
Radit mengantar Cecil sampai di depan kamar hotel, Tiba tiba terdengar suara BRUK... " Aahh KakiKu " Cecil terjatuh sebelum masuk ke kamar hotel. Cecil Dengan sengaja menjatuhkan dirinya ke lantai agar di angkat oleh Radit ke kamar Hotel.
Radit melihat sekeliling nya dan menemukan seorang Boy Room. " Kamu kemari angkat dia ke kamar, aku akan segera memanggil dokter " Radit menunjuk Cecil yang di lantai dengan memalingkan wajahnya dan berlalu.
Cecil " Radit, kenapa kau kejam aku terkilir dan kau pergi begitu saja ? ". Cecil memasang wajah masam pertanda dia sedang cemberut karena tidak di pedulikan oleh Radit.
Radit " Aku akan memanggil Dokter, dan dia bisa mengangkat mu tidak ada masalah kan ? " Radit tersenyum sinis mengetahui maksud busuk Cecil.
Adi bergegas menuju Radit dan akan memberitahukan kabar yang mendesak.
"Tuan Muda, Anak buah kita melihat Mobil Nona Tari melaju ke kota P tetapi bukan Nona Tari yang mengendarainya ". Adi memberitahukan dengan Nafas terengah engah dan wajah pucat takut akan kemarahan Radit.
Radit " Apa katamu kenapa bisa seperti itu, aku akan coba menghubunginya ! " Radit bergegas menelfon Tari, tetapi tidak kunjung di angkat.
"Kalian melihat nya, apakah kalian mengikutinya ? " Radit bertanya kepada Adi dengan ekspresi wajah bingung dan marah.
__ADS_1
Tentu tuan, sekarang anak buah kita sedang mengikuti mobil Nona Tari ". Untung saja Adi memberitahukan mereka agar mengikuti mobil Tersebut.
"Kalau begitu kita susul saja, aku ingin tahu siapa yang memakai mobil Calon Istriku. " Radit segera bergegas turun ke bawah memasuki Lift, Tetapi tangan nya di hentikan oleh Cecil.
Cecil " Tari kenapa Radit, apa ada yang salah dengan nya ?. Dia bertanya seakan Tidak mengetahui apa apa.
Radit " Aku juga tidak tau, tapi saat ini aku akan mengejar mobil Tari ke kota P. Radit menjelaskan dengan cepat dan tidak memperdulikan Cecil.
"Kalau begitu aku ikut, aku juga teman nya Tari " . Cecil bergegas mengikuti Radit.
Cecil mendengar ucapan Radit yang begitu mendominasi hingga ia terdiam kesal dan berpikir dalam Hati " Kurang ajar, selama dengan aku tidak pernah aku mendapatkan perlakuan seperti ini.
***
Saat ini jalan utama menuju Kota P di penuhi mobil mewah dan semuanya melaju dengan cepat agar sampai di Kota P.
__ADS_1
Radit sudah menghubungi Yumi dan master Ling juga ikut bersama Yumi untuk melaju ke kota P, Tiger membawa 50 orang untuk mengawal Radit di dalam perjalanan.
Saat di dalam Mobil, Cecil mengirim pesan teks kepada Pascal agar memelankan laju mobil nya. " Radit segera menyusul, kau tunggulah kami dan nanti ada orangku menjemputmu untuk melarikan diri ". Cecil sudah merencanakan nya dengan matang.
Di depan Tampak Ferrari melaju di jalan bukit yang jaraknya tidak jauh dari kota P . Radit menggunakan Pagani nya dan benar saja dia dengan mudah menyeimbangkan kecepatan nya dengan Ferrari Yang di kendarai Pascal.
Tepat di samping Ferrari, Radit pun Dengan mata merah membara melihat Tari di samping pascal dengan Mulut tertutup lakban.
Radit " Sialan kau, Kau harus mati hari ini !" Radit berteriak dan menyenggol mobil Tari dan akibatnya Ferrari itu berputar menabrak tebing dan berhenti .
Mobil Radit pun berputar dan hampir jatuh ke jurang, untung saja ada pembatas jalan yang kuat.
Pascal keluar dari mobil dan menyeret Tari yang terikat dan terbungkam dan segera menodongkan pistol ke kepala Tari.
Pascal " Siapa yang berani mendekat, Akan ku pecahkan kepala Nona Besar ini hahahaha... !
__ADS_1
Maaf baru update lagi karena HP saya ke banting layar pecah mana pesan lagi LCD nya .