Pengemis Mendadak Kaya

Pengemis Mendadak Kaya
88. Emas 1 Ton


__ADS_3

Iya kek, aku akan segera melamarnya jadi sudah kita gunting pita ini sekarang. " Radit menggerutu sambil tersenyum karena banyak kamera yang menyorot mereka.


Baiklah kalau begitu. " kakek tersenyum lebar saat mendengar jawaban dari Radit.


Pita peresmian pun terpotong dan sorak serta tepuk tangan terdengar riuh.


Saat ini Sang kakek telah di beri Kursi tepat di tengah tengah podium .


Kanan Radit dan kiri Tari, sang kakek pun tersenyum lebar melihat Tari.


Tari " Ini tuan Wijaya kenapa menatapku dengan tersenyum, bisa bahaya ini.


Radit " Kakek kenapa tidak memberitahuku akan datang ?...


Oh ya, aku sudah pernah memberitahumu mungkin kau saja yang lupa " Tutur kakek yang masih menatap Tari dengan senyuman .


Kakek Tari pun segera mencari perhatian dengan memukul sendok ke gelas yang ada di depan nya .


Seketika ruangan hening tanpa ada suara apa pun.

__ADS_1


kakek "Ehem, sepertinya banyak yang bertanya kenapa aku datang kemari ?


Para awak media pun maju hingga Tepat berada di depan podium .


Aku kemari ingin memberikan kejutan dan hadiah untuk cucuku yang sedang meresmikan Hotel Megah ini.


Semua orang mulai berbisik, " Tadi sepertinya Radit mengatakan bahwa Tuan muda Wijaya tidak Hadir, tetapi kenapa Tuan Wijaya datang untuk memberikan kejutan dan Hadiah pada Tuan muda Wijaya ???....


Radit menelan liurnya melihat semua orang berbisik bisik. " Sepertinya ada yang tidak beres " gumam Radit dalam hati.


Selamat cucuku atas berdirinya Hotel dan Cassino milikmu. " Tuan wijaya berdiri dan menyodorkan tangan pada Radit.


Seketika semua orang terdiam dan tercengang melihat kejadian itu.


Adi , yusman dan Yumi mereka serempak menepuk jidat " Matilah....


Tari dan keluarganya hanya bisa terdiam tanpa sepatah katapun. " Apa yang kulihat sekarang ??" dalam benak mereka semua ini tidak nyata.


Radit berdiri dari kursi dan membuka kancing jas nya, ia langsung bersujud dengan lutut satu di bawah " Selamat datang kakek, semoga kakek di beri kesehatan selalu .

__ADS_1


Ajudan Kakek melihat suasana yang begitu canggung pun bertepuk tangan dan di susul oleh para tamu.


Tari dan keluarganya bertepuk tangan tapi seperti tidak sadarkan diri . mereka masih ternganga hingga saat ini.


Bangunlah cucuku, aku sudah mempersiapkan hadiah untukmu. " Sang kakek memberikan kode agar ajudan nya membawa barang itu masuk


Sekitar 20 orang yang mengangkat peti itu masuk hingga ke depan Podium, semua orang penasaran hadiah apa yang di berikan Tuan Wijaya.


Kakek " Buka. seketika orang yang belum tersadar di kejutkan kembali oleh penampakan isi di dalam peti itu


Emas batangan seberat 1 ton bertumpuk di dalam peti itu . "Ini adalah makanan bagi pada media".


acara live di berbagai stasiun TV pun menyebar ke berbagai negeri .


Ini adalah hantaran lamaran untuk cucuku, dan izinkan aku sebagai kakek nya melamar mu untuk cucuku Raditya Wijaya. " Sang kakek menjelaskan maksud dari emas 1 ton ini.


Ayah dan mamah Tari terduduk di kursinya dengan keras , dan saat ini Tari tampak sempoyongan atas kejadian kejadian yang berdatangan.


Yumi langsung menyandarkan badan nya pada Tari agar tidak terjatuh dan memberikan nya minum.

__ADS_1


Radit terdiam tidak ber ekspresi ketika semua kejadian itu di depan matanya. Dia jelas tidak bisa menghentikan kakek nya saat di depan orang ramai.


Wah lamaran nya gila banget ini hehehe. terima kasih atas dukungan dari kalian semoga cerita ini terus berkembang ya .


__ADS_2