Pengemis Mendadak Kaya

Pengemis Mendadak Kaya
82. Mafia Besar Di kota


__ADS_3

Tony kelihatan tidak bersemangat karena Radit mengatakan tidak ada lowongan untuknya di Hotel wijaya.


Radit "Tapi, perusahaan calon istriku membutuhkan orang di bagian keuangan seperti anda.


Tony mendengar itu pun kembali memandang Radit dan terkejut dengan apa yang di katakan Radit.


Benarkah, apa aku bisa melamar di sana ? " Tony pun bersemangat dan ingin segera memasukan lamaran nya.


Iya, benar Pak mari kita ke tempatnya sekarang dan aku secara langsung merekomendasikan mu.


" Radit mengajak Tony ke perusahan Tari menggunakan mobilnya.


Tony "Memang kau sudah sangat kaya raya Radit, tidak menyangka yang dahulu melamar menjadi OB.


Ya begitulah Pak Takdir berkata lain, yang jelas jangan berhenti berusaha " Radit menyemangati Tony bahwa orang yang tidak berhenti berusaha pasti akan sukses.


***


Riky sudah bertugas dengan satpam yang lain. Dan mereka bertemu Fran serta para mafia itu ingin menerobos masuk perusahaan.


Kalian berhenti, ada keperluan apa kalian datang kemari ? " Kepala satpam menanyakan kepentingan mereka.

__ADS_1


Fran langsung mendorong Satpam itu " Bukan urusan kalian, beritahu kami ruangan Tari Sungkono.


Satpam lain yang melihat pun bergegas maju untuk menangkap orang yang arogan itu.


Tapi apa daya walaupun satpam mereka memiliki sedikit bela diri, tetap saja bukan lawan fran.


Mereka ada 8 orang dan semua di kalahkan dengan mudah oleh Fran, Termasuk Riky yang saat ini sudah tergeletak pingsan.


Fran segera masuk ke dalam dan mecari ruangan Tari.


BRAAK... pintu ruangan Tari di tendang oleh Fran.


Fran " Di mana calon suami mu itu si Radit ? " Fran dengan emosi menanyakan keberadaan Radit pada Tari.


Salah satu mafia itu pun maju dan berbicara " Kami mencari Radit, dia sudah memeras kami semua sehingga kami menjadi gelandangan.


Tari terkejut mendengar penuturan mereka itu. " Radit tidak mungkin seperti itu, kalian pasti salah.


Apa kau tidak mengetahui bahwa calon suami mu itu mafia besar di kota ini ? kasihan sekali kau " Sahut salah satu mafia itu.


Fran "Sekarang panggil dia untuk kemari dan kami akan menunggunya di sini.

__ADS_1


Fran dan para mafia itu pun duduk menunggu Radit di ruangan Tari.


Salah satu mafia itu pun berdiri dan menghampiri Tari. " Kau sangat Cantik tapi mempunyai lelaki yang sangat kejam.


Dia mencubit dagu Tari dan di tepis oleh Tari, " Jangan kurang ajar kau ya ! Akan ku panggil polisi kalau sampai macam macam. " Tari mengangkat telfon di mejanya dan akan menelfon polisi


Fran melihatnya dan langsung menerjang telfon tersebut. " Jangan macam macam kalau mau selamat, Dan kau jangan kurang ajar dengan Wanita dia tidak ada hubungan nya dengan semua ini.


Walaupun fran menerima permintaan dari para mafia itu, dia sangat menghormati wanita karena para wanita tinggi derajatnya seperti seorang ibu baginya.


Halo, ada orang yang masuk kantorku dan mencari mu dengan marah marah, Para sat... ! handphone Tari langsung di Tarik oleh Fran.


Kau cepatlah datang aku tidak punya banyak waktu dan akan segera menghabisi mu. " Fran langsung mematikan telfon nya.


Radit terdiam menahan emosi nya , Tony " ada apa radit apa ada yang salah ?. Tanya tony penasaran melihat Radit termenung dengan masih menggenggam handphone nya.


Kita harus cepat " Radit menghubungi tiger untuk segera datang membawa orang ke perusahaan Tari.


Sesampai di sana Radit melihat para satpam telah lumpuh semua, Radit segera berlari menuju ruangan Tari.


Kalian mau apa ? Datang mencari ku, bukan menemui calon istriku.

__ADS_1


Oh, ternyata kau yang bernama Radit. " Fran segera berdiri di hadapan Radit.


Terima kasih like dan dukungan nya.


__ADS_2