bisa sekolah lagi disini.
" halo?? Murid baru, ya??" ujar seorang wanita yg agaknya aku mengenal suaranya.
" Miranda??" 😳
" maaf, aku belum memperkenalkan diriku padamu. Perkenalkan aku Miranda, aku dari kerajaan Ester. Aku putri sulung dari Ratu ke-III. Kamu??" 😄 ujar Miranda di sertai tawa canda nya.
" Miranda.. 😢 Ahh, maaf.. Aku sebenarnya bukan dari keluarga kerajaan. Ehh tunggu.. 🙁 Maaf tuan putri saya keliru. 😅 Perkenalkan, nama saya Naya. Saya dari kerajaan Land Of Dawn, sekaligus permaisuri dari pangeran Arthur." 😄
" wah.. Wah.. Wah!! Kau sudah mulai bisa menyombongkan dirimu dengan memakai namaku, ya?" ujar Arthur yg ada di sampingku.
" haha.. Hanya kepada Miranda saja." 😄
" kau boleh berkata seperti itu kepada siapapun, sayang. Aku tidak keberatan." ☺
" wow!! Ternyata kalian berdua sudah saling.." 😳
Aku menarik Miranda pergi. Entah kenapa, malu sekali jika sampai ada yg tau ke bucin an ku dan Arthur saat ini. Bukan aku tak ingin mengakui, tapi entah kenapa rasanya geli sekali jika orang lain yg membicarakan nya.😩
" Naya, kamu dan Arthur sudah.."
" sudah apa??" 😑
" itu.. 😅 Ahh, lupakan!! 😆 Apa kalian.. Satu ranjang??" ujar Miranda dengan berbisik padaku.
" iya.. Kenapa memangnya??" 🙁
" jadi benar?? 😳 Kalian sudah tidur bersama?"
" iya, aku sudah beberapa malam ini tidur di samping Arthur. 🙁 Lagipula apa bedanya dengan tidur di samping orang lain??"
" jadi kalian belum.. Ahh.. Nay, Nay.. 😑 Kamu kan udah nikah, apa kamu tau tujuan orang menikah itu apa??"
" agar bisa mencintai satu sama lain kan?? Aku dan Arthur sudah sama2 saling cinta, kok." 🙁
" bukan, Nay. Tujuan pernikahan baik di kalangan rakyat biasa ataupun kerajaan sama saja. Yaitu untuk melanjutkan keturunan. Bukan kah dengan menikah, manusia bisa memiliki penerus keluarga??"
" jadi yg kau bicarakan dari tadi.." 😑
" ya!! Akhirnya kau mengerti."
" aku mana mungkin akan melakukan itu. Lagipula aku tidak mengerti. Arthur juga tak akan mau melakukan nya." 😑
" darimana kau tau?? Kau pernah tanyakan ke dia?"
" apa harus aku bertanya hal seperti itu pada dia?? Aku kan wanita!!" 😫
" Nay, aku mencoba untuk menolongmu. Banyak yg menginginkan posisi mu saat ini, sebut saja Silvanna. Dia akan melakukan segala cara agar bisa merebut posisimu di sisi Arthur. Tapi percayalah, Arthur akan semakin menyayangimu ketika kau memberinya keturunan. Dan anak kalian itulah yg akan menjadi harta terbesar kerajaan, seisi istana akan tunduk pada anakmu kelak."
" kau dapat cerita seperti ini darimana??" 😑
__ADS_1
" ini bukan cerita, ini fakta. Aku mengalaminya sendiri. Walau aku sering dihina sebagai anak haram, tapi raja Ester lebih menyayangi ibuku. Itu karena ibuku bisa memberinya keturunan, sedangkan ratu sebelumnya tidak. Sebenarnya ayahku ingin anak perempuan, namun ratu pertama dan kedua selalu melahirkan anak laki-laki. Ayahku bertemu dengan ibu hanya sekejap, namun mereka sudah saling jatuh cinta. Awalnya memang ibuku pernah dicampakkan. Namun sekarang, jika bukan karena aku darah daging raja Ester maka aku masih akan hidup di jalanan."
" Miranda.." 😟
" jangan kasihan begitu kepadaku. Aku sudah mendapat imbalan atas penderitaan ibuku. Aku menjadi putri satu2 nya di kerajaan Ester. Semua orang menghormatiku, menuruti kemauanku. Walau banyak yg mengejekku dan aku tinggal meminta pada raja untuk menghukum mereka, aku tidak pernah melakukan nya."
" kau memang selalu menjadi tuan putri idolaku, Miranda.." 😢
" sudah, sudah!! Ingat pesanku barusan yaa.. Kau harus bicarakan hal ini dengan Arthur." 😉
" do'akan aku, ya." 😁
" jangan lupa kabari aku jika hasilnya positif."
" ahh, kau ini!!" 😆
Aku mengobrol lama dengan Miranda, dan bel masuk pun akhirnya berbunyi. Aku diminta untuk menempati kelas yg lama, yg dulu aku tempati. Syukurlah.. Aku masih bersama Miranda di sana. Akan ada banyak tugas, akan ada banyak hal yg perlu ku kejar. 😪 Lagipula aku sudah lama menghilang dari sekolah.
" Naya, ayo kita makan siang." ujar Arthur yg datang ke kelasku.
Astaga!! 😳 Kenapa dia malah kesini!! 😫 Aku lupa bilang kalo aku gak mau hubungan kami sampai ter-ekspos.
" sayang.. Berapa lama kamu mau biarin suami kamu nunggu disini, hmm??"
" ahh, iya tunggu!!" 😰
Arthuuurr!!!! 😫😫
" aku.. Akan makan siang bersama Miranda saja." 😞
" kenapa? Kau malu punya suami sepertiku??"
" harusnya kau yg malu punya istri sepertiku." 😪
" lalu kenapa kau selalu menghindar."
" aku hanya tidak ingin terlalu terlihat di depan publik." 😰
" semua orang sudah tau, apalagi yg harus di tutupi."
" lagipula ini sekolah apa??!!😫 kenapa pasangan suami istri seperti kita masih di izinkan untuk bermesraan di sekolah??"
" ini sekolahku, apapun yg kuminta pasti di turuti."
" apa maksudmu? Ini kan memang sekolahmu?? Tapi kenapa sekolah ini harus menurut padamu?" 😕
" maksudku, ini sekolah yg kubangun sendiri untukku. Guru dan kepala sekolah disini aku yg merekrutnya. Lalu kenapa mereka tidak tunduk padaku??"
" apa?? 😳 Jadi.. Kau yg punya sekolah ini?? Kau berbohong, pasti ayah kan yg membantumu??"
" ini hasil dari jerih payahku menabung dari aku kecil. Apa kau juga mau bilang aku curang saat ujian masuk??"
" ahh, iya!! Jika ini sekolahmu, pasti kau curang juga saat ujian."
" Naya.. Kau kejam sekali." 😪
" haha.. Aku becanda. Aku percaya pada kemampuanmu. 😄 Aku heran saja, tabungan mu bisa sampai membangun sebuah sekolah megah khusus bangsawan seperti itu. Jika itu tabunganku, mungkin aku hanya bisa membeli satu gaun yg ku pakai sehari-hari di istanamu."
" jika kau ingin sesuatu bilang saja padaku, baik itu uang atau barang. Aku tidak memberi bukan berarti aku pelit. Aku hanya tidak ingin memberimu hal yg tidak berguna untukmu."
" kau bijak.." ☺
" kalau begitu apa yg kau inginkan sekarang??"
" seorang anak.." 😅
" a.. Apa??" 😳
To Be Continue..
__ADS_1