Pengemis Mendadak Kaya

Pengemis Mendadak Kaya
83. Semua di Bawah kendaliku


__ADS_3

Kami kemari karena tidak tau kau berada di mana, dan sekarang mari kita selesaikan urusan kita " Fran berhadapan langsung dengan Radit.


Radit melihat di belakang Fran ada empat orang mafia yang sudah Radit tendang dari kota P.


Oh ternyata kau, yang memeras harta kami dan membuat kami menjadi gelandangan ?. " Mafia itu baru mengetahui rupa Radit saat ini.


Hem.. kalian ternyata, masih tidak terima harta kalian ku ambil ?? masih tidak jera kalian ? " Radit menggulung baju nya ke atas bersiap akan menyerang.


Tari berdiri dan mundur ke dinding melihat Radit sudah bersiap menyerang " Radit hati hati dia yang merobohkan para satpam di luar. Ujar tari tidak ingin Radit terluka.


Tenang saja sayang, semua di bawah kendaliku. " Selesai berbicara Radit langsung melesat ke depan melancarkan serangan pada Fran.


Radit mengarahkan tinjunya ke muka Fran dengan cepat, " dia sangat cepat " Gumam fran yang hampir sempat tidak bertindak.


Fran menyilangkan tangan nya di depan muka, dia terdorong mundur 5 kaki dari Radit, " Sepertinya kekuatan orang ini tidak normal" Fran merasakan bahwa Radit sedikit berbeda dengan Mafia yang biasa ia jumpai.


Hem, lumayan " Radit memuji Fran karena dapat menahan serangan kejutan nya.


Kurang Ajar, ku balas kau ! Fran maju dengan menendang ke arah kepala Radit.

__ADS_1


Tapi sangat tak terduga Radit bukan nya mengelak , melainkan di tangkap nya kaki Fran dan di dekap nya hingga tak bergerak.


Hanya segini kekuatan mu ? " Radit tersenyum mengejek Fran karena tidak ada apa apanya di banding dirinya.


Fran terpancing emosi, dia melayangkan kakinya satu lagi ke udara dan akan menyerang kepala Radit.


Radit segera mengetahui arah tendangan nya dan melepaskan kaki Fran yang di dekap nya.


Mundur satu langkah agar tidak mengenai kepalanya, dan BAAM... Radit maju dan memukul Fran tepat di dagu nya.


Aahh .. Fran di pukul mundur hingga terjatuh karena tepat di saraf keseimbangan tubuh.


Radit menggelengkan kepalanya dan bertanya pada fran " Masih mau lanjut ? .


Radit maju dengan cepat sehingga kecepatan nya membuat dunia ini melambat.


Sayang sekali kau di pihak para orang bodoh itu " Radit berbisik tepat di telinga Fran, Dan fran sontak kaget karena Radit sangat cepat dan berbisik padanya.


Seketika Radit menggapai lengan Fran dan membanting nya ke meja Tamu yang berada di ruangan Tari.

__ADS_1


PRAANG.... meja itu pecah, Fran memuntahkan darah dan tidak dapat bangun lagi.


Radit maju menuju para mafia yang sudah ketakutan di sudut ruangan.


Kalian mau ku hukum bagaimana lagi ?. kalian sudah ku beri kesempatan tapi kalian menyianyiakan nya . jadi lebih baik ku ambil saja nyawa kalian.


Tiger yang baru saja sampai dan sekarang berada di ruangan Tari,orang orang nya segera memenuhi perusahaan Tari dengan Sangat ramai


Tuan, aku membawa 100 orang, mana yang menyakiti Kakak ipar ? Tiger bertanya tanpa melihat Kondisi sudah terkendali.


Tari yang melihat orang orang berpakaian serba hitam segitu banyaknya terdiam, dia semakin yakin dengan omongan Orang tersebut bahwa Radit adalah mafia besar .


Radit "patah kan kaki dan tangan mereka, karena sudah ku beri kesempatan tapi tidak di gunakan.


Radit membelakangi mereka dan menuju ke Tari yang terlihat syok.


Kau, kenapa kau memeras mereka dan sekarang ingin menyiksa mereka lagi ? tidak cukupkah kau menyakiti orang orang ? " Fran kembali berdiri dengan sempoyongan.


Radit menoleh ke Fran yang masih bangun dan ingin melanjutkan perkelahian.

__ADS_1


Kau gila ? kau tau mereka siapa ? " Radit membentak Fran dengan kuat karena sudah jelas kalah, apalagi orang orang Radit sudah mengepung Fran bisa bisa mati nih orang.


terima kasih telah setia menunggu update dari author. mohon maaf kalau terlambat karena keterbatasan author membagi waktu.


__ADS_2