
Radit yang sekarang hanya tinggal sendirian, tidak punya semangat hidup dan Merasa tinggal dalam kegelapan.
Frustasi di tinggal orang satu satunya yang ia miliki dalam hidup adalah hal yang paling membuatnya terpukul.
Dua bulan berlalu, dia tidak masuk kuliah dan tidak bekerja. dia hanya mendapat makanan dari tetangga yang sering datang memperhatikan nya.
karena kasihan melihat Radit tetangga pun menasehatinya untuk segera bangkit, karena apa yang di perbuat sekarang tidak akan merubah masa lalu.
Radit pun Ingin bangkit lagi karena nasihat dari para tetangga yang baik.
Bu... Radit akan menjadi orang sukses dan akan membanggakan bahwa aku anak ibu... Dengan mata bengkak dan merah Radit memeluk foto Ibu nya.
Uang sudah habis sekarang apa yang mau ia mulai ??!! ia mencoba menghubungi paman nya yang berada di kota "J" .
Apa ?? ibumu sudah meninggal ??... jadi kau di tipu oleh Ayah tiri mu itu ??... " iya paman sekarang aku sedang kebingungan bagaimana memulai dari awal.
__ADS_1
Tapi Radit terkejut dengan apa yang di omongkan oleh paman nya setelah ia bercerita.
Paman radit "Salah Ibu mu dulu kami ingin menjodohkan nya dengan orang kaya tapi dia tidak mau dan lebih memilih cinta pertama nya, dan sekarang setelah semua terjadi kau meminta tolong padaku ??...
Maaf Radit kau urus lah sendiri dan salahkan ibu mu yang terlalu egois.
Radit tentu tau dulu ibunya pernah bercerita saat ibu nya berada di usia 18 tahun paman dan bibi nya menjodohkan nya pada pengusaha kaya raya yang umurnya sudah 70 tahun. Gila sih ini.
Paman nya langsung menutup telfon Radit dan bergumam. Gara gara dia aku kehilangan 20 milyar ku...
Radit pun dalam hati nya menggerutu, dasar paman yang hanya memikirkan uang. Sampai sampai ibu ku pun ingin ia jual ke lelaki Tua yang mesum.
Radit berinisiatif menjual Rumah nya yang mungil itu ke tetangga sebelahnya agar dia bisa dapat modal untuk memulai hidup baru.
Radit yang tidak sayang menjual rumah karena dia sudah terbiasa sejak kecil di bawa pindah ke sana ke sini oleh ibunya yang membesarkan dia.
__ADS_1
Sedangkan Yadi ayah tiri Radit itu baru saja mengenal ibunya 2 tahun terakhir dan dia sudah menipu Ibu Radit.
Lihat saja akan ku cari dia dan ku balaskan sakit hati ibuku " geram Radit.
Rumah Radi pun di beli dengan harga standar rumah mungil di dalam gang sempit itu. uang nya hanya cukup untuk dia membeli motor dan membeli rumah dengan kredit.
Radit sudah enggan berkuliah lantaran dia kepikiran dengan biaya kuliah dan biaya hidup nya sekarang.
Dia harus lebih berhemat hingga mendapatkan pekerjaan yang mencukupi hidupnya.
Dia akan mencoba memulai melamar pekerjaan di Perkantoran yang cukup ternama, dengan modal nilai sekolah yang tinggi dan kemampuan dia di bidang Akuntansi, dia lebih percaya diri untuk memulai lagi kehidupan nya.
Tapi semua itu tidak semudah yang ia pikirkan. Masukin lamaran dan langsung di terima kerja ??!! jangan mimpi Radit Ini zaman nya Fulus... apa apa butuh Fulus... hahaha.
Maaf ya guys kalo seandainya bosan, karena ya beginilah ceritanya dan tunggu aja seru nya sebentar lagi kok. Jangan lupa Like nya ya... Terima kasih
__ADS_1